August, 16 2026

Category: R 4 MOTOSPORT

Hasil Race 2 Mandalika Festival of Speed Putaran Ketiga

The Mandalika, 16 Agustus 2026 – Mandalika Festival of Speed (MFoS) Putaran Ketiga di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, mencapai puncaknya pada Minggu (16/8/2026). Race 2 menghadirkan persaingan ketat di berbagai kelas balap mobil, dengan pertarungan tidak hanya untuk menjadi pemenang secara keseluruhan, tetapi juga memperebutkan podium di masing-masing kategori.

Pada kelas ITCR 1200, ITCR 1500, dan ISTCR 3600, pembalap terbagi dalam tiga kategori, yakni Seeded A, Seeded B, dan Non Seeded. Sementara itu, Krida Agya OMR mempertandingkan kategori Seeded dan Non Seeded, sedangkan Subaru BRZ Super Series membagi peserta dalam kategori Pro, Pro AM, AM, dan Rookie.

Race 2 sekaligus memperlihatkan beragam karakter persaingan. Ada kemenangan yang diraih dengan margin sangat tipis, pembalap Non Seeded yang mampu menembus posisi terdepan klasifikasi keseluruhan, hingga pembalap yang mencatat lap tercepat tetapi tidak menjadi pemenang lomba.

MFoS
Mandalika Festival of Speed putaran ketiga pada 14-16 Agustus 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit disupport oleh balé by BTN yang merupakan aplikasi Super App perbankan digital dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Highlight Race 2 MFoS Putaran Ketiga

Race 2 Mandalika Festival of Speed Putaran Ketiga memperlihatkan kedalaman kompetisi balap mobil yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit. Persaingan di setiap kategori menghasilkan cerita yang berbeda.

Di ITCR 1200, kemenangan Daffa AB ditentukan oleh margin yang sangat tipis. Selisih 0,032 detik atas M. Andri Abrezky memperlihatkan betapa ketatnya pertarungan di barisan depan. Pada saat yang sama, Rafael Farellyno Augusto dari Non Seeded mampu menempati posisi keempat keseluruhan.

ITCR 1500 menghadirkan pertarungan menarik antara Fitra Eri dan Avan Abdullah. Fitra memenangkan balapan, tetapi Avan mencatat fastest lap yang lebih cepat. Sementara itu, Abraham Franklin Nadeak memberikan kejutan dengan membawa pembalap Seeded B ke posisi ketiga keseluruhan.

Di ISTCR 3600, Alvin Bahar menjadi pembalap paling dominan. Ia memenangkan lomba sekaligus mencatat fastest lap. Apip Ginanjar dari Non Seeded menjadi pesaing terdekat dan finis kedua secara keseluruhan.

Race 2
Mandalika Festival of Speed putaran ketiga digelar pada 14-16 Agustus 2026 dalam suasana menjelang peringatan kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.

Krida Agya OMR kembali memperlihatkan pentingnya konsistensi. Rizky Rafi Thamrin menjadi pemenang sekaligus juara Non Seeded, meski fastest lap justru dicatat Darryl Wenas.

Sementara itu, Subaru BRZ Super Series menyuguhkan persaingan empat kategori. Rio S.B menguasai kelas Pro, Sudarmono menjadi yang terbaik di Pro AM, Hery Wirawan memimpin AM, dan Jenser Dulmarch Hussy meraih kemenangan di Rookie.

ITCR 1200: Daffa AB Menang Tipis

Race 2 ITCR 1200 berlangsung selama 12 lap. Daffa AB dari RAZAQ Motorsport tampil sebagai pemenang klasifikasi keseluruhan sekaligus juara kategori Seeded A. Mengendarai Honda Brio, Daffa menyelesaikan balapan dalam waktu 28 menit 39,904 detik dengan best lap 2:04,962.

Kemenangan Daffa diraih dengan margin yang sangat tipis. M. Andri Abirezky dari Honda Racing Indonesia finis kedua dengan waktu 28:39,936, hanya terpaut 0,032 detik. Avila Bahar, juga dari Honda Racing Indonesia, berada di posisi ketiga dengan waktu 28:40,199, atau terpaut 0,295 detik dari Daffa.

