October, 04 2026
Category: R 2 MOTOSPORT
Motegi, Jepang, 4 Oktober 2026 — Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) menutup MotoGP Jepang 2026 dengan kemenangan sempurna setelah memenangi balapan utama di Mobility Resort Motegi, Minggu (4/10/2026). Kemenangan ke-79 sepanjang kariernya di MotoGP itu sekaligus memangkas jaraknya dengan pemimpin klasemen Jorge Martin (Aprilia Racing) menjadi hanya dua poin menjelang seri berikutnya di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok.
Martin tetap memimpin klasemen dengan 333 poin, sementara Marquez kini mengoleksi 331 poin. Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) berada di posisi ketiga dengan selisih 49 poin dari Martin. Persaingan perebutan gelar pun semakin ketat menjelang MotoGP Indonesia.
Balapan sepanjang 24 lap tersebut diawali dengan pertarungan pemilihan ban belakang. Setelah mencoba berbagai opsi sepanjang akhir pekan, hampir seluruh pembalap akhirnya menggunakan ban belakang Michelin kompon hard. Keputusan itu menjadi tantangan tersendiri karena para pembalap hanya memiliki sedikit kesempatan mengumpulkan data dengan kompon tersebut sebelum balapan utama.
Dari pole position, Martin melakukan start dengan baik dan langsung merebut holeshot. Marquez berada di belakangnya, sementara Bezzecchi dan Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP) bergerak melewati Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing). Acosta yang start dari barisan depan kemudian harus turun ke posisi kelima.
Posisi Acosta kembali merosot pada lap kedua. Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3), Raul Fernandez (SuperFile Trackhouse MotoGP Team), dan pembalap tuan rumah Ai Ogura (SuperFile Trackhouse MotoGP Team) berhasil melewatinya. Acosta pun turun hingga posisi kedelapan.
Sementara itu, persaingan di depan mulai membentuk pola. Martin berusaha mempertahankan posisi terdepan, tetapi Marquez terus menempel. Memasuki lap kelima, jarak keduanya hanya 0,4 detik. Bezzecchi masih berada dalam jangkauan, sekitar 0,6 detik di belakang Marquez.
Alex Marquez yang harus menjalani dua Long Lap Penalty mulai menjalani hukumannya pada lap kelima. Hukuman pertama membuatnya turun ke posisi kelima, sebelum Long Lap kedua pada lap ketujuh kembali menjatuhkannya ke posisi kesembilan. Situasi tersebut membuat Bastianini naik ke posisi keempat, sementara Diogo Moreira (Pro Honda LCR), yang sehari sebelumnya mencatat podium Sprint, berada di depan Alex.
Memasuki lap ke-10, Martin dan Marquez mulai menjauh dari Bezzecchi. Jarak pembalap Italia itu dengan dua kandidat juara dunia mencapai 1,9 detik. Martin dan Marquez terus bertukar catatan waktu tercepat sebelum Marquez akhirnya melancarkan serangan pada lap ke-11.
Di Tikungan 9, Marquez melakukan pengereman keras dan menyelip ke sisi dalam. Ducati yang dikendarainya ditempatkan tepat di apex tikungan untuk mengamankan posisi terdepan. Manuver tersebut menjadi titik penting dalam balapan karena untuk pertama kalinya Martin kehilangan posisi terdepan setelah sebelumnya mampu mengendalikan jalannya lomba sejak start.
Marquez kemudian segera membangun jarak. Pada awal lap ke-15, keunggulannya atas Martin sudah mencapai 0,8 detik. Pada saat yang sama, Bezzecchi dan Bastianini mulai mencatat waktu lebih cepat dibandingkan Martin. Bezzecchi berjarak 1,3 detik dari Martin, sedangkan Bastianini berada 1,9 detik di belakang rekan senegaranya tersebut.
Martin belum menyerah. Pada lap ke-16, pembalap Aprilia Racing itu mulai memangkas keunggulan Marquez sekitar sepersepuluh detik. Jarak kembali menjadi 0,7 detik dan Martin terus berusaha menjaga tekanan hingga lap berikutnya.
