September, 25 2026
Category: NON MOTOSPORT
The Mandalika, 24 September 2026 — Persiapan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 memasuki tahap akhir. Dua pekan menjelang balapan, perhatian tidak hanya diarahkan pada kesiapan Pertamina Mandalika International Circuit, tetapi juga pada pergerakan penonton, pengamanan kawasan, transportasi, akomodasi, fasilitas kesehatan, dan arus kepulangan.
Hal itu mengemuka dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan Polda Nusa Tenggara Barat, TNI, ITDC, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait di Mataram, Kamis (24/9/2026). Balapan akan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026, didahului Riders Parade pada 7 Oktober 2026 dan Riders Go To School pada 8 Oktober 2026.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia, Troy Reza Warokka, mengatakan animo masyarakat terhadap penyelenggaraan tahun ini menunjukkan perkembangan positif. Hingga 24 September, penjualan tiket telah mencapai sekitar 59 persen. "Sebanyak 59 persen tiket telah terjual dan saya rasa animonya cukup baik," ungkap Troy.
Menurut Troy, respons masyarakat tahun ini terlihat lebih agresif dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satu faktor yang mendorong minat penonton adalah adanya pembalap Indonesia yang tampil di ajang balap dunia."Salah satu faktornya karena adanya pembalap Indonesia yang ikut di kelas Moto3 dan Moto2," ujarnya. Kehadiran pembalap Indonesia membuat perhatian masyarakat terhadap MotoGP Mandalika semakin besar.
Di saat yang sama, persaingan di kelas MotoGP juga menjadi daya tarik tersendiri, termasuk kiprah Marc Marquez yang hingga penyelenggaraan sebelumnya belum pernah finis di podium Mandalika. "Yang ditunggu adalah juara dunia, calon juara dunia. Karena selama ini Marquez belum pernah naik di podium satu, dua, tiga, belum finish. Tahun ini adalah pembuktiannya," kata Troy.
Troy menilai kombinasi faktor tersebut ikut mendorong penjualan tiket. "Kalau saya lihat dari animo tiket, dibandingkan tahun lalu lebih bagus, lebih agresif," ujarnya. Antusiasme masyarakat NTB juga terlihat dari tingginya permintaan tiket dengan harga khusus. Troy mengatakan, pembelian terbesar saat ini berasal dari masyarakat NTB.
"Pembelian terbesar tiket hari ini dari NTB. Jadi dari NTB, KTP NTB, dengan diskon 50 persen," katanya. Kuota tiket khusus tersebut telah habis. Penyelenggara pun menyiapkan kuota berikutnya untuk mengakomodasi masyarakat yang masih ingin menyaksikan balapan secara langsung. "Untuk KTP NTB ini sudah habis 100 persen. Jadi kita akan buat kuota kedua," ujar Troy.
Menurut dia, tingginya penyerapan tiket tersebut menunjukkan adanya respons positif dari masyarakat lokal terhadap penyelenggaraan MotoGP. "Artinya bahwa tiket yang diberikan harga khusus itu mendapat respons dari masyarakat NTB," katanya.
Pariwisata dan Akomodasi
Peningkatan jumlah penonton juga mulai terlihat pada sektor pariwisata dan akomodasi. Troy menyebut hotel dan penginapan telah menerima peningkatan permintaan, bahkan hingga ke luar kawasan Mandalika. "Hotel, contohnya akomodasi, itu sudah terisi pada periode MotoGP. Sudah sampai ke Mataram sampai ke Senggigi," ujar Troy.
Mobilitas menuju Lombok juga diperkuat melalui penambahan penerbangan. Sejumlah maskapai menyiapkan extra flight untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah penumpang selama periode MotoGP. "Konektivitas itu ditambah dengan pesawat, masing-masing menambah extra flight. Artinya bahwa ini didukung oleh konektivitas," katanya.
Meski demikian, peningkatan permintaan juga membawa konsekuensi berupa kenaikan harga akomodasi. Dalam rapat koordinasi, Polda NTB menyampaikan bahwa harga akomodasi di Mataram, Lombok Barat, dan Lombok Tengah meningkat sekitar 40-120 persen.
Persoalan tersebut menjadi perhatian karena lonjakan aktivitas ekonomi perlu diimbangi dengan ketersediaan layanan yang tetap terjangkau. Dukungan PHRI diharapkan dapat membantu menyediakan pilihan akomodasi bagi penonton.
Bagi Troy, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa manfaat penyelenggaraan MotoGP mulai terasa di luar kawasan sirkuit. "Menurut saya sih ini hal yang cukup positif dan baik," ujarnya.
Pengamanan Diperkuat
Persiapan penyelenggaraan juga dilakukan dari sisi keamanan. Polda NTB menyiapkan jalur keluar yang terpisah bagi VVIP, VIP, dan penonton umum. Area parkir khusus VVIP juga disiapkan.
Untuk kondisi tertentu, jalur kontingensi VVIP disiapkan melalui darat, udara menggunakan helipad, dan laut. Pengamanan bandara dan pelabuhan akan melibatkan 206 personel. Troy mengapresiasi dukungan aparat keamanan dalam persiapan tahun ini. "Yang paling penting kita berterima kasih kepada Polda. Pengamanan dilipatgandakan," katanya. Dukungan serupa juga diberikan TNI. "Terus dari TNI juga melakukan hal yang sama," ujar Troy.
