January, 03 2026

Category: R 2 MOTOSPORT

MotoGP 2026 : Mengapa Menyaksikan Langsung MotoGP di Mandalika Penting?

The Mandalika, 3 Januari 2026, MotoGP 2026 kembali menghadirkan musim balap yang panjang, padat, dan menantang dengan rangkaian seri yang membentang mulai akhir Februari 2026 hingga November 2026. 

Musim MotoGP 2026 akan dibuka di Buriram, Thailand, pada 27 Februari–1 Maret, menandai dimulainya persaingan sejak awal tahun di kawasan Asia Tenggara. Setelah itu, MotoGP bergerak ke Amerika Selatan dengan seri Goiania, Brasil (20–22 Maret), sebelum melanjutkan tur Amerika melalui Austin, Amerika Serikat (27–29 Maret). Rangkaian awal musim ini menjadi fase penting bagi tim untuk membaca kekuatan lawan dan mengembangkan setelan motor.

Kalender MotoGP 2026
Kalender MotoGP 2026

Memasuki bulan April, MotoGP menyambangi Timur Tengah dan Eropa Selatan dengan balapan di Lusail, Qatar (10–12 April) dan Jerez, Spanyol (24–26 April). Seri-seri ini dikenal teknis dan menuntut konsistensi tinggi, sekaligus menjadi barometer awal kandidat juara dunia.

Bulan Mei menjadi periode sibuk di Eropa Barat. Balapan digelar beruntun di Le Mans, Prancis (8–10 Mei), Barcelona, Catalunya (15–17 Mei), dan Mugello, Italia (29–31 Mei). Ketiga sirkuit ini terkenal dengan atmosfer penonton yang fanatik serta karakter lintasan cepat yang memacu adrenalin, sering kali menghadirkan duel sengit antar pembalap papan atas.

Paruh tengah musim berlanjut ke Eropa Tengah dan Timur melalui Balaton Park, Hungaria (5–7 Juni), Brno, Ceko (19–21 Juni), dan Assen, Belanda (26–28 Juni). Fase ini menjadi ujian fisik dan strategi karena jadwal yang padat serta perbedaan karakter lintasan yang ekstrem, dari sirkuit teknis hingga trek berkecepatan tinggi.

Setelah jeda musim panas, MotoGP kembali memanas di paruh kedua dengan seri Sachsenring, Jerman (10–12 Juli) dan Silverstone, Inggris (7–9 Agustus), sebelum menuju MotorLand Aragon, Spanyol (28–30 Agustus). Persaingan biasanya semakin ketat di fase ini, seiring perburuan poin menuju klasemen akhir.

Memasuki bulan September, MotoGP digelar di Misano, San Marino (11–13 September) dan Spielberg, Austria (18–20 September). Dua seri ini kerap menjadi titik balik perebutan gelar, terutama bagi pembalap yang masih memiliki peluang juara dunia.

MotoGP 2
Fermín Aldeguer, pebalap muda asal Spanyol dari BK8 Gresini Racing MotoGP™ ini meraih kemenangan pertamanya di kelas utama MotoGP pada gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025. Posisi kedua ditempati Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) finis di posisi kedua, disusul Alex Marquez (BK8 Gresini Racing) di posisi ketiga, di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (5/10/2025).

Pertamina Grand Prix of Indonesia
Momentum krusial musim MotoGP 2026 hadir di bulan Oktober dengan rangkaian seri Asia–Pasifik. Setelah Motegi, Jepang (2–4 Oktober), MotoGP berlanjut ke Pertamina Mandalika International Circuit, Indonesia, dalam ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia atau sering disebut Indonesian MotoGP, pada 9–11 Oktober 2026. Mandalika berada di seri yang berpotensi menjadi tempat gelar juara dunia dikunci di sirkuit ini. Tahun lalu, sirkuit sepanjang 4,31 kilometer ini nyaris menjadi seri penentuan gelar juara dunia, jika Marc Marquez gagal mengunci di Motegi, Jepang, seminggu sebelum di Mandalika. 

Setelah seri di Mandalika, MotoGP melanjutkan tur ke Phillip Island, Australia (23–25 Oktober), lalu Sepang, Malaysia (30 Oktober–1 November). Dua seri ini dikenal brutal dan menguras stamina, sebelum musim ditutup secara klasik di Portimao, Portugal (13–15 November) dan Cheste, Valencia (20–22 November) sebagai seri pamungkas.

