September, 15 2026
Category: NON MOTOSPORT
Mataram, 14 September 2026 — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama sejumlah pemangku kepentingan terus mematangkan berbagai persiapan untuk menyambut gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah.
Berbagai aspek strategis mulai dari kedatangan tamu dan penonton, layanan imigrasi, konektivitas penerbangan, kesiapan medis, transportasi, infrastruktur jalan, akomodasi, hingga promosi tiket dan pengelolaan volunteer menjadi perhatian dalam Rapat Koordinasi (rakor) Progres Persiapan MotoGP 2026 tingkat Provinsi NTB yang berlangsung di Kota Mataram, Senin (14/9/2026).
Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Iqbal Muhamad, menjelaskan, "Kami mendengarkan mengenai laporan persiapan event dari Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia, Pak Troy Reza Warokka, yang menyampaikan semua persiapannya dengan baik. Kemudian Pak Kapolda NTB juga menyampaikan persiapan di aspek-aspek keamanan, dan dari Kantor angkasa pura menyampaikan mengenai masalah kesiapan penerbangan."
Rakor tersebut menjadi bagian penting dari konsolidasi lintas sektor untuk memastikan penyelenggaraan MotoGP 2026 tidak hanya berjalan aman dan lancar dari sisi balapan, tetapi juga memberikan pelayanan optimal kepada penonton, wisatawan, tim balap, ofisial, media, serta tamu undangan yang datang ke NTB.
"Intinya adalah persiapan terus mengalami kemajuan dan hanya beberapa isu-isu yang minor yang masih menjadi target kita dan kita harapkan bisa kita selesaikan secara tuntas tiga hari ke depan. Dan harapan kita semua bahwa MotoGP 2026 kali ini bisa menjadi MotoGP yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, lebih banyak dihadiri oleh penonton dan juga peningkatan-peningkatan kegiatan sosial, dan yang jelas lebih banyak pelibatan masyarakat dibandingkan yang sebelumnya," jelas Lalu Muhamad Iqbal.
Rencana Kehadiran Presiden RI
Salah satu perhatian utama dalam rakor adalah adanya arahan dari Gubernur NTB mengenai kemungkinan kehadiran langsung Presiden Republik Indonesia pada pelaksanaan MotoGP 2026.
Dalam koordinasi tersebut, penyelenggaraan MotoGP 2026 diasumsikan akan dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Dengan demikian, seluruh unsur terkait diminta mempersiapkan aspek pelayanan, keamanan, mobilitas, hingga protokol secara lebih matang.
Kehadiran Presiden RI sekaligus menjadi momentum penting untuk menunjukkan kesiapan NTB sebagai salah satu destinasi sport tourism unggulan Indonesia serta tuan rumah ajang olahraga otomotif berkelas dunia.
Imigrasi Siapkan Layanan Check-in On-board
Dari sektor keimigrasian, Kantor Imigrasi Wilayah NTB menyiapkan pendekatan pelayanan yang lebih proaktif untuk mendukung kelancaran kedatangan peserta dan tamu MotoGP.
Imigrasi akan melakukan check-in on-board atau pelayanan jemput bola bagi penumpang yang datang menggunakan charter flight maupun penerbangan komersial yang dibooking oleh Dorna.
Skema tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemeriksaan keimigrasian sekaligus mengurangi antrean pada saat terjadi peningkatan jumlah kedatangan penumpang di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM).
Langkah ini menjadi penting mengingat periode penyelenggaraan MotoGP diperkirakan akan meningkatkan mobilitas penonton dan wisatawan menuju Lombok dan NTB.
Penambahan Penerbangan
Keterbatasan ketersediaan tiket pesawat juga menjadi salah satu isu yang dibahas dalam rakor. Untuk mengantisipasi tingginya permintaan selama periode MotoGP, diperlukan langkah untuk menambah kapasitas penerbangan menuju NTB.
