August, 08 2026

Category: R 2 MOTOSPORT

Hasil Race 1 ARRC: Wahyu Nugroho dan Husni Zainul Fuadzy Kumandangkan Indonesia Raya di Podium

The Mandalika, 8 Agustus 2026 – Pembalap Indonesia mencatat hasil gemilang pada Race 1 LFN FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 Putaran Keempat di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (8/8/2026). Indonesia berhasil mengamankan dua kemenangan melalui Wahyu Nugroho di kelas Supersport 600 (SS600) dan Husni Zainul Fuadzy di Underbone 150 (UB150).

Tidak hanya meraih dua kemenangan, pembalap Indonesia juga tampil kuat di kelas-kelas lainnya. Di Asia Production 250 (AP250), Indonesia menempatkan empat pembalap di lima besar meski kemenangan direbut pembalap Thailand Kritapat Keankum. 

Sementara di Asia Superbike 1000 (ASB1000), Md Adenanta Putra menjadi pembalap Indonesia terbaik dengan finis keenam. Di TVS Racing International Championship, Fadil Algazani menjadi wakil Indonesia di posisi ke-14.

Hasil Race 1 tersebut menunjukkan kuatnya daya saing pembalap Indonesia ketika tampil di hadapan publik sendiri. Dominasi paling mencolok terjadi di UB150, ketika enam posisi teratas seluruhnya dikuasai pembalap Indonesia, sementara SS600 menempatkan lima rider Indonesia di sembilan besar.

Podium
Pembalap bersiap di starting grid kelas AP250 Race 1 LFN FIM Asia Road Racing Championship putaran keempat pada Sabtu (8/8/2026).

Wahyu Nugroho Perkasa di Supersport 600
Kemenangan pertama Indonesia datang melalui Wahyu Nugroho di kelas SS600. Pembalap Yamaha Racing Indonesia tersebut mengendarai Yamaha YZF-R6 dan menyelesaikan balapan selama 12 lap sebagai pembalap tercepat.

Wahyu harus mempertahankan keunggulannya dari tekanan pembalap Malaysia Kasma Daniel Kasmayudin. Rider Hong Leong Yamaha Racing itu finis kedua dengan selisih hanya 0,375 detik.

Persaingan di barisan depan semakin menarik karena pembalap Thailand Thanat Laoungplio hanya tertinggal 0,712 detik dari Wahyu. Dengan demikian, tiga pembalap teratas masih berada dalam rentang kurang dari satu detik setelah menyelesaikan 12 lap.
Kemenangan Wahyu pun bukan hasil dari keunggulan yang jauh. Ia harus menjaga ritme dan konsistensi sepanjang balapan untuk mempertahankan posisi pertama hingga garis finis.

Pemenang Race 1 ARRC SS600:
1.    Wahyu Nugroho – Indonesia – Yamaha Racing Indonesia 
2.    Kasma Daniel Kasmayudin – Malaysia – Hong Leong Yamaha Racing – +0,375 detik 
3.    Thanat Laoungplio – Thailand – Honda Racing Thailand – +0,712 deti

Setelah tiga besar, jarak mulai melebar. McKinley Kyle Paz dari Filipina finis keempat dengan selisih 13,233 detik, sedangkan pembalap Indonesia Arai Agaska Dibani Laksana berada di posisi kelima dengan gap 15,990 detik.

Indonesia kemudian kembali mengisi posisi ketujuh melalui Md Faerozi Toreqottullah, posisi kedelapan melalui Herjun Atna Firdaus, dan posisi kesembilan lewat Felix Putra Mulya. Dengan demikian, lima pembalap Indonesia masuk sembilan besar SS600, sekaligus memperlihatkan kedalaman kekuatan rider tuan rumah di kelas 600 cc.

Husni Zainul Fuadzy Tak Terbendung Underbone 150
Kemenangan kedua Indonesia hadir di kelas Underbone 150 (UB150) melalui Husni Zainul Fuadzy.

