February, 13 2026
Category: R 2 MOTOSPORT
The Mandalika, 12 Februari 2026 – Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat menjadi saksi langkah awal Niti Racing Team dalam menatap FIM Harley-Davidson Bagger World Cup 2026. Dua pembalap andalannya, Dimas Ekky Pratama (Indonesia) dan Oscar Gutierrez (Spanyol), pada Kamis (12/2/2026) menjajal langsung motor Harley-Davidson Bagger yang akan digunakan dalam kejuaraan dunia tersebut.
Sesi latihan di Sirkuit Mandalika ini menjadi momentum penting untuk membangun adaptasi awal, merasakan karakter motor, sekaligus memperkuat “chemistry” tim sebelum menghadapi seri pembuka di Austin, Amerika Serikat.
Pada musim perdana Harley-Davidson Bagger World Cup 2026, balapan akan digelar di enam sirkuit legendaris dunia, yaitu Circuit of The Americas (COTA), Mugello, Assen, Silverstone, MotorLand Aragon, dan Red Bull Ring. Setiap seri akan mempertandingkan dua balapan, sehingga total terdapat 12 balapan sepanjang musim 2026.
Dimas Ekky Pratama: Tantangan Baru
Bagi Dimas Ekky, pengalaman ini merupakan tantangan baru dalam kariernya. Sebelumnya Dimas Ekky pernah berkiprah di kelas Moto2 tahun 2017-2021. Ia mengakui bahwa motor Harley-Davidson Bagger spesifikasi World Cup belum tersedia di Indonesia, sehingga proses adaptasi harus dilakukan secara bertahap.
“Alhamdulillah saya mendapat kesempatan dari Niti Racing Team untuk tampil di FIM Harley-Davidson Bagger World Cup 2026. Harapannya saya bisa cepat beradaptasi karena motor spek World Cup belum ada di Indonesia,” ujar Dimas.
Motor yang dijajal di Sirkuit Mandalika masih dalam spesifikasi mendekati versi touring. Meski demikian, Dimas tetap memanfaatkan sesi tersebut untuk memahami karakter dasar mesin dan ergonomi motor.
“Di Sirkuit Mandalika kita baru bisa merasakan karakter mesinnya seperti apa. Untuk cornering belum bisa maksimal karena ini bukan simulasi balap penuh. Tapi ada beberapa hal positif yang bisa kita ambil,” jelasnya.
Latihan start menjadi salah satu fokus utama dalam sesi ini. Menurut Dimas, meski konfigurasi motor berbeda dari versi balap nanti, ada poin-poin penting yang bisa menjadi bekal menuju Race 1 di Austin.
Dimas Ekky juga menegaskan bahwa persiapan fisik akan ditingkatkan, termasuk perubahan metode latihan dan interval training untuk menyesuaikan dengan karakter balapan Bagger World Cup yang kemungkinan berdurasi lebih singkat namun intens.
Oscar Gutierrez Terkesan Sirkuit Mandalika
Di sisi lain, Oscar Gutierrez mengaku sangat menikmati pengalaman pertamanya mengaspal di Mandalika. Pembalap asal Spanyol yang memiliki latar belakang kuat di MotoE itu terkesan dengan desain dan karakter lintasan.
Oscar bukan nama baru di arena balap dunia. Ia telah berkiprah di kelas MotoE sejak musim 2023 hingga 2025.
Pencapaian terbaiknya diraih pada musim 2024, ketika ia sukses menempati peringkat ketiga klasemen akhir MotoE, sebuah capaian yang menegaskan kapasitasnya sebagai pembalap papan atas di kelas motor listrik tersebut. Sementara pada musim 2025, Oscar mengakhiri musim MotoE di posisi ke-10 klasemen akhir, tetap menunjukkan konsistensinya di level kompetisi dunia.
Bekal pengalaman tiga musim di MotoE menjadi modal penting bagi Oscar dalam beradaptasi dengan tantangan baru di Bagger World Cup, yang menghadirkan karakter motor dan gaya balap berbeda.
“Ini pertama kalinya saya berada di Pertamina Mandalika International Circuit dan saya sangat menikmatinya. Sirkuit ini sangat indah,” ungkap Oscar. Menurutnya, kombinasi tikungan cepat dan lambat di Mandalika menjadi tantangan menarik bagi motor Harley-Davidson Bagger yang memiliki dimensi dan karakter berbeda dari motor prototipe. “Sirkuit ini punya banyak tikungan cepat dan juga tikungan lambat. Itu membuatnya sangat menyenangkan untuk dikendarai,” katanya.
Oscar juga merasakan perubahan cuaca yang sempat diwarnai hujan. Namun ia menilai kesiapan lintasan dan sistem pendukung di Mandalika sangat profesional. “Sistem digital flag di sini luar biasa. Setiap perubahan kondisi terlihat jelas dan sangat membantu pembalap,” ujarnya.
