September, 03 2026

Category: NON MOTOSPORT

Disnaker dan APKI NTB Dukung Perlindungan Keselamatan Kerja bagi Volunteer Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

The Mandalika, 3 September 2026 – Persiapan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tidak hanya menyangkut kesiapan lintasan dan operasional penyelenggaraan, tetapi juga perlindungan bagi ribuan masyarakat yang akan terlibat sebagai volunteer. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Nusa Tenggara Barat bersama Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pengawas Ketenagakerjaan Indonesia (DPD APKI) Provinsi Nusa Tenggara Barat memberikan dukungan terhadap aspek ketenagakerjaan, keselamatan, dan perlindungan kerja bagi volunteer yang akan terlibat dalam ajang MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit, 9–11 Oktober 2026.

Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program volunteer yang dibuka Mandalika Grand Prix Association (MGPA). Sebanyak 2.200 volunteer direkrut untuk membantu berbagai kebutuhan operasional selama rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov. NTB, DR. Aidy Furqan, S. Pd., M. Pd, dan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengawas Ketenagakerjaan Indonesia (DPD APKI) Provinsi NTB, Mohammad Akhwan, ST., MM. hadir disela-sela proses rekrutmen volunteer di Pertamina Mandalika International Circuit pekan lalu (26/8/2026).

Disnaker 2
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengawas Ketenagakerjaan Indonesia (DPD APKI) Provinsi NTB, Mohammad Akhwan (kanan) berbincang bersama Direktur Komersial MGPA, Poppy Senduk (kiri), dan Human Capital & General Affair SPV MGPA, Nurjanah Firdaus Dewi (tengah) di sela-sela proses rekrutment volunteer pekan lalu (26/8/2026). 

Keterlibatan Disnaker NTB dan DPD APKI NTB menempatkan aspek keselamatan dan perlindungan kerja sebagai salah satu perhatian dalam pengelolaan volunteer. Fasilitasi dan koordinasi dilakukan terutama dalam kaitannya dengan aspek ketenagakerjaan serta kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, sehingga volunteer memperoleh perlindungan terhadap risiko yang dapat muncul selama menjalankan tugas sesuai periode penugasannya.

Bagi penyelenggaraan event olahraga internasional dengan aktivitas yang sangat dinamis, perlindungan tersebut menjadi penting. Volunteer akan ditempatkan di berbagai area dan bidang kerja, mulai dari kawasan sirkuit hingga area penonton dan fasilitas pendukung. Mereka juga tidak hanya bekerja ketika balapan berlangsung, tetapi dapat terlibat dalam rangkaian persiapan dan pelaksanaan event sesuai kebutuhan masing-masing divisi.

Karena itu, keselamatan kerja menjadi bagian yang perlu dipersiapkan sejak volunteer mulai direkrut hingga mereka menyelesaikan masa penugasan.

Disnaker dan APKI Dorong Aspek Keselamatan

Peran Disnaker NTB dalam program volunteer diarahkan pada fasilitasi dan koordinasi terkait aspek ketenagakerjaan serta perlindungan bagi volunteer. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah koordinasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara itu, dukungan DPD APKI NTB memperkuat perhatian terhadap aspek pengawasan dan keselamatan ketenagakerjaan dalam pelaksanaan kegiatan.

Keduanya menjadi bagian dari upaya memastikan keterlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan MotoGP tidak hanya dilihat dari sisi pemenuhan kebutuhan tenaga pendukung, tetapi juga dari sisi perlindungan selama mereka menjalankan tugas.

Dalam event dengan skala internasional seperti Pertamina Grand Prix of Indonesia, volunteer dapat menghadapi kondisi kerja yang beragam. Beberapa bertugas di area dengan mobilitas tinggi, sebagian berinteraksi langsung dengan ribuan penonton, sementara lainnya bekerja di area operasional yang memiliki kebutuhan teknis tertentu.

Kondisi tersebut membuat pemahaman mengenai keselamatan dan prosedur kerja menjadi penting.

volunteer
Proses rekrutmen calon volunteer untuk event Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Keselamatan Kerja

Volunteer terpilih memperoleh perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan, berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) selama masa penugasan sesuai dengan periode kepesertaan yang didaftarkan oleh MGPA

Jaminan keselamatan kerja tersebut berlaku selama volunteer aktif menjalankan tugas dalam rangkaian kegiatan yang telah ditetapkan. Dengan demikian, periode perlindungan berkaitan langsung dengan periode penugasan dan kepesertaan yang didaftarkan oleh MGPA.

Hal ini penting dipahami oleh setiap volunteer sejak awal. Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan diberikan sesuai periode yang ditetapkan, sehingga volunteer perlu mengetahui masa aktif penugasan dan ketentuan perlindungan yang berlaku selama menjalankan tugas.