Husni menuntaskan delapan lap dengan keunggulan 0,642 detik atas Rendi Odding. Mengendarai Yamaha MX King 150 bernomor 143 dari ZIEAR LFN HP969 Adelin MCR RBT34, Husni tampil konsisten hingga lap terakhir.

Rendi Odding finis kedua, sedangkan Wahyu Aji Trilaksana berada di posisi ketiga dengan selisih 0,678 detik. 

Race
Husni Zainul Fuadzy memenangkan Race 1 Underbone 150 menuntaskan delapan lap dengan keunggulan 0,642 detik atas Rendi Odding di posisi kedua dan Wahyu Aji Trilaksana berada di posisi ketiga dengan selisih 0,678 detik, Sabtu (8/8/2026).

Podium Underbone 150:
1.    Husni Zainul Fuadzy – Indonesia – ZIEAR LFN HP969 Adelin MCR RBT34 
2.    Rendi Odding – Indonesia – 4S1M EVO Yamaha Racing Team – +0,642 detik 
3.    Wahyu Aji Trilaksana – Indonesia – HJS Youngstar Kawahara RCTH Sixty – +0,678 detik

Di belakang mereka, Fadli Rigani finis keempat dengan gap 0,681 detik dan Aqshal Ilham Safatullah kelima dengan selisih 0,705 detik.

Dengan lima pembalap teratas yang semuanya masih berada dalam jarak kurang dari satu detik dari Husni, Race 1 UB150 menjadi salah satu balapan paling ketat dalam rangkaian ARRC Mandalika.

Dominasi Indonesia kemudian mencapai puncaknya di posisi keenam melalui Danial. Artinya, enam pembalap Indonesia menguasai enam posisi teratas.

Baru di posisi ketujuh muncul pembalap asing, yakni Md Adib Arsyad Md Hisam dari Malaysia. Adytya Fauzi, Akbar Abud Afdalah, dan Ilham Elsan Efendi kemudian mengisi posisi kedelapan hingga ke-10.

Dari 27 pembalap yang tercatat dalam hasil, 16 pembalap Indonesia berhasil finis, disusul delapan pembalap Malaysia dan tiga pembalap Filipina.

Hasil ini mempertegas dominasi Indonesia di UB150 sekaligus menjadi momentum penting bagi Husni. Namun, margin kemenangan yang hanya 0,642 detik menunjukkan bahwa dominasi tersebut tetap dibangun melalui persaingan yang sangat rapat.

Kritapat Menang di AP250, Indonesia Podium 2 dan 3
Di kelas Asia Production 250 (AP250), pembalap Thailand Kritapat Keankum berhasil mengamankan kemenangan setelah menyelesaikan 10 lap bersama Yamaha Thailand Racing Team.

Kritapat finis dengan keunggulan 1,065 detik atas Fahmi Basam, yang menjadi pembalap Indonesia terbaik di kelas ini. Fahmi kemudian diikuti Gerry Salim di posisi ketiga. Jarak keduanya hanya 0,222 detik. 

Podium Asia Production 250:
1.    Kritapat Keankum – Thailand – Yamaha Thailand Racing Team 
2.    Fahmi Basam – Indonesia – Yamaha LFN HP969 Indonesia Racing Team – +1,065 detik 
3.    Gerry Salim – Indonesia – MS Glow for Men Racing Team – +1,287 detik

Sementara Candra Hermawan dan Reykat Yusuf Fadilah masing-masing finis keempat dan kelima. Candra hanya terpaut 0,153 detik dari Gerry, sedangkan Reykat tertinggal 1,555 detik dari Kritapat. Dengan komposisi tersebut, empat pembalap Indonesia mengisi posisi kedua hingga kelima.

Kekuatan Indonesia berlanjut melalui Rheza Danica Ahrens yang finis keenam, hanya 0,109 detik dari Reykat.

AP250
Rapatnya pertarungan Race 1 LFN FIM Asia Road Racing Championship kelas AP250 pada Sabtu (8/8/2026) membuktikan ratanya kekuatan motor dan sklii pembalap.

