July, 19 2026
Category: R 2 MOTOSPORT
The Mandalika, 19 Juli 2026 – Hari terakhir penyelenggaraan Idemitsu bLU cRU Yamaha Sunday Race (YSR) 2026 di Mandalika International Circuit menghadirkan pertarungan yang semakin sengit pada Race 2. Seluruh pembalap tampil habis-habisan demi mengamankan kemenangan sekaligus memperbaiki posisi klasemen setelah menjalani balapan pertama sehari sebelumnya.
Empat kelas utama yang dipertandingkan, yakni R3 bLU cRU Asia Pacific, R3 Pro, R15 Idemitsu Junior Pro, dan R15 Pro, menyajikan karakter balapan yang berbeda. Mulai dari duel pembalap internasional, persaingan sengit di kelas sport 321 cc, hingga aksi para pembalap nasional pada kelas pembinaan dan kelas tertinggi Yamaha R15.
Lintasan Mandalika International Circuit sepanjang 4,31 kilometer kembali menjadi arena pembuktian kemampuan para pembalap. Kecepatan di trek lurus, konsistensi menjaga ritme, hingga strategi pada lap-lap akhir menjadi penentu hasil akhir di setiap kelas. Hasil resmi Race 2 menunjukkan persaingan berlangsung sangat kompetitif dengan selisih waktu yang tipis di sejumlah kategori.
Hunter Corney Kuasai R3 bLU cRU Asia Pacific
Balapan Race 2 menghadirkan persaingan kelas internasional R3 bLU cRU Asia Pacific yang diikuti pembalap dari Australia, Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina, China, Vietnam, hingga Selandia Baru. Kelas ini kembali menjadi ajang pembuktian para talenta muda terbaik kawasan Asia-Pasifik.
Pembalap Australia Hunter Corney tampil dominan sejak awal balapan. Dengan ritme yang konsisten sepanjang sepuluh lap, ia berhasil menyentuh garis finis pertama dengan catatan waktu 18 menit 50,529 detik sekaligus membukukan lap tercepat 1 menit 51,616 detik.
Persaingan podium berlangsung cukup ketat. Teeranai Tabtim dari Thailand finis di posisi kedua dengan selisih 3,078 detik, sedangkan wakil Indonesia Sabian Fathul Ilmi sukses mengamankan podium ketiga setelah tampil konsisten sepanjang lomba. Posisi empat ditempati pembalap Malaysia Farres Fadhil, sementara Phoenix O'Brien dari Australia melengkapi lima besar.
Selain Sabian, Indonesia juga diwakili Reynaldi Junior yang mampu bersaing di kelompok depan dan mengakhiri balapan di posisi keenam, menunjukkan daya saing pembalap Tanah Air di level internasional.
Lima Besar R3 bLU cRU Asia Pacific
1. Hunter Corney (Australia) – 18:50.529
2. Teeranai Tabtim (Thailand) – +3.078
3. Sabian Fathul Ilmi (Indonesia) – +3.128
4. Farres Fadhil (Malaysia) – +3.226
5. Phoenix O'Brien (Australia) – +3.368
Photo Finish Warnai Duel Sengit R3 Pro
Persaingan berlanjut pada kelas R3 Pro, yang menjadi salah satu balapan paling dramatis sepanjang akhir pekan. Sejak lap pertama, rombongan depan terus bergantian memimpin sehingga pemenang baru benar-benar dipastikan menjelang garis finis.
Pembalap Thailand Krittapat Keankum akhirnya keluar sebagai pemenang dengan catatan waktu 22 menit 02,547 detik. Namun kemenangan tersebut diraih dengan selisih yang sangat tipis.
Muhammad Haikal Ramadhan terus memberikan tekanan dan finis hanya terpaut 0,064 detik dari sang pemenang. Sementara itu, Candra Hermawan kembali menunjukkan konsistensinya dengan mengamankan podium ketiga. Posisi empat menjadi milik Aldiaz Aqsal Ismaya, sedangkan Reyky Yusuf Fadillah menutup lima besar.
Balapan ini bahkan harus dipastikan melalui photo finish, memperlihatkan betapa ketatnya persaingan di kelas R3 Pro. Di sisi lain, Galang Hendra Pratama berhasil mencatatkan lap tercepat balapan dengan waktu 1 menit 48,769 detik, meski finis di posisi ketujuh.
Lima Besar R3 Pro
1. Krittapat Keankum (Thailand) – 22:02.547
2. Muhammad Haikal Ramadhan – +0.064
3. Candra Hermawan – +0.142
4. Aldiaz Aqsal Ismaya – +0.280
5. Reyky Yusuf Fadillah – +0.433
Kenzie Akbar Daninos Sempurna di R15 Idemitsu Junior Pro
Persaingan kemudian berlanjut ke kelas pembinaan R15 Idemitsu Junior Pro, yang kembali menjadi panggung bagi para pembalap muda Indonesia untuk menunjukkan perkembangan kemampuan mereka.