Oscar juga mengapresiasi kesiapan marshal dan kru keselamatan yang dinilainya siaga dan profesional, menciptakan rasa aman selama sesi berlangsung.
Visi dan Kesiapan Niti Racing
Di balik sesi uji coba ini, Principal Niti Racing, Angela Khuu, menegaskan bahwa keikutsertaan timnya di FIM Harley-Davidson Bagger World Cup 2026 adalah bagian dari misi besar membawa motorsport Indonesia ke panggung global.
“Kami berada di FIM Harley-Davidson Bagger World Cup 2026 pada ajang MotoGP sebagai tim pertama Indonesia di panggung global. Semua peserta menggunakan motor yang sama, sehingga peluangnya setara. Ini kesempatan untuk menunjukkan apa yang bisa kami lakukan,” jelas Angela.
Menurutnya, persiapan utama bukan hanya soal teknis, tetapi membangun fondasi tim yang solid. “Hal pertama adalah membangun tim yang kuat. Semua orang harus saling memahami dan bekerja bersama. Banyak pekerjaan besar datang dari manusianya, bukan hanya dari sisi teknis,” tegasnya.
Meski pengujian motor spesifikasi balap baru akan dilakukan mendekati seri pertama di Austin, tim teknis Niti Racing telah mengumpulkan berbagai data dan referensi, termasuk mempelajari kompetisi MotoAmerica Bagger sebagai bahan pembelajaran.
Angela mengakui tantangan terbesar adalah minimnya pengalaman terhadap platform motor ini. Namun ia optimistis karena semua tim peserta berada dalam posisi awal yang relatif sama.
“Dalam dunia profesional, semuanya hanya soal waktu untuk memahami karakter mesin dan menemukan ritmenya. Kami datang bukan hanya untuk berpartisipasi, tetapi untuk bertarung dan menang,” ujarnya penuh keyakinan.
Dukungan MGPA
Priandhi Satria, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), perusahaan yang ditunjuk untuk mengelola Pertamina Mandalika International Circuit oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), memberikan dukungan dan apresiasi atas langkah Niti Racing yang memanfaatkan Pertamina Mandalika International Circuit sebagai bagian dari persiapan menuju ajang dunia.
Menurut Priandhi, Pertamina Mandalika International Circuit tidak hanya menjadi tuan rumah event internasional, tetapi juga berfungsi sebagai pusat pembinaan dan pengembangan talenta balap. “Kami sangat mendukung tim dan pembalap Indonesia yang memanfaatkan Pertamina Mandalika International Circuit sebagai tempat persiapan menuju ajang internasional. Ini menunjukkan bahwa sirkuit kita bukan hanya venue balap, tetapi juga fasilitas berstandar dunia untuk pembinaan dan pengujian,” ujar Priandhi Satria.
Priandhi Satria menambahkan bahwa kehadiran pembalap internasional seperti Oscar Gutierrez bersama Dimas Ekky menjadi bukti bahwa Mandalika memiliki daya tarik global. “Kami berharap langkah Niti Racing di FIM Harley-Davidson Bagger World Cup 2026 dapat membawa nama Indonesia semakin dikenal di dunia motorsport. Mandalika akan selalu terbuka untuk mendukung talenta nasional yang ingin berprestasi di level dunia,” tambahnya.
Sesi di Mandalika menjadi simbol awal perjalanan Niti Racing di kejuaraan dunia Bagger. Duet Dimas Ekky Pratama dan Oscar Gutierrez mencerminkan kolaborasi Indonesia dan Eropa dalam satu visi: bersaing secara profesional di panggung global.
Dengan kesan positif terhadap karakter motor Harley-Davidson Bagger, kualitas Pertamina Mandalika International Circuit, serta kesiapan internal tim, Niti Racing kini menatap FIM Harley-Davidson Bagger World Cup 2026 dengan optimisme tinggi, membawa semangat Merah Putih dalam setiap putaran roda di lintasan dunia. (MGPA)
ARRIVE AND DRIVE
Ready to feel the adrenaline?Take on the track with Agya GR Arrive & Drive at Pertamina Mandalika International Circuit!Whether you want to take the wheel yourself or sit back and enjoy the ride, we've got you covered with our Toyota Agya GR Taxi Ride and Arrive & Drive programs.
JDM Fun Day
JDM (Japan Domestic Market) Fun Day is the biggest Japanese Car Community meet up in Indonesia. Followed by 85 high-performance JDM cars, this event initiated by the JDM community is conducted in a Time Attack format. JDM Funday Time Attack is divided into 3 classes according to car specifications: standard, street, and race. Racers from various backgrounds, including non-experienced drivers, experienced drivers, and professionals, have the opportunity to compete.
BOOK NOW