Podium ITCR 1200 Seeded A:

  1. Daffa AB – RAZAQ Motorsport — 28:39,904
  2. M. Andri Abirezky – Honda Racing Indonesia — 28:39,936
  3. Avila Bahar – Honda Racing Indonesia — 28:40,199

 

Persaingan di barisan depan semakin menarik karena Farrel Rafellyno Augusto dari Toyota Gazoo Racing Indonesia, yang berstatus Non Seeded, mampu menyelip di posisi keempat keseluruhan. Rafael mencatat waktu 28:42,791 atau hanya 2,887 detik dari Daffa.

Seeded B ITCR 1200

Kategori Seeded B dimenangi E. Amandio dari RAZAQ Motorsport. Junus menyelesaikan 12 lap dengan waktu 29:22,234 dan menempati posisi ke-11 klasifikasi keseluruhan.

Podium Seeded B:

  1. E. Amandio – RAZAIQ Motorsport – 29:21,979
  2. Junus Danuatmodjo – RAZAIQ Motorsport — 29:22,234
  3. Naufal M Ramadhan – Dewa United — 29:25,174

Naufal hanya terpaut 2,940 detik dari Junus, ketiganya sama-sama menyelesaikan 12 lap.

Podium Non Seeded ITCR 1200

Kategori Non Seeded memperlihatkan performa kuat Rafael Farellyno Augusto yang finis keempat secara keseluruhan.

  1. Farrel Rafellyno Augusto – Toyota Gazoo Racing Indonesia — 28:42,791
  2. Fladdy Malik – ENGIEPLUS Motorsport — 28:57,797
  3. Ferry Andrea Saputra – GR Garage Auto2000 Racing Team — 29:22,102

 

Fladdy berada di posisi ketujuh keseluruhan, sementara Ferry finis di posisi ke-10. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pembalap Non Seeded mampu memberikan tekanan terhadap para pembalap Seeded sepanjang Race 2.

Menariknya, catatan fastest lap juga tidak sepenuhnya mengikuti klasifikasi pemenang. M. Andri Abirezky mencatat 2:04,851, sementara Putera Adam M Hu'azzam mencatat 2:04,453, menjadi salah satu catatan lap tercepat yang muncul dalam hasil Race 2.

Race 2
Pembalap melaju di tikungan 17 Pertamina Mandalika International Circuit pada Minggu (16/8/2026).

ITCR 1500: Fitra Eri Pimpin Persaingan

Pada ITCR 1500, Fitra Eri dari MASTER X HBC Racing Team menjadi pemenang Race 2. Fitra mengendarai Honda City HB dan menyelesaikan 12 lap dengan waktu 24:27,991.

Avan Abdullah dari DELTA GARAGE Racing Team finis kedua dengan waktu 24:29,214, sedangkan Abraham Franklin Nadeak dari REA X Siantarman Racing Team berada di posisi ketiga dengan waktu 24:29,703. Fitra sekaligus menjadi juara Seeded A.

Podium Seeded A ITCR 1500

  1. Fitra Eri – MASTER X HBC Racing Team — 24:27,991
  2. Avan Abdullah – DELTA GARAGE Racing Team — 24:29,214
  3. Akheela Chandra Dewanto – Dewa United — 24:42,261

 

Avan memberikan tekanan kuat kepada Fitra. Bahkan, hasil resmi mencatat Avan sebagai pemilik fastest lap Race 2 ITCR 1500, yakni 2:01,230 pada lap kedelapan. Fitra mencatat best lap 2:01,262.

Perbedaan tersebut memperlihatkan bahwa kecepatan dalam satu putaran tidak selalu menjadi penentu kemenangan. Fitra mampu menjaga performa sepanjang 12 lap sehingga tetap berada di posisi teratas saat balapan berakhir.

Podium Seeded B ITCR 1500

Abraham Franklin Nadeak menjadi juara Seeded B setelah tampil sangat kompetitif dan bahkan mampu finis ketiga secara keseluruhan.

  1. Abraham Franklin Nadeak – REA X Siantarman Racing Team — 24:29,703
  2. Rava Mahpud – Dewa United — 24:35,607
  3. Muh Basyuni Aksan – P-Five Racing Indonesia - 25: 06,074

 

Posisi Abraham menjadi salah satu catatan penting Race 2 ITCR 1500. Sebagai pembalap Seeded B, ia mampu berada di depan sejumlah pembalap Seeded A dan hanya terpaut 1,712 detik dari pemenang keseluruhan.

