September, 17 2026

Category: NON MOTOSPORT

Tradisi Betabeq untuk Menyambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

The Mandalika, 16 September 2026 — Menjelang penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat, persiapan tidak hanya dilakukan dari sisi teknis dan operasional. Penyelenggara bersama pemerintah daerah juga mengedepankan pendekatan sosial dan budaya melalui tradisi betabeq, sebuah tradisi masyarakat Lombok untuk meminta izin, doa, dan restu sebelum menyelenggarakan kegiatan besar.

Betabeq
Betabeq menyambut Pertamina Grand Prix of Indonesia dihadiri oleh Kegiatan dihadiri Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal, Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri, Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia Troy Reza Warokka, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ananda Mikola, jajaran pimpinan dan karyawann Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA), para ulama dan tokoh agama di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, serta tokoh masyarakat di sekitar kawasan The Mandalika, Rabu (16/9/2026).

Tradisi tersebut dilaksanakan di Pertamina Mandalika International Circuit pada Rabu malam, 16 September 2026, sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026.

Kegiatan dihadiri Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal, Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri, Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia Troy Reza Warokka, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ananda Mikola, General Manager The Mandalika I Made Pari Wijaya, jajaran Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), jajaran MGPA, para ulama dan tokoh agama di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, serta tokoh masyarakat di sekitar kawasan tersebut.

Rangkaian kegiatan berlangsung melalui sambutan, pembacaan doa, dan tumpengan. Meskipun sederhana, prosesi tersebut memiliki makna penting bagi penyelenggaraan sebuah kegiatan internasional yang berlangsung di tengah kehidupan masyarakat setempat.

Betabeq merupakan tradisi yang mengandung nilai penghormatan terhadap masyarakat dan lingkungan sosial tempat sebuah kegiatan dilaksanakan. Melalui tradisi ini, penyelenggara menyampaikan maksud penyelenggaraan kegiatan sekaligus memohon izin dan doa agar seluruh rangkaian acara berlangsung aman, lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bagi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, tradisi tersebut tidak semata-mata merupakan bagian dari kegiatan seremonial. Betabeq dipandang sebagai salah satu bentuk kearifan lokal yang perlu dipertahankan dan dapat diintegrasikan dalam penyelenggaraan berbagai kegiatan besar di daerah, termasuk event olahraga internasional seperti MotoGP.

Menempatkan Budaya Lokal dalam Event Internasional

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memandang pentingnya mempertahankan tradisi lokal di tengah semakin banyaknya kegiatan berskala nasional dan internasional yang diselenggarakan di daerah tersebut.

Penyelenggaraan kegiatan internasional tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, pariwisata, infrastruktur, dan promosi daerah, tetapi juga perlu memperhatikan nilai sosial dan budaya masyarakat setempat.

Doa
Secara khidmat, dalam Betabeq pada Rabu malam (16/9/2026) dilakukan pembacaan doa oleh ulama dan masyarakat sekitar kawasan The Mandalika agar penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia berjalan lancar dan sukses.

Dalam konteks MotoGP, betabeq menjadi salah satu bentuk penghormatan kepada masyarakat yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan event internasional tersebut. Pemerintah daerah mendorong agar tradisi tersebut dapat menjadi bagian dari setiap kegiatan besar yang berlangsung di NTB.

Betabeq dipahami sebagai tradisi untuk meminta izin dan doa restu kepada masyarakat, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Tradisi tersebut dinilai penting karena setiap kegiatan besar yang dilaksanakan di daerah perlu tetap menghormati masyarakat dan budaya setempat.

Keberadaan MotoGP di Mandalika juga memberikan kesempatan bagi NTB untuk memperkenalkan lebih luas potensi daerah, termasuk kebudayaan masyarakat Lombok.

Karena itu, penyelenggaraan MotoGP tidak semestinya hanya dipahami sebagai agenda olahraga internasional. Event tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan identitas daerah kepada masyarakat nasional maupun internasional.

Ketika menerima tamu dari berbagai negara, NTB tidak hanya memiliki kesempatan untuk menunjukkan sirkuit dan penyelenggaraan balapan, tetapi juga memperkenalkan budaya serta nilai-nilai masyarakat setempat. Dalam konteks tersebut, betabeq menjadi salah satu bentuk penghormatan sekaligus sarana untuk memperkenalkan kearifan lokal.

Betabeq menempatkan masyarakat lokal sebagai bagian dari penyelenggaraan event, bukan sekadar sebagai pihak yang berada di sekitar lokasi kegiatan. Kehadiran masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dalam prosesi betabeq juga menunjukkan adanya komunikasi antara penyelenggara dengan lingkungan sosial di sekitar KEK Mandalika.

Hal tersebut menjadi penting karena penyelenggaraan MotoGP melibatkan berbagai unsur dan memberikan dampak terhadap aktivitas masyarakat di sekitar kawasan. Kehadiran ribuan penonton, pembalap, kru, pekerja, media, dan wisatawan selama penyelenggaraan event turut meningkatkan aktivitas ekonomi dan sosial di kawasan Mandalika dan sekitarnya.

Memohon Dukungan Masyarakat

Penyelenggara Pertamina Grand Prix of Indonesia memandang betabeq sebagai bagian dari upaya untuk meminta doa dan dukungan masyarakat menjelang pelaksanaan MotoGP.

