January, 08 2026
Category: NON MOTOSPORT
The Mandalika, 7 Desember 2026 – Lintasan balap yang aman bukan hanya soal aspal mulus dan desain tikungan yang menantang. Di balik itu, ada prosedur ketat yang dijalankan untuk memastikan lintasan selalu dalam kondisi aman, termasuk saat terjadi tumpahan oli atau cairan di track.
Di Pertamina Mandalika International Circuit, penanganan tumpahan oli dilakukan secara terstruktur dan sesuai standar keselamatan. Muhammad Awallutfi Andhika Putra, selaku Track, Race Electronic, and Motorsport Manager, menjelaskan bahwa setiap tumpahan oli, sekecil apa pun, harus ditangani dengan cepat dan tepat karena dapat membuat lintasan menjadi licin dan berbahaya.
Berikut tahapan pembersihan tumpahan oli di lintasan Pertamina Mandalika International Circuit sebagai prosedur pada saat perawatan normal harian. Pada saat balapan akan berbeda, sesuai standar safety balapan, dengan prioritas agar pembalap safety dan race bisa dilanjutkan dengan aman.
1. Area Langsung Diamankan
Langkah pertama yang dilakukan adalah mengamankan area tumpahan. Marshal akan mengecek kondisi lintasan, apakah kering atau basah, untuk menentukan metode pembersihan yang tepat.
Jika dalam keadaan normal hari-hari, Setelah itu, tanda peringatan seperti safety cone atau barrier dipasang sekitar 100 meter dari titik tumpahan, agar tidak ada kendaraan atau orang yang melintas. Pada saat keadaan balap, maka marshall akan melaporkan secara tepat dan tepat agar Race Control dapat menetralkan keadaan dengan memberikan isyarat bendera. Seluruh marshal yang terlibat juga wajib menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan, sepatu safety, dan masker.
2. Sumber Tumpahan Dihentikan
Sebelum pembersihan dimulai, marshal memastikan sumber tumpahan sudah dihentikan. Kendaraan atau mesin yang bocor akan diperiksa terlebih dahulu.
Jika kebocoran masih terjadi, kendaraan tersebut segera dievakuasi ke area aman, jauh dari lintasan dan aktivitas pembalap, agar tidak menimbulkan tumpahan baru.
3. Oli Diserap dengan Material Khusus
Setelah area aman, proses pembersihan dimulai dengan menaburkan material penyerap khusus oli di area yang terdampak. Serbuk ini berfungsi menyerap cairan berminyak agar tidak menyebar ke bagian lintasan lain.
Dalam kondisi tertentu, marshal akan menyikat permukaan secara perlahan agar oli terserap maksimal. Setelah didiamkan beberapa menit, sisa material dibersihkan menggunakan blower dan diarahkan ke area di luar lintasan.
4. Limbah Dikumpulkan dengan Aman
Material penyerap yang sudah bercampur oli tidak dibuang sembarangan. Marshal akan mengumpulkannya menggunakan alat khusus, lalu memasukkannya ke dalam wadah limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang sudah diberi label.
Langkah ini penting agar limbah tidak mencemari lingkungan sekitar sirkuit.
5. Lintasan Dicuci Hingga Bersih
Tahap berikutnya adalah membersihkan permukaan lintasan. Marshal menggunakan cairan pembersih low foam yang aman untuk aspal sirkuit, kemudian menggosok area tersebut dan membilasnya dengan air bertekanan tinggi.
Jika memungkinkan, pembilasan dilakukan dengan air yang cukup dan merata untuk memastikan tidak ada sisa oli yang tertinggal.
6. Dicek Ulang Sebelum Digunakan
Setelah pembersihan selesai, lintasan tidak langsung dibuka. Marshal melakukan pemeriksaan akhir untuk memastikan permukaan sudah kering, bersih, dan tidak licin.
Tanda peringatan baru akan dilepas setelah lintasan dinyatakan benar-benar aman untuk digunakan kembali.
7. Semua Dicatat dan Dilaporkan
Sebagai penutup, seluruh kejadian tumpahan oli dicatat secara detail oleh marshal. Mulai dari lokasi, perkiraan jumlah oli, hingga langkah penanganan yang dilakukan. Laporan ini menjadi bagian dari evaluasi dan penerapan standar keselamatan sirkuit.
Keselamatan Adalah Komitmen Bersama
Priandhi Satria, Direktur Utama PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku perusahaan yang ditunjuk untuk mengelola Pertamina Mandalika International Circuit oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), menegaskan bahwa aspek keselamatan merupakan fondasi utama dalam pengelolaan sirkuit. Menurutnya, standar keselamatan yang diterapkan di Sirkuit Mandalika tidak hanya berlaku saat event besar, tetapi juga dalam aktivitas harian dan operasional rutin sirkuit.
“Keselamatan adalah prioritas utama kami. Setiap prosedur, termasuk penanganan tumpahan oli di lintasan, harus dijalankan dengan disiplin agar lintasan selalu aman dan siap digunakan oleh siapa pun,” ujar Priandhi Satria.
Priandhi Satria menambahkan bahwa kesiapan prosedur dan sumber daya manusia menjadi kunci pengelolaan sirkuit bertaraf internasional.
“Sirkuit Mandalika harus selalu siap dalam berbagai kondisi. Karena itu, kami memastikan marshal memiliki prosedur yang jelas dan kemampuan yang terlatih agar setiap risiko bisa ditangani dengan cepat dan tepat,” kata Priandhi Satria.
Dengan prosedur yang jelas, disiplin tinggi, serta kesiapsiagaan marshal di lintasan, Pertamina Mandalika International Circuit memastikan setiap aktivitas baik balap profesional, track day, maupun kegiatan Mandalika Experience dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan berstandar internasional. (MGPA)
ARRIVE AND DRIVE
Ready to feel the adrenaline?Take on the track with Agya GR Arrive & Drive at Pertamina Mandalika International Circuit!Whether you want to take the wheel yourself or sit back and enjoy the ride, we've got you covered with our Toyota Agya GR Taxi Ride and Arrive & Drive programs.
JDM Fun Day
JDM (Japan Domestic Market) Fun Day is the biggest Japanese Car Community meet up in Indonesia. Followed by 85 high-performance JDM cars, this event initiated by the JDM community is conducted in a Time Attack format. JDM Funday Time Attack is divided into 3 classes according to car specifications: standard, street, and race. Racers from various backgrounds, including non-experienced drivers, experienced drivers, and professionals, have the opportunity to compete.
BOOK NOW