Podium Non Seeded ITCR 1500

Kategori Non Seeded di ITCR 1500 diikuti dua pembalap yang tercatat finis dalam hasil resmi.

  1. Ananda Zayn Neymar Idy – HRI Management — 25:16,876
  2. M Wildan Rizkianyah – P-Five Racing Indonesia — 25:21,831

 

ISTCR 3600

Di ISTCR 3600, Alvin Bahar dari Honda Racing Indonesia menunjukkan performa dominan. Ia memimpin Race 2 setelah menyelesaikan 12 lap dalam waktu 23:01,055.

Alvin juga mencatat fastest lap 1:53,162, yang dibukukan pada lap kedua. Catatan tersebut menjadikannya pembalap tercepat dalam Race 2 ISTCR 3600.

Di belakangnya, Apip Ginanjar dari RAZAQ Motorsport finis kedua dengan waktu 23:11,988, sedangkan Muhammad Yasin Kosasih dari Motu Jangkar Biru berada di posisi ketiga dengan 24:05,682.

Podium Seeded A ISTCR 3600

Hasil resmi mencatat hanya satu pembalap pada kategori Seeded A:

  1. Alvin Bahar – Honda Racing Indonesia — 23:01,055

Dengan kemenangan tersebut, Alvin sekaligus menjadi juara keseluruhan dan juara Seeded A Race 2.

Podium Seeded B ISTCR 3600

Kategori Seeded B dimenangi Raden Dudy Darmady dari Privateer. Ia finis di posisi keenam keseluruhan setelah menyelesaikan 11 lap dan mencatat best lap 2:04,570.

  1. Raden Dudy Darmady – Privateer — 11 lap
  2. Gerry Salahudin Nasution – BMW Team ASTRA — 11 lap
  3. Christian De A Pandiangan – Indostar Motorsport — 10 lap

 

Raden Dudy menjadi pembalap SB dengan posisi keseluruhan terbaik. Gerry berada di posisi kesembilan dan Christian di posisi ke-10. Catatan best lap mereka masing-masing adalah 2:04,570, 2:09,812, dan 2:11,255.

Podium Non Seeded ISTCR 3600

Persaingan Non Seeded dipimpin Apip Ginanjar yang finis kedua secara keseluruhan.

  1. Apip Ginanjar – RAZAQ Motorsport — 23:11,988
  2. Muhammad Yasin Kosasih – Motu Jangkar Biru — 24:05,682
  3. Hendra Kamdani – SAV Motorsport — 24:18,031

 

Apip bukan hanya menjadi pembalap NS terbaik, tetapi juga mampu memberikan tekanan kepada Alvin di klasifikasi keseluruhan. Selisihnya dengan sang pemenang adalah 10,933 detik.

Hasil Race 2 juga memperlihatkan bahwa Mohamad Rizal Novantri, Raden Audric Martosubroto, dan M Fadhlurrahman menyelesaikan lomba dengan jumlah lap lebih sedikit sehingga berada di posisi klasifikasi lebih belakang.

Krida Agya OMR

Berbeda dari ITCR dan ISTCR, Krida Agya OMR menggunakan kategori Seeded dan Non Seeded. Race 2 berlangsung selama delapan lap dan dimenangi Rizky Rafi Thamrin dari RAZAQ Motorsport dengan waktu 18:37,275. Rizky juga menjadi pembalap Non Seeded terbaik.

Di belakang Rizky, Horino Jin dari Privateer menjadi pembalap Seeded terbaik dengan waktu 18:40,667. Aris Harvenda dari GR Garage Auto2000 Racing Team finis ketiga keseluruhan dengan 18:40,969.

Podium Seeded Krida Agya OMR

  1. Horino Jin – Privateer — 18:40,667
  2. Aris Harvenda – GR Garage Auto2000 Racing Team — 18:40,969
  3. Sudo Ryuhei – Privateer — 18:45,018

 

Persaingan antara Horino dan Aris berlangsung sangat ketat. Keduanya hanya dipisahkan 0,302 detik pada garis finis.