Secara keseluruhan, sembilan pembalap Indonesia berhasil finis di Race 1 AP250. Thailand menempatkan empat pembalap, Malaysia dan Jepang masing-masing tiga, Vietnam dua, serta China dan Spanyol masing-masing satu.

Kritapat memang berhasil membawa kemenangan ke Thailand, tetapi hasil tersebut tidak menghapus kuatnya penampilan pembalap Indonesia. Empat rider di lima besar dan sembilan finisher menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kekuatan kompetitif yang besar di kelas AP250.

Hafizh Syahrin Menangi Duel Ketat ASB1000
Di kelas bergengsi Asia Superbike 1000 (ASB1000), pembalap Malaysia Hafizh Syahrin Abdullah menjadi pemenang setelah menyelesaikan 15 lap dengan Ducati Panigale V4 R dari JDT Racing Team.

Hafizh mengalahkan pembalap Jepang Keito Abe dengan margin sangat tipis, hanya 0,130 detik. Keito mengendarai Honda CBR1000RR-R dari SDG HARC-Pro Honda Philippines.

Pembalap Thailand Nakarin Atiratphuvapat mengamankan posisi ketiga dengan selisih 8,723 detik. 

Ananda Mikola
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ananda Mikola menyerahkan trofi kepada tiga pemenang Race 1 Asia Superbike 1000 LFN FIM Asia Road Racing Championship pada Sabtu (8/8/2026).

Podium Asia Superbike 1000:
1.    Hafizh Syahrin Abdullah – Malaysia – JDT Racing Team 
2.    Keito Abe – Jepang – SDG HARC-Pro Honda Philippines – +0,130 detik 
3.    Nakarin Atiratphuvapat – Thailand – Honda Racing Thailand – +8,723 detik

Sementara itu, Rocco Sessler dari Jerman finis keempat dengan gap 9,728 detik dan Md Zaqhwan Zaidi dari Malaysia kelima dengan selisih 15,232 detik.

Dari Indonesia, Md Adenanta Putra menjadi pembalap terbaik. Rider Astra Honda Racing Team tersebut finis keenam dengan selisih 16,554 detik dari Hafizh.

Adenanta menjadi satu-satunya pembalap Indonesia di enam besar, tetapi hasil tersebut tetap menjadi catatan penting karena ia mampu bersaing di antara pembalap-pembalap papan atas kelas superbike 1000 cc.

Australia kemudian menempatkan Lachlan Epis, Anthony West, dan Joshua Waters di posisi ketujuh, kedelapan, dan kesembilan. Azroy Hakeem Anuar melengkapi 10 besar.

Race 1 ASB1000 memperlihatkan duel yang sangat kontras. Hafizh dan Keito hanya dipisahkan 0,130 detik, tetapi gap dengan posisi ketiga langsung melebar menjadi 8,723 detik.

Paddock
Deretan motor pembalap disipakan di paddock Yamaha Racing Indonesia pada Sabtu (8/8/2026) saat Race 1 LFN FIM Asia Road Racing Championship.

Perez Selfa Menang TVS Racing International Championship
Sementara itu, Vicente Perez Selfa dari Spanyol menjadi pemenang Race 1 TVS Racing International Championship setelah menyelesaikan delapan lap dengan keunggulan hanya 0,128 detik atas Pedrinho Matos dari Portugal.

Perez Selfa mengendarai TVS Apache RR310 dan harus mempertahankan posisi terdepan dari tekanan Matos hingga garis finis. Luis Miguel, pembalap Spanyol lainnya, finis ketiga dengan selisih 0,248 detik. 

Podium TVS Racing International Championship:
1. Vicente Perez Selfa – Spanyol – TVS Apache RR310
2. Pedrinho Matos – Portugal – TVS Apache RR310 – +0,128 detik
3. Luis Miguel – Spanyol – TVS Apache RR310 – +0,248 detik

Dengan demikian, empat pembalap terdepan hanya terpaut 0,251 detik, menggambarkan pertarungan yang sangat rapat sepanjang delapan lap. MD Ramdan Rosli dari Malaysia finis kelima, diikuti Sarthak Chavan dan Chiranth Vishwanath dari India. Fadil Algazani menjadi pembalap Indonesia finis di posisi ke-14, terpaut 16,121 detik dari Perez Selfa.