Salah satu opsi yang didorong adalah penambahan penerbangan maupun penggunaan pesawat berbadan lebar atau wide-body aircraft . Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas angkut penumpang tanpa harus bergantung sepenuhnya pada penambahan frekuensi penerbangan.
Selain itu, daerah-daerah yang memiliki penerbangan langsung menuju Lombok juga diarahkan untuk membuat program tiket promo. Langkah ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak wisatawan dan penonton MotoGP dari berbagai daerah untuk datang langsung ke NTB.
Konektivitas dari wilayah yang memiliki direct flight seperti Kalimantan Timur, Bali, dan wilayah lain menjadi salah satu potensi yang perlu dioptimalkan melalui program promosi dan penawaran tiket.
Kesiapan Medis RSUP NTB
Dari aspek kesehatan, kesiapan fasilitas medis juga terus dimatangkan. RSU Provinsi NTB dilaporkan telah mencapai tingkat kesiapan sekitar 90 persen, dengan beberapa tahapan yang masih harus diselesaikan berupa verifikasi personel dan peralatan.
Kesiapan medis menjadi salah satu komponen vital dalam penyelenggaraan MotoGP karena event berskala internasional membutuhkan sistem penanganan medis yang cepat, terintegrasi, dan mampu merespons berbagai kemungkinan kondisi darurat.
Untuk memastikan kesiapan tersebut, gladi simulasi medis akan dilaksanakan pada 6 - 8 Oktober 2026, beberapa hari sebelum rangkaian utama MotoGP berlangsung.
Seluruh pembiayaan kegiatan kesiapan dan simulasi medis tersebut akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi NTB. Dengan demikian, seluruh unsur medis diharapkan dapat memastikan prosedur, personel, peralatan, jalur evakuasi, serta koordinasi antarfasilitas kesehatan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Satu Helikopter Disiagakan di BIZAM
Dari sisi keamanan dan pengawasan udara, Pemerintah Provinsi NTB juga akan menyediakan satu unit helikopter standby di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM).
Helikopter tersebut akan mendukung kebutuhan patroli udara TNI/Polri selama pelaksanaan MotoGP 2026. Keberadaan dukungan udara ini diharapkan memperkuat sistem pengamanan, khususnya dalam mengawasi pergerakan massa dan situasi di sejumlah titik strategis selama event berlangsung.
Pengamanan udara menjadi bagian dari sistem pengamanan terpadu yang melibatkan berbagai unsur, terutama mengingat MotoGP akan menarik konsentrasi massa dalam jumlah besar di kawasan Mandalika dan sejumlah wilayah pendukung.
Shuttle Bus Ditambah 42 Unit
Aspek transportasi darat juga menjadi salah satu fokus utama dalam persiapan MotoGP 2026. Untuk mendukung mobilitas penonton dan masyarakat, alokasi shuttle bus akan ditambah sebanyak 42 unit.
Penambahan armada tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas layanan transportasi menuju dan dari kawasan sirkuit. Sistem shuttle menjadi bagian penting dalam pengaturan arus penonton, terutama untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas di sekitar kawasan Mandalika.
Selain transportasi, kondisi infrastruktur jalan juga menjadi perhatian. Pemerintah menargetkan perbaikan jalan provinsi yang mengalami kerusakan dapat diselesaikan paling lambat H-7 MotoGP.
Dengan target tersebut, pekerjaan perbaikan diharapkan tidak mengganggu mobilitas masyarakat dan wisatawan saat memasuki periode puncak kedatangan penonton.
Penataan Harga Hotel Fokus Ring 2 dan Ring 3
Persoalan harga akomodasi juga menjadi bagian dari evaluasi penyelenggaraan MotoGP. Dalam rakor disampaikan bahwa peraturan gubernur yang sebelumnya menjadi penyebab persoalan overpricing telah dicabut.
Untuk penyelenggaraan tahun ini, penyelarasan harga hotel akan difokuskan pada wilayah Ring 2 dan Ring 3. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menciptakan struktur harga akomodasi yang lebih wajar sekaligus menjaga daya tarik NTB sebagai destinasi wisata selama periode MotoGP.
