February, 08 2026
Category: NON MOTOSPORT
The Mandalika, 7 Februari 2026 – Sebanyak 3.420 rider vespa memadati jalanan Kota Mataram pada Sabtu, 7 Februari 2026, dalam gelaran Bhayangkara Riding Day yang bergerak bersama menuju Pertamina Mandalika International Circuit, di Lombok Tengah, NTB.
Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi besar antara Polda NTB, komunitas motor lintas merek, serta berbagai sponsor dalam mengampanyekan keselamatan berlalu lintas dan solidaritas sosial.
Tercatat sebanyak 3.420 rider resmi terdaftar sebagai peserta. Jumlah tersebut belum termasuk pengendara yang bergabung di sepanjang rute perjalanan dari Mataram menuju Mandalika. Konvoi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian, menampilkan semangat kebersamaan tanpa sekat merek maupun jenis kendaraan.
Kapolda NTB: Edukasi Berlalu Lintas dan Peduli Sesama
Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Irjen Pol. Edy Murbowo menjelaskan bahwa kegiatan ini digagas beriringan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Rinjani 2026, mengusung tema “Solidaritas di Jalan, Peduli Sesama.”
“Kegiatan Bhayangkara Riding Day ini kita maksudkan untuk membangun kesadaran berlalu lintas bagi seluruh masyarakat Provinsi NTB. Oleh sebab itu, sore hari ini kita gandeng para komunitas rider dari semua jenis dan merek sepeda motor. Tidak ada batasan, semua bisa bergabung,” ujar Irjen Pol. Edy Murbowo.
Ia menegaskan, ada dua pesan utama yang ingin dibangun melalui kegiatan ini. Pertama, edukasi tentang pentingnya tertib berlalu lintas dan keselamatan di jalan raya. Kedua, menumbuhkan kepedulian sosial antar sesama.
“Dari kegiatan ini, 50 persen hasilnya akan kita donasikan untuk korban bencana alam di Pulau Sumatera. Jadi bukan hanya riding bersama, tetapi juga membawa misi kemanusiaan,” tegasnya.
Menurut Kapolda, panitia telah melakukan persiapan secara matang, mulai dari perencanaan rute, koordinasi pengamanan, hingga menggandeng sponsor dan berbagai komunitas di NTB maupun luar daerah. Antusiasme peserta bahkan datang dari luar NTB yang turut hadir untuk meramaikan kegiatan ini. Dukungan juga datang dari pengelola kawasan Mandalika serta sejumlah perusahaan swasta.
Dukungan Kapolres Lombok Tengah
Sementara itu, Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto, SIK, menegaskan bahwa Polres Lombok Tengah berperan sebagai pelaksana sekaligus penanggung jawab dalam kegiatan Bhayangkara Riding Day yang digelar hari ini di Pertamina Mandalika International Circuit.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Lalu Lintas yang dilaksanakan minggu ini oleh Polres Lombok Tengah bersama Polda NTB.
“Dalam kegiatan Bhayangkara Riding Day ini, Polres Lombok Tengah bertindak sebagai pelaksana dan penanggung jawab kegiatan. Ini merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Lalu Lintas yang sedang kami jalankan,” ujar AKBP Eko Yusmiarto.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mengusung beberapa misi utama. Pertama, sebagai kampanye tertib berlalu lintas melalui pendekatan komunitas. Kedua, menghadirkan semangat charity riding dengan pesan sosial berupa donasi kemanusiaan. Ketiga, turut menyemarakkan agenda dan event lokal yang digelar di daerah.
“Misinya ada tiga, yaitu kampanye keselamatan berlalu lintas, charity riding melalui donasi sosial, dan menyemarakkan event daerah. Ini adalah wujud partisipasi nyata Polri di tengah masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kapolres menekankan bahwa pendekatan edukasi melalui komunitas dinilai lebih efektif. Menurutnya, pesan keselamatan akan lebih mudah diterima ketika disampaikan melalui kegiatan yang selaras dengan hobi dan minat peserta.
“Secara psikologis, seseorang akan lebih mudah patuh ketika dia senang. Dengan hobi yang sama, edukasi bisa berjalan lebih lancar. Kami kumpulkan teman-teman komunitas dengan harapan pesan yang disampaikan bisa lebih cepat diterapkan,” tambahnya.
Terkait pelaksanaan kegiatan di Sirkuit Mandalika, AKBP Eko menyampaikan apresiasi serta harapan agar kawasan tersebut terus berkembang dan menjadi tuan rumah lebih banyak event berskala nasional maupun internasional.
“Harapan kami ITDC, MGPA, dan Sirkuit Mandalika terus berbenah. Ke depan pasti akan banyak event berskala nasional dan internasional. Kami mendukung setiap kegiatan yang digelar di sini, bukan hanya hari ini tetapi juga event-event berikutnya,” tutupnya.
Melalui Bhayangkara Riding Day, Polres Lombok Tengah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendekatan humanis dalam mengampanyekan keselamatan berlalu lintas sekaligus mendukung pengembangan Mandalika sebagai destinasi event unggulan di Indonesia.