Sejak awal balapan, duel berlangsung agresif dengan beberapa kali pergantian posisi di kelompok depan. Namun memasuki pertengahan lomba, Kenzie Akbar Daninos mampu membangun ritme balapan yang stabil hingga akhirnya menyelesaikan delapan lap dalam waktu 17 menit 34,166 detik.
Di belakangnya, Moch Jalil Vesgio finis di posisi kedua, sementara Javier Akhtam Khairullah mengamankan podium ketiga. Persaingan lima besar semakin menarik dengan hadirnya Davi Alvalerio Kumoro di posisi keempat dan Farel Putra Zadane di posisi kelima.
Balapan kelas ini juga diwarnai beberapa hukuman akibat pelanggaran track limits, yang mencerminkan tingginya intensitas persaingan para pembalap muda dalam memaksimalkan setiap peluang di lintasan Mandalika.
Lima Besar R15 Idemitsu Junior Pro
1. Kenzie Akbar Daninos – 17:34.166
2. Moch Jalil Vesgio – +0.228
3. Javier Akhtam Khairullah – +6.610
4. Davi Alvalerio Kumoro – +6.777
5. Farel Putra Zadane – +6.960
Candra Hermawan Tak Terbendung di R15 Pro
Penutup Race 2 menghadirkan duel sengit di kelas R15 Pro, yang mempertemukan para pembalap terbaik Yamaha Indonesia. Sejak lampu start padam, kelompok terdepan langsung saling bertukar posisi dalam pertarungan yang berlangsung rapat hingga lap terakhir. Candra Hermawan tampil sangat konsisten sepanjang delapan putaran dan berhasil mengamankan kemenangan dengan catatan waktu 15 menit 29,501 detik. Ia sekaligus mencatatkan lap tercepat balapan, yakni 1 menit 53,561 detik.
Persaingan memperebutkan podium berlangsung sangat ketat. Riyan Ananda finis di posisi kedua dengan selisih hanya 0,181 detik, disusul M. Arkana di posisi ketiga. Fahmi Basam mengakhiri balapan di urutan keempat, sedangkan Fadil Rigani melengkapi lima besar setelah mampu mempertahankan kecepatannya hingga finis.
Selisih waktu yang sangat tipis di antara para pembalap terdepan menjadi bukti bahwa kelas R15 Pro masih menjadi salah satu kelas paling kompetitif dalam Idemitsu bLU cRU Yamaha Sunday Race.
Lima Besar R15 Pro
1. Candra Hermawan – 15:29.501
2. Riyan Ananda – +0.181
3. M. Arkana – +0.236
4. Fahmi Basam – +0.366
5. Fadil Rigani – +0.668
Race 2 Idemitsu bLU cRU Yamaha Sunday Race 2026 kembali menegaskan kualitas ajang balap one make race Yamaha sebagai wadah pembinaan sekaligus kompetisi bagi pembalap nasional dan internasional. Mulai dari dominasi Hunter Corney di kelas R3 bLU cRU Asia Pacific, kemenangan dramatis Krittapat Keankum pada R3 Pro, performa impresif Kenzie Akbar Daninos di R15 Idemitsu Junior Pro, hingga keberhasilan Candra Hermawan menutup akhir pekan dengan kemenangan di R15 Pro, seluruh balapan menghadirkan persaingan yang ketat dan berkualitas.
Dengan duel yang berlangsung hingga lap terakhir, banyaknya selisih finis yang sangat tipis, serta hadirnya photo finish di kelas R3 Pro, penyelenggaraan Idemitsu bLU cRU Yamaha Sunday Race 2026 kembali membuktikan bahwa Pertamina Mandalika International Circuit merupakan panggung ideal bagi lahirnya pembalap-pembalap masa depan yang siap bersaing di level Asia maupun dunia.
Maxi Race dan Community Class
Idemitsu bLU cRU Yamaha Sunday Race (YSR) 2026 menghadirkan aksi balap Maxi Race yang semakin seru di Mandalika International Circuit. Memasuki penyelenggaraan ke-10, Yamaha Sunday Race kembali membuktikan diri sebagai ajang yang mampu mempertemukan pembalap profesional, komunitas, pembalap pemula, hingga insan media dalam satu panggung kompetisi di sirkuit bertaraf dunia.