Namun, Marquez memiliki jawaban. Pembalap berjuluk MM93 itu mencatat waktu 1 menit 43,291 detik, sekaligus kembali memperlebar keunggulan menjadi 1,2 detik. Martin kemudian harus menjaga posisi kedua dari ancaman Bezzecchi dan Bastianini yang semakin cepat di fase akhir balapan.
Drama terbesar justru terjadi dalam perebutan posisi podium terakhir. Bastianini tampil sangat cepat menjelang finis dan terus memangkas jaraknya dengan Bezzecchi. Pembalap Red Bull KTM Tech3 itu bahkan mencatat empat lap tercepat secara beruntun, membuat Bezzecchi berada di bawah tekanan hingga lap terakhir.
Namun, Bezzecchi mampu mempertahankan posisi ketiga. Selisihnya dengan Bastianini tidak cukup bagi pembalap Tech3 tersebut untuk melancarkan serangan terakhir.
Di depan, Marquez melintasi garis finis dengan keunggulan sekitar 1,2 detik atas Martin. Kemenangan tersebut menjadi kemenangan ke-79 Marquez di MotoGP sekaligus kemenangan keempatnya di Motegi. Lebih penting lagi, hasil tersebut menjadi respons kuat setelah akhir pekan yang mengecewakan di Austria.
Martin finis kedua dan mengamankan 20 poin untuk mempertahankan posisi puncak klasemen. Dengan hasil tersebut, pertarungan perebutan gelar dunia kini hanya dipisahkan dua poin ketika rombongan MotoGP bergerak menuju Indonesia.
Bezzecchi melengkapi podium setelah berhasil menahan serangan Bastianini. Bastianini finis keempat dan menutup akhir pekan dengan performa yang kuat, terutama berkat kecepatannya pada fase akhir balapan.
Persaingan posisi kelima juga berlangsung sengit. Raul Fernandez (SuperFile Trackhouse MotoGP Team) berhasil memenangkan pertarungan ketat melawan Ai Ogura (SuperFile Trackhouse MotoGP Team) dan Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing). Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) kemudian finis kedelapan, disusul Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Racing MotoGP) dan Luca Marini (Honda HRC Castrol) untuk melengkapi 10 besar.
Pembalap lain yang mengamankan poin adalah Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing) di posisi ke-11, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) ke-12, Somkiat Chantra (Honda HRC Castrol) ke-13, Maverick Viñales (Red Bull KTM Tech3) ke-14, dan Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) di posisi ke-15.
Kini perhatian MotoGP beralih ke Lombok. Dengan Martin hanya unggul dua poin atas Marquez, Pertamina Mandalika International Circuit akan menjadi sirkuit berikutnya dalam pertarungan dua pembalap tersebut.
Setelah kemenangan di Jepang, Marquez datang ke Indonesia dengan momentum kuat berbekal 331 poin. Sebaliknya, Martin berbekal 333 poin, masih memiliki keunggulan tipis di klasemen dan tentu berusaha mempertahankan posisi teratas. Persaingan yang semakin rapat membuat MotoGP Indonesia 2026 berpotensi menjadi salah satu seri paling menentukan dalam perebutan gelar musim ini. (MGPA)
Saksikan langsung Pertamina Grand Prix of Indonesia 9 - 11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit. Dukung Mario Aji dan Veda Ega Pratama mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia!!
Dapatkan tiketnya di TheMandalikaGP.com
ARRIVE AND DRIVE
Ready to feel the adrenaline?Take on the track with Agya GR Arrive & Drive at Pertamina Mandalika International Circuit!Whether you want to take the wheel yourself or sit back and enjoy the ride, we've got you covered with our Toyota Agya GR Taxi Ride and Arrive & Drive programs.
JDM Fun Day
JDM (Japan Domestic Market) Fun Day is the biggest Japanese Car Community meet up in Indonesia. Followed by 85 high-performance JDM cars, this event initiated by the JDM community is conducted in a Time Attack format. JDM Funday Time Attack is divided into 3 classes according to car specifications: standard, street, and race. Racers from various backgrounds, including non-experienced drivers, experienced drivers, and professionals, have the opportunity to compete.
BOOK NOW