Kesan Peserta dari Komunitas Vespa Mataram
Ryan, peserta asal Mataram yang mengikuti Bhayangkara Riding Day bersama komunitas Vespa dan rekannya, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan riding bersama menuju Pertamina Mandalika International Circuit.
Sebagai anggota Komunitas Vespa Mataram, Ryan menceritakan bahwa perjalanan dari Mataram berlangsung lancar tanpa kendala berarti, meskipun cuaca cukup panas. Namun, seluruh rasa lelah tersebut terbayar lunas saat rombongan tiba di sirkuit kebanggaan Indonesia tersebut.
“Perjalanannya lumayan mengasyikkan, walaupun cukup panas. Tapi semuanya terbayar begitu kami sampai di sirkuit. Dari Mataram estimasi nggak sampai dua jam dan syukurnya nggak ada kendala berarti,” ujar Ryan.
Bagi Ryan, momen paling berkesan adalah kesempatan langka mengendarai Vespa langsung di dalam lintasan sirkuit. Ia mengaku hal tersebut menjadi pengalaman seumur hidup yang tak terlupakan, terlebih Vespa yang dikendarainya tergolong motor klasik yang jarang mendapat kesempatan masuk lintasan balap.
“Ini pertama kalinya saya bisa mengendarai Vespa langsung di sirkuit. Biasanya kan nggak semua orang boleh masuk, apalagi motor tua seperti Vespa yang sering dibilang banyak ‘penyakitnya’. Tapi hari ini kami diberi kesempatan oleh MGPA untuk mengelilingi sirkuit, walaupun pelan-pelan. Itu sangat berarti buat kami,” ungkapnya.
Menurut Ryan, pengalaman tersebut bukan hanya soal riding bersama, tetapi juga tentang kebersamaan, solidaritas, dan kebanggaan bisa menjadi bagian dari kegiatan besar yang mengedepankan keselamatan dan kepedulian sosial. “Seumur hidup belum pernah Vespaan di sirkuit. Kalau cuma lewat pinggirnya mungkin biasa, tapi ini langsung di lintasannya. Keren banget,” tutupnya dengan penuh semangat.
MGPA Sambut Positif
Priandhi Satria, Direktur Utama PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku perusahaan yang ditunjuk untuk mengelola Pertamina Mandalika International Circuit oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), menyambut positif dipilihnya Pertamina Mandalika International Circuit sebagai titik akhir kegiatan. Menurutnya, Mandalika bukan hanya rumah bagi ajang balap internasional, tetapi juga ruang kolaborasi dan edukasi keselamatan berkendara bagi masyarakat luas.
“Kami di MGPA sangat mengapresiasi inisiatif Polda NTB melalui Bhayangkara Riding Day ini. Kegiatan ini selaras dengan semangat kami di Mandalika, bahwa keselamatan adalah prioritas utama, baik di lintasan balap maupun di jalan raya. Kehadiran ribuan rider hari ini menunjukkan bahwa budaya safety riding bisa dibangun melalui kebersamaan,” ujar Priandhi Satria.
Ia menambahkan bahwa Pertamina Mandalika International Circuit terbuka untuk berbagai kegiatan positif yang membawa dampak sosial dan edukatif. “Sirkuit ini kami desain tidak hanya sebagai venue motorsport kelas dunia, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan komunitas. Kolaborasi seperti ini penting untuk membangun ekosistem otomotif yang sehat, aman, dan berkelanjutan di NTB,” tambahnya.
Kapolda NTB pun berharap Bhayangkara Riding Day dapat menjadi agenda rutin tahunan sebagai sarana edukasi keselamatan berkendara yang lebih luas. “Kami tidak pernah berhenti mengedukasi masyarakat bahwa keselamatan di jalan adalah kebutuhan kita bersama. Jalan adalah ruang bersama, sehingga kita harus saling menghargai, saling berbagi, dan saling membantu apabila ada pengguna jalan lain yang mengalami kesulitan,” ungkapnya.
Melalui Bhayangkara Riding Day 2026, Polda NTB bersama MGPA menegaskan bahwa solidaritas dan keselamatan harus berjalan beriringan. Dari Mataram menuju Mandalika, pesan kebersamaan itu tidak hanya bergema di sepanjang konvoi, tetapi juga menguat sebagai komitmen bersama untuk menciptakan budaya berlalu lintas yang lebih tertib dan berempati. (MGPA)
ARRIVE AND DRIVE
Ready to feel the adrenaline?Take on the track with Agya GR Arrive & Drive at Pertamina Mandalika International Circuit!Whether you want to take the wheel yourself or sit back and enjoy the ride, we've got you covered with our Toyota Agya GR Taxi Ride and Arrive & Drive programs.
JDM Fun Day
JDM (Japan Domestic Market) Fun Day is the biggest Japanese Car Community meet up in Indonesia. Followed by 85 high-performance JDM cars, this event initiated by the JDM community is conducted in a Time Attack format. JDM Funday Time Attack is divided into 3 classes according to car specifications: standard, street, and race. Racers from various backgrounds, including non-experienced drivers, experienced drivers, and professionals, have the opportunity to compete.
BOOK NOW