TheMandalikaGP

Massimo Rivola: “Kami Tidak Menyesal Mendukung Andrea Iannone”

THEMANDALIKAGP – Kasus Andrea Iannone mencapai tahap terakhir, CAS dan organisasi anti doping dunia (WADA) telah menjatuhkan hukuman kepada Iannone yakni larangan balapan selama 4 tahun. Awalnya Andrea hanya menerima larangan hingga musim depan, namun setelah melalui sidang, Andrea tidak bisa membuktikan kasusnya tesebut dan dijatuhi larangan balapan selama 4 tahun.

Andrea pun memberikan pernyataannya melalui sosial media, ia mengatakan bahwa keputusan CAS dan WADA telah membuatnya kecewa. Aprilia, tim naungan Andrea, keduanya telah menandatangani kontrak untuk musim 2019 dan musim 2020 dan tetap mempertahankan posisi Andrea pada 2021.

Massimo Rivola, CEO Aprilia mengatakan bahwa ia dan timnya tidak pernah menyesal telah merekrut Andrea untuk balapan dengan tim Aprilia. Keputusan dari CAS dan WADA ini nyatanya dapat membahayakan strategi Aprilia di musim depan.

“Judgements must be observed and accepted, even if many elements of this decision arouse perplexities, even from a purely scientific point of view. We do not regret having stood by Andrea and, to the contrary, we continue to stand by him at this time. This matter, with its extremely long times, has heavily damaged Aprilia Racing and our strategies for this and upcoming seasons”

“Penilaian harus diamati dan diterima, bahkan jika banyak elemen dari keputusan ini menimbulkan kebingungan, bahkan dari sudut pandang ilmiah murni. Kami tidak menyesal telah mendukung Andrea dan, sebaliknya, kami terus mendukungnya saat ini. Hal ini, dengan waktu yang sangat lama, telah merusak Aprilia Racing dan strategi kami untuk musim ini dan yang akan datang ” ucap Rivola dikutip dari Crash.net

Post a Comment