January, 22 2026
Category: NON MOTOSPORT
Jakarta, 22 Januari 2026 — Press conference Pocari Sweat Run Indonesia 2026 resmi digelar di Gedung Sasana Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (22/1/2026). Ajang lari terbesar di Indonesia ini kembali menghadirkan dua kota tuan rumah, yakni Lombok dan Bandung, dengan konsep sport tourism dan gaya hidup sehat yang berkelanjutan.
Dalam konferensi pers tersebut disampaikan bahwa Pocari Sweat Run Lombok 2026 akan digelar pada 11–12 Juli 2026, sementara Pocari Sweat Run Bandung 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026. Pendaftaran untuk Lombok akan dibuka pada 27 Januari 2026, sedangkan Bandung pada 2 Februari 2026.
Khusus di Lombok, ajang ini akan mengambil start dan finish di Pertamina Mandalika International Circuit, menghadirkan pengalaman berlari di sirkuit kelas dunia. Pocari Sweat Run Lombok 2026 akan mempertandingkan empat kategori lomba, yakni 4,3K (satu putaran sirkuit), 10K, half marathon, dan marathon, yang dirancang untuk menjangkau pelari dari berbagai level.
Press conference ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan pemangku kepentingan, di antaranya Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, CEO InJourney Maya Watono, UKP Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, serta perwakilan penyelenggara dan mitra pendukung.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pocari Sweat Run yang selama ini mendapat dukungan Kemenpora. “Saya mengapresiasi event ini yang sejak awal saya dukung sebagai Kemenpora. Ke depan, kita berharap sinergi bisa diperluas, bukan hanya Bandung dan Lombok. Kalau bisa, lima kota,” ujar Erick Thohir.
Sementara itu, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menilai ajang lari memiliki dampak ekonomi yang signifikan sekaligus potensi nation branding. “Dampak ekonominya besar, mulai dari transportasi, akomodasi, hingga UMKM. Event lari bisa dibesarkan menjadi nation branding, sehingga Indonesia dikenal sebagai destinasi lari,” ungkap Ni Luh Puspa.
Maya Watono, CEO InJourney, menegaskan bahwa penyelenggaraan Pocari Sweat Run sejalan dengan pengembangan ekosistem pariwisata berbasis kolaborasi. “Di InJourney kami membangun ekosistem aviasi dan pariwisata secara gotong royong dan kolaboratif, tidak hanya di internal InJourney, tetapi juga bersama pemerintah daerah dan private sector. Mandalika memposisikan diri sebagai kawasan sportainment, dengan berbagai event seperti MotoGP, GT World Challenge Asia, hingga marathon,” jelas Maya Watono.
Dalam pemaparannya, Puspita Winawati, Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka selaku produsen Pocari Sweat, menjelaskan bahwa tingginya minat peserta menjadi tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan Pocari Sweat Run. “Biasanya tiket Pocari Sweat Run habis dalam waktu sangat singkat, terutama di Bandung karena keterbatasan kapasitas. Dengan adanya Sirkuit Mandalika di Lombok, kami bisa menampung lebih banyak pelari,” ujar Puspita Winawati.
Puspita Winawati juga memaparkan bahwa sekitar 70 persen peserta berasal dari luar kota, dengan kontribusi ekonomi dari sektor transportasi, hotel, restoran, hingga belanja lokal. Total potensi dampak ekonomi dari penyelenggaraan Pocari Sweat Run di Bandung dan Lombok diperkirakan melampaui Rp150 miliar. Selain itu, Pocari Sweat Run Indonesia juga mengedepankan komitmen sustainability melalui program Beyond the Finish Line, yang mencakup pengelolaan sampah acara, edukasi lingkungan, dan kontribusi sosial kepada komunitas.
Kepercayaan Lombok sebagai tuan rumah kembali tidak terlepas dari kesuksesan Pocari Sweat Run Lombok 2025, yang mendapat perhatian luas secara nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat citra Mandalika sebagai destinasi sport tourism.
Kegiatan press conference ini juga dihadiri oleh Mandalika Grand Prix Association (MGPA) sebagai pengelola Pertamina Mandalika International Circuit, yang diundang sebagai bagian dari ekosistem sport tourism di Lombok.
Rully Habibie, Pgs Vice President Business Development MGPA, menyampaikan, "Terkait dengan kegiatan Pocari Sweat Run 2026, kami dari pihak MGPA pastinya mendukung karena ini menjadi satu event yang sangat istimewa juga, event di luar dari kegiatan yang berkaitan dengan motorsport".
"Untuk kegiatan ini, tentunya tidak terlepas dari hanya sekedar berlari, tapi bagian dari sport tourism yang akan dijalankan di area Sirkuit Mandalika. Dari pihak MGPA berharap ini bisa menjadi satu daya tarik tersendiri untuk para orang datang ke Mandalika, bisa menikmati Sirkuit Mandalika tidak hanya sekedar motorsport, tapi bisa menikmati experience yang ada di Sirkuit Mandalika>:
"Pada tahun 2026 ni juga, Sirkuit Mandalika berencana kembali menggelar Mandalika Last Sunday Run 2026, sebagai event tahunan di sirkuit, yaitu membuat kegiatan fun run di area Sirkuit Mandalika untuk para siapa pun yang datang, siapa pun yang ingin ikut serta dalam kegiatan tersebut" ungkap Rully.
"Karena ini sifatnya fun, jadi kita juga berharap antusiasnya semakin tinggi. Kalau tahun lalu kita dapat 1.200 orang, tahun ini kita pengennya bisa lebih daripada itu. Jadi jangan lupa, ikut Pocari Sweat Run tanggal 11-12 Juli 2026, dan juga yang pasti Mandalika Last Sunday Run tanggal 28 Desember tahun 2026. Kita tunggu kalian semua di Mandalika," ajak Rully Habibie.
Priandhi Satria, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), selaku perusahaan yang ditunjuk untuk mengelola Pertamina Mandalika International Circuit oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), menjelaskan, "Event tahun ini merupakan event kedua kalinya. Yang pertama tahun lalu, 2025. Yang kali ini di bulan Juli 2026. Event 2025 ada kurang lebih 7.500 peserta, target panitia di Pocari Sweat Run 2026 hampir 10.000."
"Bagi penggemar lari, silakan mencoba dan mengikuti kembali ajang Pocari Sweat Run 2026. Ditunggu kedatangannya di Pertamina Mandalika International Circuit pada tanggal 11-12 Juli 2026. Saya Priandhi Satria, menunggu kedatangan teman-teman," pungkas Priandhi Satria.
Ayo ikut dan rasakan langsung keseruan Pocari Sweat Run Lombok 2026 yang akan digelar pada 11–12 Juli 2026, dengan start di Pertamina Mandalika International Circuit. Pendaftaran dibuka mulai 27 Januari 2026, ikuti terus perkembangannya di instagram @pocarisportid. (MGPA)
ARRIVE AND DRIVE
Ready to feel the adrenaline?Take on the track with Agya GR Arrive & Drive at Pertamina Mandalika International Circuit!Whether you want to take the wheel yourself or sit back and enjoy the ride, we've got you covered with our Toyota Agya GR Taxi Ride and Arrive & Drive programs.
JDM Fun Day
JDM (Japan Domestic Market) Fun Day is the biggest Japanese Car Community meet up in Indonesia. Followed by 85 high-performance JDM cars, this event initiated by the JDM community is conducted in a Time Attack format. JDM Funday Time Attack is divided into 3 classes according to car specifications: standard, street, and race. Racers from various backgrounds, including non-experienced drivers, experienced drivers, and professionals, have the opportunity to compete.
BOOK NOW