Podium Non Seeded Krida Agya OMR

  1. Rizky Rafi Thamrin – RAZAQ Motorsport — 18:37,275
  2. Caesar Satria Yudha – GR Garage Auto2000 Racing Team — 18:44,336
  3. Darryl Wenas – Siantarman Racing Team Indonesia — 18:59,216

 

Rizky unggul 7,061 detik atas Caesar dan 21,941 detik atas Darryl. Namun, dari sisi satu lap tercepat, Darryl Wenas justru mencatat waktu terbaik Race 2, yakni 2:05,212 pada lap ketiga.

Kondisi tersebut kembali menunjukkan perbedaan antara kecepatan satu lap dan konsistensi sepanjang balapan. Rizky mampu menjaga performanya selama delapan lap untuk meraih kemenangan, sementara Darryl memiliki kecepatan puncak satu lap yang lebih baik.

Subaru BRZ Super Series: Empat Kategori, Empat Pemenang

Subaru BRZ Super Series menghadirkan format kompetisi yang berbeda. Race 2 berlangsung selama 15 lap dan membagi pembalap ke dalam kategori Pro, Pro AM, AM, dan Rookie.

Rio S.B dari Rizqy Motorsport x Green Plafon Racing keluar sebagai pemenang keseluruhan dengan waktu 28:20,709. Demas Agil dari Dewa United Motorsport finis kedua dengan 28:21,086, hanya berselisih 0,377 detik. Fitra Eri dari BUMIDIA Racing melengkapi tiga besar dengan 28:30,130.

Podium Pro

  1. Rio S.B – Rizqy Motorsport x Green Plafon Racing — 28:20,709
  2. Demas Agil – Dewa United Motorsport — 28:21,086
  3. Fitra Eri – BUMIDIA Racing — 28:30,130

 

Demas memberikan perlawanan sangat kuat kepada Rio. Bahkan, ia mencatat fastest lap keseluruhan Subaru BRZ Race 2, yakni 1:52,565 pada lap ketiga. Rio mencatat best lap 1:52,776.

Meski memiliki lap tercepat, Demas akhirnya harus puas di posisi kedua karena Rio mampu mempertahankan keunggulan dalam keseluruhan 15 lap.

Podium Pro AM

Kategori Pro AM dimenangi Sudarmono dari Rizqy Motorsport x Green Plafon Racing.

  1. Sudarmono – Rizqy Motorsport x Green Plafon Racing — 28:56,057
  2. Henri – Wish Motorsport — 28:56,633
  3. Denny Rommel – H98 Racing Team — 29:21,197

 

Duel Sudarmono dan Henri juga berlangsung sangat rapat. Keduanya hanya dipisahkan 0,576 detik setelah menyelesaikan 15 lap. Best lap Sudarmono tercatat 1:54,325, sedangkan Henri 1:54,611.

Podium AM

Kategori AM menjadi milik Hery Wirawan dari Wish Motorsport.

  1. Hery Wirawan – Wish Motorsport — 28:57,367
  2. Daniel Sutrisno – Dewa United Motorsport — 29:22,412
  3. Agung Setyadhi – BUMIDIA Racing — 29:43,605

 

Hery mencatat best lap 1:54,681, sedangkan Daniel dan Agung masing-masing membukukan 1:56,301 dan 1:57,983.

Podium Rookie

Kategori Rookie dimenangi Jenser Dulmarch Hussy dari Mighty Racing Team.

  1. Jenser Dulmarch Hussy – Mighty Racing Team — 29:38,872
  2. Yoshihiro Fajaryanto – HOGERS Indonesia Motorsport — 29:40,877
  3. Caca – HOGERS Indonesia Motorsport X Mirea Group — 29:01,652

 

Superstars Sportscar Series (SSS)

Persaingan Superstars Sportscar Series (SSS) pada Mandalika Festival of Speed (MFoS) putaran ketiga di berlangsung sengit. Dua race yang digelar pada Sabtu dan Minggu menghadirkan dua pemenang berbeda. Umar Abdullah dari Delta Garage Racing Team tampil sebagai pemenang Race 1 pada Sabtu (15/8/2026), sebelum kemudian H. Dypo Fitramadhan, juga dari Delta Garage Racing Team, merebut kemenangan pada Race 2, Minggu (16/8/2026).

Sementara itu, Nadeem Rustombi dari Rocket Racing Bali menjadi satu-satunya pembalap yang mampu mempertahankan posisi di podium dalam dua balapan. Nadeem finis ketiga pada Race 1 dan naik satu tingkat menjadi runner-up pada Race 2.