Beberapa kelas komunitas diantaranya Media Maxi Race 155cc, Maxi Race 250cc, Maxi Race 155cc, Superstock 600cc–1000cc, R25 Comm Pro + Comm A,, R25 Comm B, R15 Comm A, R15 Comm B, Seluruh kelas menghadirkan persaingan yang kompetitif dengan banyak duel ketat, aksi saling salip, hingga keputusan race direction yang memengaruhi hasil akhir beberapa kategori.
Media Maxi Race 155cc: Jurnalis Adu Cepat di Mandalika
Media Maxi Race 155cc kembali menjadi salah satu sajian unik Yamaha Sunday Race. Para jurnalis dan content creator otomotif yang sehari-hari meliput dunia balap kali ini turun langsung menguji kemampuan mereka di lintasan Pertamina Mandalika International Circuit.
Balapan berlangsung selama tiga lap dengan persaingan cukup rapat sejak start. Eka Budiansyah dari Motosport.id berhasil tampil sebagai pemenang dengan catatan waktu 7 menit 53,666 detik. Ia juga menjadi pembalap tercepat lewat lap terbaik 2 menit 36,213 detik.
Podium kedua diraih Alinto Harry Budiman (Autonetmagz), sedangkan Yugo Winanto (Jateng Balap Motor) mengamankan posisi ketiga. Lima besar dilengkapi Raider Satria Paulus Miolo (Maniak Motor) dan Antonius Yulianto (Otomotif TV).
Lima Besar Media Maxi Race 155cc
1. Eka Budiansyah
2. Alinto Harry Budiman
3. Yugo Winanto
4. Raider Satria Paulus Miolo
5. Antonius Yulianto
Adi Putra Suryana Tak Tertandingi di Maxi Race 250cc
Persaingan Maxi Race 250cc berlangsung selama empat lap dan memperlihatkan dominasi Adi Putra Suryana dari Coin Racing Team. Ia mencatat waktu 9 menit 10,012 detik sekaligus menjadi pembalap tercepat dengan lap terbaik 2 menit 16,670 detik.
Podium kedua dan ketiga diraih Firdan Iman serta Rizal Andrian, sedangkan Elfazer Alifshan Dyanda dan Roni Santoso menutup lima besar. Kategori FFA dimenangkan Adi Putra Suryana, sedangkan Semi Pro menjadi milik Ihsan Supian, diikuti Agung, Koko Helmy, Wardhani, dan Sunarta.
Lima Besar Maxi Race 250cc
1. Adi Putra Suryana
2. Firdan Iman
3. Rizal Andrian
4. Elfazer Alifshan Dyanda
5. Roni Santoso
Rendy Usman Terbaik di Maxi Race 155cc
Balapan Maxi Race 155cc berlangsung penuh drama setelah sempat mengalami start abort sebelum akhirnya dimulai kembali. Setelah tiga lap, Rendy Usman dari TDR AMG Alamsari AP27 ARCI Tangerang berhasil menjadi pemenang dengan waktu 7 menit 44,621 detik.
Posisi kedua diraih Fishicella KW, disusul Hilmi Affan, Raden Dimas, dan Aldyansyah Pratama. Meski hanya finis kelima, Aldyansyah berhasil mencatat lap tercepat 2 menit 31,023 detik, namun terkena hukuman turun tiga posisi akibat irresponsible riding bersama beberapa pembalap lainnya. Pada klasifikasi Community, Fernandi Fajar Rahmadi menjadi pemenang, sedangkan kategori Semi Pro dimenangkan Rendy Usman.
Lima Besar Maxi Race 155cc
1. Rendy Usman
2. Fishicella KW
3. Hilmi Affan
4. Raden Dimas
5. Aldyansyah Pratama
Iwan Setiawan Dominan di Superstock 600cc–1000cc
Kelas Superstock 600cc–1000cc menghadirkan pertarungan motor-motor sport berkapasitas besar. Iwan Setiawan tampil dominan bersama YROI Lucky Racing Team dengan catatan waktu 14 menit 15,129 detik sekaligus mencatat lap tercepat 1 menit 45,851 detik.
Sementara itu Yoseph Kurniawan dan Edy Purnomo mengisi podium kedua dan ketiga. Posisi empat ditempati Steve Gerard Camille Grenet, sedangkan Asep Juliana melengkapi lima besar. Pada klasifikasi Superstock 1000cc, Iwan Setiawan keluar sebagai juara, sedangkan kategori Superstock 600cc dimenangkan Yoseph Kurniawan.
