July, 21 2026

Category: R 2 MOTOSPORT

Mario Aji dan Veda Pratama Matangkan Persiapan di Mandalika International Circuit

Bidik Hasil Maksimal pada Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

The Mandalika, 21 Juli 2026 – Masa jeda musim panas (summer break) MotoGP 2026 dimanfaatkan secara optimal oleh dua pembalap kebanggaan Indonesia, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama. Setelah menyelesaikan rangkaian Homecoming Tour Local Heroes Indonesia di Jakarta, Bali, dan Yogyakarta, keduanya langsung mengalihkan fokus ke lintasan dengan menjalani sesi latihan intensif di Mandalika International Circuit pada 21–22 Juli 2026.

Veda
Mario Suryo Aji menggunakan Honda CBR600RR berlatih di Mandalika International Circuit pada Selasa (21/7/2026) untuk matangkan persiapan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia pada 9-11 Oktober 2026.

Latihan tersebut menjadi bagian penting dari persiapan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober mendatang. Bagi Mario yang berkompetisi di Moto2 World Championship maupun Veda yang menjalani musim perdananya di Moto3 World Championship, kesempatan kembali mengaspal di Mandalika menjadi momen berharga untuk mengembalikan ritme balap sekaligus memperdalam karakteristik sirkuit kebanggaan Indonesia itu.

Veda
Veda Ega Pratama menjalani sesi latihan hari pertama pada Selasa (21/7/2026) di Mandalika International Circuit, namun tidak berjalan sesuai rencana karena kendala teknis pada motor yang digunakannya.

Suasana latihan menggunakan Honda CBR600RR berlangsung dengan intens namun tetap santai. Tim memberikan kesempatan kepada kedua pembalap untuk kembali beradaptasi dengan lintasan, terutama setelah berbulan-bulan menjalani balapan di berbagai sirkuit Eropa dengan karakter yang berbeda. Selain mengasah teknik, sesi ini juga menjadi ajang membangun kembali rasa percaya diri menjelang paruh kedua musim.

Bagi Mario Suryo Aji, latihan kali ini lebih difokuskan untuk menambah jam terbang di Mandalika. Pembalap asal Magetan itu mengaku ingin kembali menemukan feeling terbaiknya di lintasan yang akan menjadi tuan rumah balapan kandangnya beberapa bulan lagi.

"Fokus utama latihan hari ini mencari kilometer di Sirkuit Mandalika," ujar Mario.

Menurut Mario, setiap putaran di Mandalika memiliki nilai penting karena dapat membantunya memahami kembali karakter lintasan yang unik. Ia bahkan memiliki sektor favorit yang menurutnya sangat menantang sekaligus menyenangkan.

"Tikungan yang paling saya suka itu sektor dua sampai tiga, sekitar tikungan lima sampai sepuluh," katanya.

Sebagai pembalap Indonesia yang akan tampil di hadapan publik sendiri pada Oktober nanti, Mario memilih memasang target realistis. Ia ingin tampil konsisten dan memberikan hasil terbaik tanpa terbebani ekspektasi berlebihan.

"Targetnya tentu bisa finis di posisi yang maksimal dan memberikan yang terbaik," ujarnya.

Mario juga mengajak generasi muda Indonesia yang tengah meniti karier di dunia balap agar tidak pernah berhenti berlatih dan percaya bahwa mimpi menembus level dunia bukan sesuatu yang mustahil.

"Terus semangat latihannya. Kami berdua bisa, berarti kalian yang sedang berjuang juga pasti bisa," ungkapnya.

Menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Mario berharap dukungan penuh masyarakat Indonesia dapat menjadi energi tambahan saat dirinya kembali berlaga di Mandalika.

Veda
Veda Ega Pratama bersiap untuk berlatih di lintasan Mandalika Internatiobal Circuit pada Selasa (21/7/2026) jelang event Pertamina Grand Prix of Indonesia pada Oktober mendatang.

Sementara itu, Veda Ega Pratama juga memanfaatkan kesempatan latihan untuk kembali mengenal karakter Mandalika setelah menjalani musim debutnya di Moto3. Sayangnya, sesi latihan hari pertama tidak berjalan sesuai rencana karena kendala teknis pada motor yang digunakannya.

"Ya sebenarnya kurang puas, baru dua lap tadi karena motornya ada masalah. Tapi saya senang bisa kembali ke Sirkuit Mandalika," ujar Veda.

Meski hanya mencatatkan dua putaran, Veda mengaku tetap menikmati pengalaman kembali membalap di lintasan sepanjang 4,31 kilometer tersebut. Menurutnya, kondisi sirkuit berada dalam keadaan sangat baik.

"Sirkuitnya mantap. Saya suka layout-nya dan kondisi aspal grip-nya bagus," katanya.