Race 2
Pemenang Race 2 Superstars Sportscar Series (SSS) memasuki area parc fermé, Minggu (16/8/2026).

Podium Superstars Sportscar Series Race 2

  1. H. Dypo Fitramadhan (Delta Garage Racing Team) – Porsche 911 GT3 R – 16:12,440
  2. Nadeem Rustombi (Rocket Racing Bali) – Porsche 911 GT3 Cup – 16:23,447
  3. Michael Jorgy Junus (Dewa United) – BMW M2 Trophy – 16:58,539

 

Time Attack

Hasil Time Attack MFoS putaran ketiga memperlihatkan bahwa kompetisi tidak selalu harus berlangsung dalam format balapan wheel-to-wheel. Pertarungan melawan waktu juga menghadirkan tantangan tersendiri karena setiap pembalap harus memaksimalkan satu putaran terbaik.

Ravi Fahrezi menjadi pembalap dengan catatan tercepat di kategori Under 1:40, sementara M. Harmaam Rahman memimpin Under 1:50. Ine Rosdiana tercatat sebagai pemimpin Under 2:00, sedangkan Fandy Adianto menjadi yang tercepat di Radical Class SR1.

Pada kategori khusus perempuan, Angelica Amara mencatat waktu terbaik 1:45,658. Adapun Alvaro Peribanez menjadi satu-satunya peserta Radical Class SR3 dengan waktu 1:58,524.

Secara keseluruhan, Time Attack Putaran Ketiga memperlihatkan beragam level performa, mulai dari catatan 1:39,450 milik Ravi Fahrezi hingga 1:58,524 milik Alvaro Peribanez. Kehadiran beberapa peserta dalam lebih dari satu klasifikasi juga menunjukkan bahwa format Time Attack memberikan kesempatan kepada pembalap untuk bersaing berdasarkan kelompok waktu maupun kategori kendaraan.

Time Attack
Pembalap peserta Time Attack memasuki pitlane, Minggu (16/8/2026).

Race 2 MFoS putaran ketiga menunjukkan bahwa kemenangan di Mandalika bukan hanya persoalan mencatat satu putaran tercepat. Konsistensi, kemampuan menjaga ritme balapan, strategi, serta minimnya kesalahan menjadi faktor penting untuk mengubah kecepatan menjadi kemenangan. Dari pembalap Seeded A dan Seeded B hingga Non Seeded, serta dari kategori Pro sampai Rookie, Race 2 MFoS memberikan gambaran mengenai semakin beragamnya persaingan balap mobil nasional di Pertamina Mandalika International Circuit. Putaran keempat Mandalika Festival of Speed akan kembali digelar pada 16 – 18 Oktober 2026. (MGPA)

Share
img-single

ARRIVE AND DRIVE

Ready to feel the adrenaline?Take on the track with Agya GR Arrive & Drive at Pertamina Mandalika International Circuit!Whether you want to take the wheel yourself or sit back and enjoy the ride, we've got you covered with our Toyota Agya GR Taxi Ride and Arrive & Drive programs.

img-tmb-1

ARRIVE AND DRIVE

img-tmb-2

MANDALIKA TRACK EXPERIENCE

img-tmb-3

MANDALIKA RACING EXPERIENCE (RADICAL)

img-tmb-4

MANDALIKA ARRIVE AND DRIVE (+TAXI RIDE)

img-tmb-5

LAMPAQ AT CIRCUIT

img-tmb-6

MANDALIKA TRACK DAY (4 WHEELS)

img-tmb-7

MANDALIKA TRACK DAY ( 2 WHEELS)

Related News
img-event-right-1

GT WORLD CHALLENGE ASIA

GT WORLD CHALLENGE ASIA

BUY NOW
img-event-right-3

JDM Fun Day

JDM (Japan Domestic Market) Fun Day is the biggest Japanese Car Community meet up in Indonesia. Followed by 85 high-performance JDM cars, this event initiated by the JDM community is conducted in a Time Attack format. JDM Funday Time Attack is divided into 3 classes according to car specifications: standard, street, and race. Racers from various backgrounds, including non-experienced drivers, experienced drivers, and professionals, have the opportunity to compete.

BOOK NOW
footer-bg