Keberhasilan sebuah event internasional tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknis penyelenggara, tetapi juga membutuhkan dukungan dari masyarakat yang berada di sekitar lokasi kegiatan. Melalui betabeq, penyelenggara memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar penyelenggaraan MotoGP Indonesia dapat berlangsung dengan baik.

Masyarakat merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia. Karena itu, komunikasi dan sinergi dengan masyarakat lingkar Mandalika perlu terus diperkuat.

Dalam penyelenggaraan event berskala internasional, masyarakat setempat memiliki posisi yang strategis. Mereka tidak hanya menjadi bagian dari lingkungan tempat kegiatan berlangsung, tetapi juga berinteraksi langsung dengan wisatawan dan pengunjung yang datang ke Mandalika.

Pelaksanaan betabeq sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap tradisi masyarakat Lombok. Selain untuk meminta doa dan restu, kegiatan tersebut dipandang sebagai bagian dari upaya menjaga dan melestarikan tradisi masyarakat Lombok.

Betabeq
Betabeq merupakan simbol kearifan lokal berupa dukungan masyarakat sekitar dan hubungan baik dengan lingkungan di kawasan The Mandalika yang menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

MotoGP merupakan event internasional, tetapi pelaksanaannya berlangsung di Lombok sehingga penyelenggara perlu tetap menghormati budaya dan masyarakat setempat. Dengan demikian, penyelenggaraan event olahraga internasional dapat berjalan beriringan dengan nilai-nilai sosial dan budaya yang hidup di tengah masyarakat.

Penyelenggaraan MotoGP di Mandalika juga memiliki dimensi yang lebih luas daripada sekadar kegiatan olahraga. Event tersebut menjadi bagian dari pengembangan kawasan pariwisata sekaligus sarana memperkenalkan Lombok kepada dunia. Dalam konteks itu, budaya lokal dapat menjadi bagian dari pengalaman yang diperoleh masyarakat dan wisatawan ketika berada di Mandalika.

Sementara itu, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) memandang pelaksanaan betabeq sebagai bagian penting dalam rangkaian persiapan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Penyelenggaraan MotoGP di Mandalika tidak hanya berkaitan dengan kesiapan sirkuit dan aspek teknis perlombaan. Dukungan masyarakat dan hubungan yang baik dengan lingkungan sekitar juga menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan event internasional tersebut.

Betabeq merupakan bagian dari tradisi masyarakat Lombok. Sebelum melaksanakan kegiatan besar, tradisi tersebut dilakukan untuk meminta izin dan memohon doa restu kepada masyarakat, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Sebagai pengelola Pertamina Mandalika International Circuit, MGPA memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh persiapan penyelenggaraan berjalan dengan baik. Namun, tanggung jawab tersebut tidak dapat dilaksanakan secara terpisah dari dukungan pemerintah daerah dan masyarakat sekitar.

Bagi MGPA, betabeq bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk penghormatan kepada masyarakat yang menjadi tuan rumah MotoGP. Dukungan seluruh masyarakat diharapkan dapat membantu memastikan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 berlangsung aman, lancar, dan sukses.

Pelaksanaan betabeq memperlihatkan bahwa persiapan menuju sebuah event internasional tidak hanya berlangsung di lintasan. Di tengah persiapan teknis, kesiapan fasilitas, pengamanan, pelayanan penonton, dan berbagai kebutuhan operasional lainnya, terdapat pula upaya untuk membangun hubungan dengan masyarakat melalui pendekatan budaya.

Di kawasan The Mandalika, tradisi betabeq menjadi bagian dari cara masyarakat dan penyelenggara menyambut sebuah agenda global. MotoGP hadir sebagai kompetisi olahraga dunia, tetapi penyelenggaraannya tetap berpijak pada ruang sosial dan budaya tempat event tersebut berlangsung.

Tradisi betabeq menjadi jembatan antara agenda internasional dan kearifan lokal. Tradisi tersebut tidak hanya menjadi pembuka rangkaian persiapan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 turut membutuhkan keterlibatan, penghormatan, dan dukungan dari masyarakat Lombok sebagai tuan rumah. (MGPA)

Share
img-single

ARRIVE AND DRIVE

Ready to feel the adrenaline?Take on the track with Agya GR Arrive & Drive at Pertamina Mandalika International Circuit!Whether you want to take the wheel yourself or sit back and enjoy the ride, we've got you covered with our Toyota Agya GR Taxi Ride and Arrive & Drive programs.

img-tmb-1

ARRIVE AND DRIVE

img-tmb-2

MANDALIKA TRACK EXPERIENCE

img-tmb-3

MANDALIKA RACING EXPERIENCE (RADICAL)

img-tmb-4

MANDALIKA ARRIVE AND DRIVE (+TAXI RIDE)

img-tmb-5

LAMPAQ AT CIRCUIT

img-tmb-6

MANDALIKA TRACK DAY (4 WHEELS)

img-tmb-7

MANDALIKA TRACK DAY ( 2 WHEELS)

Related News
img-event-right-1

GT WORLD CHALLENGE ASIA

GT WORLD CHALLENGE ASIA

BUY NOW
img-event-right-3

JDM Fun Day

JDM (Japan Domestic Market) Fun Day is the biggest Japanese Car Community meet up in Indonesia. Followed by 85 high-performance JDM cars, this event initiated by the JDM community is conducted in a Time Attack format. JDM Funday Time Attack is divided into 3 classes according to car specifications: standard, street, and race. Racers from various backgrounds, including non-experienced drivers, experienced drivers, and professionals, have the opportunity to compete.

BOOK NOW
footer-bg