Fermin
Fermín Aldeguer, pebalap muda asal Spanyol dari BK8 Gresini Racing MotoGP™ melintas di hadapan ribuan penonton memadati tribun di Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu (5/10/2025).

Mengapa harus nonton langsung di Mandalika?
MotoGP bukan sekadar balapan motor tercepat di dunia, melainkan sebuah pengalaman global yang menyatukan kecepatan, teknologi, emosi, dan hiburan kelas dunia. Semua itu terasa jauh lebih lengkap ketika disaksikan secara langsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Hadir langsung di sirkuit memberikan sensasi yang tidak akan pernah tergantikan oleh layar televisi atau siaran digital lainnya.

Penonton GP
Sebanyak 140.324 penonton menyaksikan Pertamina Grand Prix of Indonesia pada 3-5 Oktober 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Pertama, sensasi suara dan atmosfer menjadi alasan utama. Deru mesin motor MotoGP yang melintas dengan kecepatan lebih dari 300 km/jam menghadirkan getaran nyata yang hanya bisa dirasakan langsung di tribun. Riuh rendah penonton, bendera berbagai negara yang berkibar, serta sorak sorai di setiap tikungan menciptakan atmosfer yang penuh adrenalin. Penonton dapat melihat secara detail teknik para pembalap saat late braking, menikung ekstrem, hingga duel wheel to wheel yang menegangkan.

MotoGP Mandalika
Penonton lokal dan mancanegara antusias mengabadikan jalannya balapan MotoGP dari tempat duduknya di Grand Stand A Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu (5/10/2025).

Kedua, keunikan sirkuit Mandalika menjadikan pengalaman menonton semakin istimewa. Pertamina Mandalika International Circuit merupakan sirkuit kelas dunia dengan latar keindahan alam pesisir selatan Lombok. Pemandangan laut biru, perbukitan hijau, dan garis pantai yang membentang menjadi panorama langka dalam kalender MotoGP. Kombinasi balapan berkecepatan tinggi dan lanskap tropis ini menjadikan Mandalika berbeda dari sirkuit lain di dunia.

MotoGP Mandalika
Sesi Hero Walk mempertemukan penonton dan pembalap idola mereka. Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech 3) memenuhi harapan penonton untuk berfoto bersama saat sesi Hero Walk, Minggu (5/10/2025).

Selain balapan MotoGP, Mandalika Grand Prix Association juga menawarkan berbagai Program Mandalika Experience yang lengkap. Penonton MotoGP bisa berkeliling sirkuit menggunakan kendaraan Riders Parade MotoGP, Honda ADV Experience, Taxi Ride menggunakan mobil balap Agya, bersepeda di sirkuit, dan berbelanja Official Merchandise Mandalika Circuit. 

MotoGP
Opening Ceremony Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 menghadirkan pertunjukan tradisional khas Lombok. Gendang Beleq adalah seni musik dan tari tradisional khas Suku Sasak di Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang menggunakan kendang besar untuk mengiringi tarian energik, Minggu (5/10/2025).

Berbagai hiburan, pertunjukan budaya, festival kuliner, hingga aktivitas UMKM lokal hadir di sekitar area sirkuit. Penonton tidak hanya datang untuk menonton balapan, tetapi juga menikmati wisata, budaya, dan keramahan khas Indonesia. MotoGP di Mandalika menjadi ajang sport tourism yang menyatukan olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Dari sisi akses dan fasilitas, standar internasional terus dikembangkan. Tribun dengan berbagai pilihan view, area hospitality, fan zone, serta sistem keamanan dan kenyamanan yang terus ditingkatkan membuat pengalaman menonton semakin aman dan menyenangkan bagi semua kalangan, termasuk keluarga dan wisatawan mancanegara.

Yang tak kalah penting, hadir langsung di MotoGP Mandalika berarti menjadi bagian dari sejarah motorsport Indonesia. Setiap sorakan penonton adalah dukungan nyata bagi Indonesia sebagai tuan rumah event balap motor paling bergengsi di dunia. Kehadiran penonton turut mendorong promosi pariwisata nasional sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan event global dengan standar tertinggi.

Mandalika
Sesi Riders Parade MotoGP mengelilingi Pertamina Mandalika International Circuit. Pembalap berkesmpatan menyapa penonton dan fans mereka dari kendaraan ini, Minggu (5/10/2025).

Dengan semua keunggulan tersebut, menonton MotoGP secara langsung di Pertamina Mandalika International Circuit bukan sekadar melihat balapan, melainkan merasakan pengalaman tak terlupakan yang memadukan kecepatan, keindahan alam, hiburan, dan kebanggaan nasional dalam satu momen luar biasa.