Keberadaan jaminan tersebut memberikan lapisan perlindungan terhadap risiko yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas. Sementara dari sisi penyelenggara, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan menjadi salah satu bagian dari pengelolaan volunteer yang memperhatikan aspek keselamatan dan perlindungan.

2.200 Volunteer untuk Sembilan Bidang

MGPA telah melaksanakan rekrutmen sebanyak 2.200 volunteer melalui program yang ditujukan bagi masyarakat NTB. Rekrutmen telah dilaksanakan melalui mekanisme walk-in interview pada 24–31 Agustus 2026 lalu di Dining Hall Pertamina Mandalika International Circuit, mulai pukul 08.00 - 15.00 WITA, dan tanpa dipungut biaya.

Volunteer
Ratusan calon volunteer mengantre pada proses seleksi di Pertamina Mandalika International Circuit.

Kesempatan tersebut diperuntukkan bagi Warga Negara Indonesia. Sebelumnya, sosialisasi juga dilakukan kepada masyarakat di 23 desa yang berada di sekitar Pertamina Mandalika International Circuit. Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Para volunteer nantinya ditempatkan pada sembilan bidang utama, yakni Marshal, Crowd Control, Security/Steward, Waste Management, Cleaning Service, Media Center, Ticketing, Hospitality, dan Administration.

Marshal berkaitan dengan dukungan terhadap keselamatan dan kelancaran aktivitas di area sirkuit. Crowd Control bertugas mendukung pengaturan penonton, sementara Security/Steward membantu menjaga keamanan dan ketertiban.

Di sisi lain, Waste Management dan Cleaning Service berhubungan dengan pengelolaan kebersihan lingkungan. Media Center mendukung kebutuhan operasional media, sedangkan Ticketing dan Hospitality berinteraksi dengan penonton, tamu, serta stakeholder. Administration mendukung berbagai kebutuhan administrasi dan operasional penyelenggaraan.

Perbedaan karakter pekerjaan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa keselamatan dan perlindungan kerja perlu menjadi bagian dari persiapan volunteer.

Pembekalan bagi Volunteer

Setelah dinyatakan terpilih, volunteer akan dimasukkan ke dalam grup resmi sesuai dengan divisi masing-masing sebelum mengikuti proses pembekalan.

Pembekalan diberikan untuk memastikan setiap volunteer memahami tugas, tanggung jawab, prosedur operasional, serta aspek keselamatan dan keamanan sebelum menjalankan pekerjaan di lapangan.

Materi pembekalan mencakup standar pelayanan, komunikasi, keselamatan dan keamanan, prosedur operasional serta penanganan situasi yang mungkin terjadi selama event. Untuk bidang tertentu, pembekalan disesuaikan dengan kebutuhan teknis masing-masing.

Dengan pembekalan tersebut, volunteer tidak hanya mengetahui apa yang harus dilakukan, tetapi juga memahami bagaimana menjalankan tugas secara aman dan sesuai prosedur.

Aspek pencegahan ini menjadi bagian penting dari perlindungan keselamatan kerja. Sementara perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan memberikan jaminan ketika terjadi risiko sesuai cakupan program dan periode kepesertaan.

Dengan demikian, perlindungan volunteer berjalan melalui dua sisi, yakni upaya preventif melalui pembekalan dan penerapan prosedur keselamatan, serta perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan selama masa penugasan.

Setelah menyelesaikan tugas, volunteer juga mendapatkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan mereka dalam penyelenggaraan event internasional.

Selain itu, volunteer memperoleh honor perbantuan harian dan konsumsi makanan serta minuman selama masa penugasan, disertai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan berupa JKK dan JKM sesuai periode kepesertaan yang didaftarkan.

Volunteer
Tim MGPA dan jajaran DPD APKI NTB berpose bersama para calon volunteer di Pertamina Mandalika International Circuit pekan lalu.

Perlindungan bagian dari Tata Kelola Event

Dengan jumlah volunteer mencapai 2.200 orang, pengelolaan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam persiapan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Namun, keberhasilan program volunteer tidak hanya ditentukan oleh terpenuhinya kebutuhan personel. Persiapan, pembekalan, penempatan, pengawasan, hingga perlindungan selama menjalankan tugas menjadi rangkaian yang tidak dapat dipisahkan.

Dalam konteks inilah dukungan Disnaker NTB dan DPD APKI NTB memiliki arti penting. Koordinasi di bidang ketenagakerjaan dan perhatian terhadap aspek keselamatan memberikan kerangka perlindungan bagi masyarakat yang mengambil bagian dalam event tersebut.

Keterlibatan pemerintah daerah dan unsur pengawasan ketenagakerjaan juga menunjukkan bahwa penyelenggaraan event internasional perlu berjalan seiring dengan perhatian terhadap keselamatan orang-orang yang bekerja di balik layar.

