February, 12 2026
Category: R 4 MOTOSPORT
The Mandalika, 12 Februari 2026 – Mandalika Grand Prix Association (MGPA) kembali menggelar latihan bersama (latber) drifting sebagai bagian dari upaya pembinaan drifter lokal di Lombok. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Minggu, 15 Februari 2026, pukul 15.00–18.00 WITA, dan melibatkan Lombok Drift Community, dengan lokasi di area padok belakang Pertamina Mandalika International Circuit.
Latihan drifting ini menjadi wadah yang difasilitasi oleh Sirkuit Mandalika bagi para drifter di Lombok untuk berlatih secara aman dan terarah. Seiring dengan berkembangnya industri drifting di Indonesia, kegiatan ini juga terbuka bagi masyarakat umum yang ingin datang dan menyaksikan langsung aktivitas latihan, sekaligus belajar serta mengenal dunia drifting lebih dekat.
Selain sebagai sarana pembinaan, kegiatan latihan drifting ini dapat ditonton secara gratis oleh masyarakat. Pengunjung dapat datang ke area yang telah ditentukan untuk melihat langsung aktivitas drifting di lintasan latihan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan minat dan pemahaman publik terhadap olahraga drifting.
Manager Motorsport MGPA, Denny Pribadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya ditujukan bagi drifter yang telah aktif, tetapi juga terbuka bagi pemula. “Saat ini sudah ada 10 mobil drifting yang tergabung, seluruhnya merupakan drifter lokal Lombok. Kegiatan ini kami adakan kembali sebagai wadah latihan, edukasi, dan pembelajaran. Masyarakat yang ingin belajar dapat datang dengan membawa mobil sendiri atau sekadar hadir untuk berdiskusi dan mengenal dunia drifting,” ujarnya.
Strategi jangka panjang MGPA
Priandhi Satria, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), perusahaan yang ditunjuk untuk mengelola Pertamina Mandalika International Circuit oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), menilai kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen MGPA dalam membangun ekosistem motorsport yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami dari MGPA, sangat ingin Pertamina Mandalika International Circuit menjadi rumah pembinaan bagi talenta lokal. Dengan mengadakan kembali latihan drifting ini, kami berharap dapat melahirkan drifter-drifter asal Lombok yang tumbuh dari sirkuit dan mampu berkontribusi di level nasional,” ujar Priandhi Satria.
Priandhi Satria, menegaskan bahwa penyelenggaraan latihan bersama drifting ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang MGPA dalam membangun ekosistem motorsport yang inklusif, terstruktur, dan berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat, khususnya Lombok.
“Kami ingin Pertamina Mandalika International Circuit tidak hanya dikenal sebagai tuan rumah ajang internasional, tetapi juga menjadi pusat pembinaan dan pertumbuhan talenta lokal. Sirkuit ini harus hidup setiap hari, menjadi ruang belajar, ruang berproses, dan ruang tumbuh bagi komunitas motorsport di daerah,” ujar Priandhi.
Ia menambahkan bahwa drifting merupakan salah satu cabang motorsport yang memiliki potensi besar untuk berkembang karena dekat dengan kultur otomotif anak muda. Oleh sebab itu, MGPA berkomitmen menyediakan ruang yang aman dan legal bagi para drifter untuk menyalurkan bakatnya secara profesional.
“Melalui latihan yang terfasilitasi dengan baik, kami ingin memastikan para drifter lokal dapat berlatih dengan standar keselamatan yang terjaga. Ini penting agar bakat-bakat yang ada tidak berkembang secara sporadis di ruang yang tidak aman, tetapi tumbuh melalui pembinaan yang benar, terarah, dan berkesinambungan,” lanjutnya.
Priandhi Satria melihat kegiatan ini sebagai langkah awal untuk menciptakan jenjang pembinaan yang lebih sistematis. Ke depan, MGPA membuka peluang untuk menggelar kejuaraan drifting skala regional maupun nasional yang melibatkan drifter lokal sebagai bagian dari agenda resmi di Sirkuit Mandalika.
“Kami percaya, jika diberikan ruang dan kesempatan, talenta Lombok mampu bersaing di level nasional bahkan internasional. Tugas kami adalah membuka akses, memberikan fasilitas, serta menghadirkan ekosistem yang mendukung. Dengan kolaborasi bersama komunitas seperti Lombok Drift Community, kami optimistis akan lahir drifter-drifter kebanggaan daerah yang membawa nama Mandalika ke panggung yang lebih luas,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap aktivitas di sirkuit. Menurutnya, keterbukaan kegiatan ini untuk umum merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan antara sirkuit dan masyarakat sekitar.
“Sirkuit Mandalika adalah milik bangsa dan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Dengan membuka latihan ini untuk ditonton gratis, kami ingin menghadirkan edukasi, hiburan, sekaligus inspirasi bagi generasi muda Lombok agar melihat motorsport sebagai peluang prestasi dan bahkan karier di masa depan,” pungkas Priandhi. (MGPA)
ARRIVE AND DRIVE
Ready to feel the adrenaline?Take on the track with Agya GR Arrive & Drive at Pertamina Mandalika International Circuit!Whether you want to take the wheel yourself or sit back and enjoy the ride, we've got you covered with our Toyota Agya GR Taxi Ride and Arrive & Drive programs.
JDM Fun Day
JDM (Japan Domestic Market) Fun Day is the biggest Japanese Car Community meet up in Indonesia. Followed by 85 high-performance JDM cars, this event initiated by the JDM community is conducted in a Time Attack format. JDM Funday Time Attack is divided into 3 classes according to car specifications: standard, street, and race. Racers from various backgrounds, including non-experienced drivers, experienced drivers, and professionals, have the opportunity to compete.
BOOK NOW