Lima Besar Superstock 600cc–1000cc
1. Iwan Setiawan
2. Yoseph Kurniawan
3. Edy Purnomo
4. Steve Gerard Camille Grenet
5. Asep Juliana
Joni Triatmo Menangi Duel Sengit R25 Comm Pro + Comm A
Kelas R25 Comm Pro + Comm A menjadi salah satu balapan paling kompetitif di Race 2. Sejak lampu start padam, kelompok depan langsung dihuni beberapa pembalap yang memiliki kecepatan hampir setara. Joni Triatmo dari ROCK-SFR berhasil mempertahankan posisi pertama hingga finis dengan catatan waktu 11 menit 55,537 detik. Di belakangnya, Mochammad Irgi tampil impresif dengan finis kedua sekaligus mencatat lap tercepat 1 menit 58,836 detik. Posisi ketiga diraih Bone Fizer T.M, diikuti Jimmy dan Anandhika Pandya Altaf.
Lima Besar R25 Comm Pro + Comm A
1. Joni Triatmo
2. Mochammad Irgi
3. Bone Fizer T.M
4. Jimmy
5. Anandhika Pandya Altaf
Salamatov Timur Kuasai R25 Comm B
Persaingan R25 Comm B berlangsung menarik selama lima lap. Salamatov Timur dari tim YROI tampil konsisten untuk meraih kemenangan dengan waktu 10 menit 20,961 detik sekaligus membukukan lap tercepat 2 menit 02,983 detik. Di belakangnya finis Andri Wulandari, I Putu Adi Kartika, Zorokito, dan Innovan Al Fawwaz. Race direction juga memberikan penalti jump start dan beberapa peringatan track limits kepada sejumlah peserta.
Lima Besar R25 Comm B
1. Salamatov Timur
2. Andri Wulandari
3. I Putu Adi Kartika
4. Zorokito
5. Innovan Al Fawwaz
Joni Triatmo Tak Terbendung di R15 Comm A
Kelas R15 Comm A memperlihatkan dominasi Joni Triatmo yang sukses mengamankan kemenangan setelah menyelesaikan enam lap dalam waktu 13 menit 03,128 detik. Posisi kedua diraih Imam Widi Prastyo, yang justru mencatat lap tercepat 2 menit 08,846 detik, diikuti Reza Firdaus, Alvian Hadiputra, dan Ezar Raditya.
Lima Besar R15 Comm A
1. Joni Triatmo
2. Imam Widi Prastyo
3. Reza Firdaus
4. Alvian Hadiputra
5. Ezar Raditya
Aldric Atha P. M Menang Dramatis di R15 Comm B
Balapan R15 Comm B berlangsung sangat ketat hingga lap terakhir. Aldric Atha P. M dari Yamaha TSM SMK Walang Jaya Hasston berhasil finis pertama dengan waktu 11 menit 25,463 detik. Salamatov Timur finis kedua meski berhasil mencatat lap tercepat balapan, sedangkan Kolesnikov Fedor, Kadek Pande Co, dan Rendy Usman melengkapi lima besar. Race ini juga diwarnai penalti jump start, track limits, hingga diskualifikasi terhadap pembalap nomor 172.
Lima Besar R15 Comm B
1. Aldric Atha P. M
2. Salamatov Timur
3. Kolesnikov Fedor
4. Kadek Pande Co
5. Rendy Usman
Pembinaan Pembalap Indonesia
Race 2 Idemitsu bLU cRU Yamaha Sunday Race 2026 menutup rangkaian satu dekade penyelenggaraan Yamaha Sunday Race dengan kualitas kompetisi yang semakin tinggi. Delapan kelas yang dipertandingkan menunjukkan bahwa ajang ini tidak hanya menjadi arena bagi pembalap profesional, tetapi juga ruang pembinaan bagi komunitas, pebalap amatir, hingga insan media otomotif.
Dengan semakin beragamnya kelas yang diperlombakan serta tingginya antusiasme peserta dari berbagai daerah, Idemitsu bLU cRU Yamaha Sunday Race terus memperkuat posisinya sebagai salah satu ajang balap one make race sekaligus pembinaan pembalap Yamaha terbesar di Indonesia. (MGPA)
ARRIVE AND DRIVE
Ready to feel the adrenaline?Take on the track with Agya GR Arrive & Drive at Pertamina Mandalika International Circuit!Whether you want to take the wheel yourself or sit back and enjoy the ride, we've got you covered with our Toyota Agya GR Taxi Ride and Arrive & Drive programs.
JDM Fun Day
JDM (Japan Domestic Market) Fun Day is the biggest Japanese Car Community meet up in Indonesia. Followed by 85 high-performance JDM cars, this event initiated by the JDM community is conducted in a Time Attack format. JDM Funday Time Attack is divided into 3 classes according to car specifications: standard, street, and race. Racers from various backgrounds, including non-experienced drivers, experienced drivers, and professionals, have the opportunity to compete.
BOOK NOW