Kelas ini juga menjadi salah satu kelas dengan komposisi pembalap paling internasional, melibatkan rider dari Spanyol, Portugal, Jepang, Malaysia, India, Kolombia, Filipina, Afrika Selatan, Indonesia, hingga Argentina.

Highlight Dua Kemenangan Indonesia 
Race 1 Putaran Keempat ARRC 2026 di Mandalika akhirnya memberikan hasil yang sangat positif bagi Indonesia. Dua kemenangan berhasil diraih pembalap tuan rumah, masing-masing melalui Wahyu Nugroho di SS600 dan Husni Zainul Fuadzy di UB150.

Lebih dari sekadar dua kemenangan, performa pembalap Indonesia menunjukkan kekuatan yang merata. Lima pembalap Indonesia masuk sembilan besar SS600, empat rider mengisi posisi kedua hingga kelima AP250, dan enam pembalap Indonesia menguasai enam posisi teratas UB150.

UB150
Pembalap Underbone 150 menuntaskan Race 1 LFN FIM Asia Road Racing Championship dengan posisi finish sangat tipis, Sabtu (8/8/2026).

Sementara di ASB1000, Md Adenanta Putra menjadi pembalap Indonesia terbaik dengan finis keenam. Di TVS Racing International Championship, Fadil Algazani menjadi wakil Indonesia terbaik di posisi ke-14.

Dari sisi persaingan, lima kelas tersebut juga menghadirkan cerita berbeda. Hafizh Syahrin menang ASB1000 dengan margin 0,130 detik, Wahyu Nugroho menang SS600 dengan 0,375 detik, Husni Zainul Fuadzy menang UB150 dengan 0,642 detik, Kritapat Keankum menang AP250 dengan 1,065 detik, sementara Vicente Perez Selfa menang TVS dengan 0,128 detik.

Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa persaingan di Pertamina Mandalika International Circuit berlangsung sangat ketat, terutama di barisan depan. Bagi Indonesia, hasil ini menjadi modal penting untuk menghadapi balapan berikutnya. Dua kemenangan sudah diamankan, sementara performa kuat di AP250, SS600, dan UB150 menunjukkan bahwa pembalap tuan rumah memiliki peluang besar untuk kembali bersaing di posisi terdepan pada Race 2 yang akan berlangsung pada Minggu 9 Agustus 2026. (MGPA)

Share
img-single

ARRIVE AND DRIVE

Ready to feel the adrenaline?Take on the track with Agya GR Arrive & Drive at Pertamina Mandalika International Circuit!Whether you want to take the wheel yourself or sit back and enjoy the ride, we've got you covered with our Toyota Agya GR Taxi Ride and Arrive & Drive programs.

img-tmb-1

ARRIVE AND DRIVE

img-tmb-2

MANDALIKA TRACK EXPERIENCE

img-tmb-3

MANDALIKA RACING EXPERIENCE (RADICAL)

img-tmb-4

MANDALIKA ARRIVE AND DRIVE (+TAXI RIDE)

img-tmb-5

LAMPAQ AT CIRCUIT

img-tmb-6

MANDALIKA TRACK DAY (4 WHEELS)

img-tmb-7

MANDALIKA TRACK DAY ( 2 WHEELS)

Related News
img-event-right-1

GT WORLD CHALLENGE ASIA

GT WORLD CHALLENGE ASIA

BUY NOW
img-event-right-3

JDM Fun Day

JDM (Japan Domestic Market) Fun Day is the biggest Japanese Car Community meet up in Indonesia. Followed by 85 high-performance JDM cars, this event initiated by the JDM community is conducted in a Time Attack format. JDM Funday Time Attack is divided into 3 classes according to car specifications: standard, street, and race. Racers from various backgrounds, including non-experienced drivers, experienced drivers, and professionals, have the opportunity to compete.

BOOK NOW
footer-bg