Seri Mandalika yang berada di antara seri Jepang (Motegi) dan Australia (Phillip Island) menjadikan balapan di Indonesia sangat penting bagi pembalap dan tim. Setiap poin yang diraih di Mandalika berpotensi menentukan arah klasemen menuju seri penutup musim. Hal ini membuat tensi balapan dipastikan tinggi dan menyuguhkan aksi terbaik para pembalap MotoGP.

MotoGP
Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) melintas di hadapan penonton yang memadati tribun Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu (5/10/2025).

Menghadiri langsung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 memberikan nilai lebih bagi penonton. Selain menyaksikan balapan dengan intensitas tinggi, penonton juga menikmati keunikan karakter sirkuit Mandalika yang menuntut presisi, keberanian, dan strategi matang. Tikungan cepat, perubahan elevasi, serta kondisi cuaca tropis kerap menghadirkan tantangan tersendiri yang membuat balapan di Mandalika selalu menarik dan sulit diprediksi. 

Juara seri Mandalika selalu silih berganti, mulai dari Miguel Oliviera (2022), Francesco Bagnaia (2023), Jorge Martin (2024), dan Fermín Aldeguer (2025). Akan menarik apakah Marc Marquez akan mampu finish di balapan utama (main race) di Mandalika karena selama ini Marc Marquez selalu tidak finis di balapan utama.

MotoGP
Antusiasme penonton yang memadati Grand Stand di Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu (5/10/2025).

Priandhi Satria, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku perusahaan yang ditunjuk untuk mengelola Pertamina Mandalika International Circuit oleh Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyatakan bahwa penyelenggaraan MotoGP 2026 di Mandalika kembali menjadi momen penting dan bagian dari sejarah motorsport bagi Indonesia. 

“Dengan jadwal 9–11 Oktober 2026, Mandalika berpeluang bagi pimpinan klasemen mengunci juara MotoGP 2026. Seperti halnya tahun lalu 2025, Pertamina Grand Prix of Indonesia nyaris menjadi arena penobatan Marc Marquez meraih juara dunia, namun berbekal pengalaman dan konsistensi Marc Marquez sepanjang lomba di Motegi, gelar telah dikunci di Motegi, Jepang, seminggu sebelum seri Mandalika," ungkap Priandhi Satria.

Priandhi Satria menambahkan, menyaksikan langsung MotoGP di Mandalika bukan hanya menyaksikan balapan, tetapi juga merasakan pengalaman utuh. “MotoGP Mandalika adalah kombinasi sport, hiburan, dan pariwisata. Penonton tidak hanya melihat aksi pembalap terbaik dunia, tetapi penonton berkesempatan  juga menikmati Mandalika Experience dan keindahan alam Lombok. Inilah yang membuat MotoGP di Mandalika berbeda dan wajib ditonton langsung,” pungkas Priandhi Satria. (MGPA)

Share
img-single

ARRIVE AND DRIVE

Ready to feel the adrenaline?Take on the track with Agya GR Arrive & Drive at Pertamina Mandalika International Circuit!Whether you want to take the wheel yourself or sit back and enjoy the ride, we've got you covered with our Toyota Agya GR Taxi Ride and Arrive & Drive programs.

img-tmb-1

ARRIVE AND DRIVE

img-tmb-2

MANDALIKA TRACK EXPERIENCE

img-tmb-3

MANDALIKA RACING EXPERIENCE (RADICAL)

img-tmb-4

MANDALIKA ARRIVE AND DRIVE (+TAXI RIDE)

img-tmb-5

LAMPAQ DI CIRCUIT

img-tmb-6

MANDALIKA TRACK DAY (4 WHEELS)

img-tmb-7

MANDALIKA TRACK DAY ( 2 WHEELS)

Related News
img-event-right-1

GT WORLD CHALLENGE ASIA

GT WORLD CHALLENGE ASIA

BUY NOW
img-event-right-3

JDM Fun Day

JDM (Japan Domestic Market) Fun Day is the biggest Japanese Car Community meet up in Indonesia. Followed by 85 high-performance JDM cars, this event initiated by the JDM community is conducted in a Time Attack format. JDM Funday Time Attack is divided into 3 classes according to car specifications: standard, street, and race. Racers from various backgrounds, including non-experienced drivers, experienced drivers, and professionals, have the opportunity to compete.

BOOK NOW
footer-bg