Menghadapi balapan kandang pertamanya sebagai pembalap Moto3, Veda memilih untuk tidak memberikan tekanan berlebih kepada dirinya sendiri. Ia ingin menikmati setiap proses dan tampil semaksimal mungkin.

"Tahun ini tahun pertama saya balap di Moto3. Jadi saya tidak mau memberikan pressure kepada diri sendiri. Targetnya meraih hasil maksimal," ujar pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut.

Mario dan Veda memohon doa dan dukungan masyarakat Indonesia saat mereka tampil di Pertamina Mandalika Grand Prix tanggal 9 - 11 Oktober mendatang. “Semoga kami bisa memberikan hasil yang maksimal," katanya.

Veda
Mario Aji dan Veda Ega Pratama didampingi jajaran pimpinan ITDC dan MGPA serta Gubernur  Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal pada Selasa (21/07/2026).

Direktur Utama MGPA, Ananda Mikola, yang turut memantau jalannya latihan menegaskan bahwa hal terpenting bukanlah membebani kedua pembalap dengan target tinggi, melainkan memberi ruang agar mereka menikmati proses menuju balapan kandang.

"Harapan saya yang penting Mario dan Veda enjoy, jangan terlalu banyak pressure. Karena kalau mereka enjoy saya yakin hasilnya akan maksimal. Kita tahu kualitas mereka mampu bersaing di 10 besar," ujar Ananda.

Ananda juga mengungkapkan sesi latihan memang dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Hari pertama (21/7/2026) belum berjalan optimal karena kendala teknis yang dialami Veda, sementara Mario berhasil menyelesaikan sekitar 6-7 putaran. Ia berharap sesi hari kedua dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh kedua pembalap.

"Latihannya dua hari. Hari ini sebenarnya satu hari penuh, cuma Veda ada kendala di motornya. Mario tadi mungkin dapat 6-7 lap, dan mudah-mudahan besok bisa mendapat lap yang lebih baik," jelasnya.

Lebih jauh, Ananda Mikola mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus memberikan dukungan kepada dua Local Heroes Indonesia tersebut menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

"Pesan saya atas nama MGPA, mari kita biarkan dua anak bangsa ini menikmati balapannya nanti di Oktober. Saya yakin hasilnya pasti akan baik," tuturnya.

Ananda
Direktur Utama MGPA, Ananda Mikola mendampingi Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji saat menjawab pertanyaan dari pers, Selasa (21/7/2026).

Sesi latihan di Mandalika merupakan rangkaian Homecoming Tour bagi Mario Aji dan Veda Ega Pratama dengan ribuan penggemar di berbagai kota.

Kini, setelah kembali mengenal karakter lintasan Mandalika, keduanya akan melanjutkan persiapan menghadapi paruh kedua musim kejuaraan dunia Moto2 dan Moto3. Mereka akan kembali ke Indonesia untuk tampil di hadapan publik sendiri sebai tuan rumah pada ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia pada 9-11 Oktober 2026. Dengan pengalaman yang terus bertambah serta dukungan penuh masyarakat Indonesia, Mario dan Veda diharapkan mampu menghadirkan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan Merah Putih di panggung balap motor dunia. (MGPA)

Share
img-single

ARRIVE AND DRIVE

Ready to feel the adrenaline?Take on the track with Agya GR Arrive & Drive at Pertamina Mandalika International Circuit!Whether you want to take the wheel yourself or sit back and enjoy the ride, we've got you covered with our Toyota Agya GR Taxi Ride and Arrive & Drive programs.

img-tmb-1

ARRIVE AND DRIVE

img-tmb-2

MANDALIKA TRACK EXPERIENCE

img-tmb-3

MANDALIKA RACING EXPERIENCE (RADICAL)

img-tmb-4

MANDALIKA ARRIVE AND DRIVE (+TAXI RIDE)

img-tmb-5

LAMPAQ AT CIRCUIT

img-tmb-6

MANDALIKA TRACK DAY (4 WHEELS)

img-tmb-7

MANDALIKA TRACK DAY ( 2 WHEELS)

Related News
img-event-right-1

GT WORLD CHALLENGE ASIA

GT WORLD CHALLENGE ASIA

BUY NOW
img-event-right-3

JDM Fun Day

JDM (Japan Domestic Market) Fun Day is the biggest Japanese Car Community meet up in Indonesia. Followed by 85 high-performance JDM cars, this event initiated by the JDM community is conducted in a Time Attack format. JDM Funday Time Attack is divided into 3 classes according to car specifications: standard, street, and race. Racers from various backgrounds, including non-experienced drivers, experienced drivers, and professionals, have the opportunity to compete.

BOOK NOW
footer-bg