Simulasi pengamanan dan rekayasa lalu lintas dijadwalkan pada 28 September di Pertamina Mandalika International Circuit. Uji coba jalur kepulangan VIP dilakukan pada 9 Oktober.
Arus kendaraan setelah balapan menjadi salah satu perhatian utama. Kapolda NTB meminta skema arus balik penonton disiapkan sejak awal agar kepadatan dapat dikurangi. Optimalisasi CCTV juga dilakukan untuk mendukung pemantauan kendaraan dan jumlah pengunjung. Pengelolaan parkir resmi perlu diperjelas, parkir liar ditertibkan, dan tarif parkir diupayakan seragam.
Untuk angkutan penonton, Dinas Perhubungan NTB menyiapkan 42 bus shuttle yang akan beroperasi pada 10-11 Oktober. Islamic Center Mataram diusulkan menjadi salah satu titik shuttle dan masih akan difinalisasi. Kejelasan informasi mengenai titik shuttle, parkir, akses masuk dan keluar, serta berbagai fasilitas menjadi bagian penting dari pelayanan pengunjung.
Informasi dan Fasilitas Publik
ITDC menyiapkan denah kawasan yang memuat akses masuk dan keluar, alur kegiatan, jalan, lokasi parkir, serta toilet portable. Contoh e-ticket resmi juga disosialisasikan kepada masyarakat. Petunjuk arah dan berbagai ketentuan selama event akan dituangkan melalui signage di sejumlah lokasi.
Kapolda NTB meminta layanan informasi publik diperkuat. Penambahan toilet serta perhatian terhadap penonton di tribun terbuka juga menjadi catatan, terutama karena kondisi cuaca diperkirakan cerah dan panas.
BMKG akan menyampaikan pembaruan prakiraan cuaca mulai H-7. Arah angin diperkirakan dominan dari timur, tenggara, dan selatan sehingga mitigasi kebakaran lahan perlu disiapkan.
Dari sisi kesehatan, pembalap, panitia, hingga penonton yang membutuhkan pertolongan akan diarahkan ke Medical Center. Untuk penanganan lanjutan, RSUD Provinsi NTB disiapkan sebagai fasilitas rujukan.
Jalur menuju rumah sakit harus dipastikan tetap terbuka. Posko pengaduan juga akan disiapkan agar masyarakat memiliki saluran untuk menyampaikan persoalan selama event berlangsung.
Dukungan Pemerintah Daerah
Dari unsur TNI, Danrem NTB menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan MotoGP 2026. Pangdam dijadwalkan berada di Lombok mulai 5 Oktober untuk mendukung kesiapan pengamanan. Dukungan pemerintah daerah juga dinilai Troy semakin kuat. " Pemprov dan Pemkab yang jelas-jelas kali ini dukungannya sama luar biasa," katanya.
Dukungan tersebut terlihat antara lain melalui mobilisasi masyarakat dan keterlibatan pemerintah daerah dalam mendorong penjualan tiket. Pada saat yang sama, penguatan keamanan dan konektivitas memberikan dukungan terhadap kesiapan penyelenggaraan.
ITDC juga menambah fasilitas Camping Ground dan Campervan Area. Rangkaian kegiatan dimulai dengan Riders Parade pada 7 Oktober, dilanjutkan Riders Go To School pada 8 Oktober, sebelum memasuki rangkaian utama race pada 9-11 Oktober.
Bagi Troy, penyelenggaraan MotoGP tahun ini berlangsung dengan dukungan berbagai pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga pelaku usaha. "Menurut saya sih ini hal yang cukup positif dan baik dan yang paling penting kita berterima kasih kepada Polda," katanya.
Di tengah meningkatnya animo penonton, sejumlah pekerjaan masih harus diselesaikan. Simulasi pengamanan dan rekayasa lalu lintas, finalisasi shuttle dan parkir, pemasangan signage, penguatan fasilitas publik, serta koordinasi mengenai akomodasi menjadi bagian dari pekerjaan menjelang hari balapan.
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 akan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Event ini adalah penyelenggaraan kelima dalam kalender MotoGP yang diperkirakan akan lebih banyak pengunjung seiring tampilnya local hero, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji. (MGPA)
ARRIVE AND DRIVE
Ready to feel the adrenaline?Take on the track with Agya GR Arrive & Drive at Pertamina Mandalika International Circuit!Whether you want to take the wheel yourself or sit back and enjoy the ride, we've got you covered with our Toyota Agya GR Taxi Ride and Arrive & Drive programs.
JDM Fun Day
JDM (Japan Domestic Market) Fun Day is the biggest Japanese Car Community meet up in Indonesia. Followed by 85 high-performance JDM cars, this event initiated by the JDM community is conducted in a Time Attack format. JDM Funday Time Attack is divided into 3 classes according to car specifications: standard, street, and race. Racers from various backgrounds, including non-experienced drivers, experienced drivers, and professionals, have the opportunity to compete.
BOOK NOW