Volunteer bukan sekadar tenaga tambahan untuk memenuhi kebutuhan operasional. Mereka merupakan bagian dari sumber daya manusia yang menjalankan fungsi tertentu dan bertanggung jawab terhadap kelancaran event. Karena itu, perlindungan selama masa penugasan menjadi bagian penting dari tata kelola program.

Disnaker
Petugas Crowd Control yang mengenakan rompi warna biru merupakan volunteer yang saat ini bertugas di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sebelumnya, mereka adalah calon volunteer yang direkrut MGPA pada 2025 tahun lalu, kini dilibatkan kembali untuk mengatur antrean calon volunteer untuk Pertamina Grand Prix Indonesia 2026.

Membangun SDM Lokal

Lebih jauh, program volunteer Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 memiliki potensi untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat NTB.

Keterlibatan masyarakat dari 23 desa sekitar sirkuit memberikan peluang untuk membangun pengalaman dan kompetensi lokal dalam industri event dan pariwisata.

Volunteer yang memperoleh pengalaman dalam pelayanan, hospitality, pengelolaan venue, keamanan, administrasi, media, maupun pengaturan penonton dapat membawa pengetahuan tersebut ke berbagai kesempatan lain setelah event selesai.

Evaluasi kinerja juga akan dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan kapabilitas, etika, disiplin, kemampuan pelayanan dan hospitality. Volunteer yang menunjukkan kinerja baik memiliki peluang untuk kembali dilibatkan dalam event MGPA berikutnya sesuai kebutuhan dan kesempatan yang tersedia.

Dengan demikian, program volunteer tidak hanya menjadi solusi kebutuhan tenaga pendukung untuk MotoGP 2026. Program ini juga dapat menjadi bagian dari proses pembentukan sumber daya manusia lokal yang lebih siap menghadapi industri event internasional.

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tidak hanya tentang persaingan para pebalap di lintasan Pertamina Mandalika International Circuit. Di baliknya terdapat ribuan orang yang memastikan seluruh rangkaian penyelenggaraan berjalan aman, tertib dan lancar.

Dukungan pemerintah

Dukungan Disnaker NTB dan DPD APKI NTB, koordinasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, pembekalan keselamatan, serta penerapan prosedur kerja menjadi bagian penting untuk memastikan mereka dapat menjalankan tanggung jawab dengan perlindungan yang memadai selama masa penugasan.

Keterlibatan masyarakat lokal dalam event MotoGP bukan hanya tentang jumlah tenaga yang dapat dikerahkan. Lebih dari itu, pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses membangun sumber daya manusia yang mampu tumbuh bersama perkembangan kawasan dan industri pariwisata serta event internasional.

Di tengah sorotan dunia terhadap aksi para pebalap di lintasan, para volunteer akan bekerja di balik layar untuk memastikan setiap bagian dari event berjalan sebagaimana mestinya. Dan di balik pekerjaan tersebut, keselamatan serta perlindungan mereka menjadi salah satu fondasi penting dalam menghadirkan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sebagai event internasional yang tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga memperhatikan masyarakat yang menjadi bagian di dalamnya. (MGPA)

Share
img-single

ARRIVE AND DRIVE

Ready to feel the adrenaline?Take on the track with Agya GR Arrive & Drive at Pertamina Mandalika International Circuit!Whether you want to take the wheel yourself or sit back and enjoy the ride, we've got you covered with our Toyota Agya GR Taxi Ride and Arrive & Drive programs.

img-tmb-1

ARRIVE AND DRIVE

img-tmb-2

MANDALIKA TRACK EXPERIENCE

img-tmb-3

MANDALIKA RACING EXPERIENCE (RADICAL)

img-tmb-4

MANDALIKA ARRIVE AND DRIVE (+TAXI RIDE)

img-tmb-5

LAMPAQ AT CIRCUIT

img-tmb-6

MANDALIKA TRACK DAY (4 WHEELS)

img-tmb-7

MANDALIKA TRACK DAY ( 2 WHEELS)

Related News
img-event-right-1

GT WORLD CHALLENGE ASIA

GT WORLD CHALLENGE ASIA

BUY NOW
img-event-right-3

JDM Fun Day

JDM (Japan Domestic Market) Fun Day is the biggest Japanese Car Community meet up in Indonesia. Followed by 85 high-performance JDM cars, this event initiated by the JDM community is conducted in a Time Attack format. JDM Funday Time Attack is divided into 3 classes according to car specifications: standard, street, and race. Racers from various backgrounds, including non-experienced drivers, experienced drivers, and professionals, have the opportunity to compete.

BOOK NOW
footer-bg