Sementara itu, penyelarasan harga secara lebih menyeluruh untuk tahun-tahun berikutnya, termasuk 2027, akan dilakukan setelah penyelenggaraan MotoGP 2026 selesai.
"Terkait Pergub Nomor 9 Tahun 2022, Pemerintah Provinsi NTB resmi mencabut Pergub tersebut untuk menata ulang tarif akomodasi secara lebih transparan. Hal itu sudah kita evaluasi bersama dengan pelaku pariwisata juga dan kita sampai pada kesimpulan tidak diperlukan lagi. Pergub itu dulu dibuat untuk memberikan ruang justifikasi bagi salah satunya adalah bagi kalangan hotel untuk bisa menaikkan harga, karena pada saat itu kan hanya sekali event setiap tahun. Jadi memang sudah tidak lagi ada kebutuhan untuk memiliki perbup itu dan justru supaya tidak dijadikan justifikasi untuk overpricing," jelas Lalu Muhamad Iqbal.
Evaluasi pascaevent diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih komprehensif terkait tata kelola akomodasi dan harga kamar pada periode penyelenggaraan event internasional.
Promo Tiket untuk ASN dan Pemerintah Daerah
Untuk memperluas basis penonton domestik, Gubernur NTB juga akan menyiapkan special price tiket MotoGP bagi gubernur dan pegawai negeri sipil (PNS).
Penawaran tersebut tetap bersifat berbayar, namun diberikan dengan skema harga khusus. Program ini terutama akan diarahkan kepada daerah-daerah yang memiliki penerbangan langsung menuju NTB, seperti Kalimantan Timur, Bali, dan NTB.
Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen promosi untuk meningkatkan kunjungan penonton domestik sekaligus mengoptimalkan konektivitas udara yang telah tersedia.
Selain menjadi strategi penjualan tiket, pendekatan tersebut juga dapat mendorong pemerintah daerah dan aparatur sipil negara dari berbagai wilayah untuk ikut merasakan pengalaman menyaksikan langsung salah satu ajang motorsport terbesar di dunia.
Rekrutmen Volunteer Dibuka Lebih Luas
Persiapan MotoGP 2026 juga memberikan perhatian terhadap keterlibatan masyarakat melalui program volunteer. Rekrutmen volunteer akan dibuka secara lebih luas dan tidak hanya terbatas bagi masyarakat di sekitar kawasan Mandalika. Pendekatan ini memberikan kesempatan kepada masyarakat dari berbagai wilayah untuk terlibat langsung dalam penyelenggaraan event internasional.
Selain kebutuhan operasional event, program volunteer juga diarahkan untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi peserta melalui pengembangan portofolio dan pengalaman profesional.
Dalam rangka memperkuat program tersebut, ITDC dan MGPA akan mengundang Gubernur NTB dalam sesi coaching volunteer. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus memperkuat pemahaman para volunteer mengenai peran mereka dalam mendukung penyelenggaraan event berskala internasional.
Keterlibatan volunteer juga menjadi bagian dari upaya menjadikan MotoGP tidak hanya sebagai tontonan olahraga, tetapi sebagai ruang pengembangan sumber daya manusia lokal.
Opening Ceremony
Pemerintah Provinsi NTB menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai kegiatan promosi Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Dukungan tersebut mencakup kegiatan promosi untuk meningkatkan awareness masyarakat serta mendorong penjualan tiket menjelang pelaksanaan event.
Sementara itu, untuk persiapan opening ceremony, venue latihan akan menggunakan skema seperti yang diterapkan pada penyelenggaraan tahun 2025. Pola tersebut diharapkan dapat memudahkan koordinasi dan memastikan seluruh persiapan pertunjukan pembukaan berjalan sesuai rencana.
Opening ceremony sendiri menjadi salah satu elemen penting dalam membangun atmosfer MotoGP sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan kreativitas Indonesia kepada penonton internasional.
