TheMandalikaGP

Begini Ungkapan Hati Andrea Iannone Selama Masa Diskualifikasi

THEMANDALIKAGP – Musim kali ini Andrea Iannone kembali absen dari ajang MotoGP karena harus menjalani diskualifikasi selama 4 tahun karena kasus penggunaan doping pada GP Malaysia November 2019 lalu. Namun, akhir-akhir ini Andrea terlihat fokus pada ketentuan baru yang ditetapkan oleh WADA terksit doping.

Dimana per 1 Januari ini atlet yang dinyatakan positif kokain bisa lolos dengan hanya menjalani larangan selama satu bulan. Ianone mengungkapkan selama menjalani masa diskualifikasi selama 4 tahun, dirinya benar-benar merasa sedih. Namun, dibalik kesedihannya, Andrea menemukan kekuatan yang bisa mengubahnya untuk menjadi pembalap profesional.

Andrea pun juga mengakui bahwa dirinya memiliki karakter pemberontak dan tidak pernah menyerah pada kritik orang lain. Dalam kasus doping yang ia alami, Andrea sempat memberontak dengan menyangkal tuduhan penggunaan doping pada Malaysia GP 2019, namun tetap saja Andrea terbukti mengkonsumsi doping. Namun menurutnya, sikap pemberontak yang ia miliki adalah sikap yang paling ia hargai.

“Saya semakin yakin bahwa untuk menjadi versi terbaik Anda esok hari, Anda perlu mengetahui kekurangan atau sudut Anda. Saya yakin jika saya melihat sesuatu yang tidak saya sukai, saya harus meneriakkannya. Pria yang menerima segalanya hanya dengan kompromi tidak bisa disebut pria. Rupanya ketidaksopanan ini adalah sebuah kekurangan yang saya sukai, tapi tidak semua orang bisa menghargainya,”  sebut Iannone.

Selain itu, Andrea juga kembali bertekat untuk masuk lagi menjajal lintasan MotoGP setelah masa diskualifikasinya. Dirinya pun tidak pernah menyerah dari pertandingan sengit sirkuit MotoGP dan mengatakan bahwa dirinya akan kembali ke lintasan, jika sudah saatnya.

 

Post a Comment