Nobar MotoGP
Menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, ITDC dan MGPA juga diminta segera berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pariwisata NTB untuk menentukan venue nonton bareng (nobar) MotoGP Jepang yang akan berlangsung pada 4 Oktober 2026.
Kegiatan nobar tersebut dapat menjadi salah satu momentum promosi terakhir sebelum masyarakat dan wisatawan memasuki periode pelaksanaan MotoGP Indonesia.
Pemilihan venue di Mataram akan menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan tersebut dapat menarik perhatian masyarakat sekaligus menjadi ruang promosi Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Nobar MotoGP Jepang juga dapat dimanfaatkan untuk membangun antusiasme publik, memperkenalkan agenda MotoGP Indonesia, serta mendorong calon penonton untuk segera membeli tiket dan merencanakan perjalanan menuju Mandalika.
Konsolidasi Lintas Sektor Diperkuat
Berbagai pembahasan dalam rakor MotoGP 2026 menunjukkan bahwa kesiapan penyelenggaraan tidak hanya bertumpu pada kesiapan sirkuit dan aspek balapan. Kesuksesan event juga sangat ditentukan oleh kesiapan ekosistem pendukung, mulai dari akses penerbangan, imigrasi, kesehatan, keamanan, transportasi, jalan, hotel, promosi hingga keterlibatan masyarakat.
Troy Reza Warokka selaku Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia menjelaskan, “Tingkat persiapan sudah 80 persen. Sekarang pengerjaan sirkuit, perbaikan-perbaikan terus dikebut, termasuk yang paling penting adalah track painting yang sedang dikerjakan. Fasilitas-fasilitas lain untuk berprogres, termasuk perbaikan grandstand, termasuk pengadaan sarana baru seperti storage, kemudian juga ada lounge, ada garasi, common garage, dan juga hal-hal lain termasuk kelistrikan. Semua dipersiapkan dan sudah selesai.
Terkait akomodasi, Troy menambahkan, “Termasuk akomodasi di wilayah Mandalika, kita tambah dengan adanya Sade Social Club yang akan diresmikan di bulan Juni yang sudah bisa menambah daripada fungsi akomodasi, termasuk dengan adanya camping ground dan camper van .”
“Terkait dengan pengamanan, kami percayakan berkoordinasi dengan Polda dan TNI, dan untuk pintu masuk tentunya kita kerja sama dengan Injourney Airport, memastikan penonton yang masuk ke Lombok,” jelas Troy.
Dengan waktu menuju pelaksanaan yang semakin dekat, koordinasi lintas sektor menjadi semakin penting. Setiap kementerian, lembaga, pemerintah daerah, aparat keamanan, operator transportasi, pelaku usaha pariwisata, ITDC, MGPA, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat menjalankan peran masing-masing secara terintegrasi.
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 bukan hanya menjadi agenda olahraga internasional, tetapi juga momentum untuk memperkuat citra NTB sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.
Dengan sejumlah persiapan yang kini memasuki tahap akhir, NTB diarahkan untuk memastikan setiap aspek pelayanan dan infrastruktur siap menyambut kedatangan ribuan penonton, wisatawan, pembalap, tim, ofisial, media, serta tamu internasional yang akan hadir di Mandalika pada 9–11 Oktober 2026. (MGPA)
ARRIVE AND DRIVE
Ready to feel the adrenaline?Take on the track with Agya GR Arrive & Drive at Pertamina Mandalika International Circuit!Whether you want to take the wheel yourself or sit back and enjoy the ride, we've got you covered with our Toyota Agya GR Taxi Ride and Arrive & Drive programs.
JDM Fun Day
JDM (Japan Domestic Market) Fun Day is the biggest Japanese Car Community meet up in Indonesia. Followed by 85 high-performance JDM cars, this event initiated by the JDM community is conducted in a Time Attack format. JDM Funday Time Attack is divided into 3 classes according to car specifications: standard, street, and race. Racers from various backgrounds, including non-experienced drivers, experienced drivers, and professionals, have the opportunity to compete.
BOOK NOW