April, 25 2026

Category: R 2 MOTOSPORT

Hasil Race 1 Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series Putaran Pertama

The Mandalika, 25 April 2026 – Balapan putaran perdana Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pertamina Mandalika Racing Series berlangsung sangat ketat untuk setiap kelas yang dilombakan pada Race 1, Sabtu (25/4/2026). Tercatat selisih catatan waktu pemenang setiap kelas dengan barisan pembalap di belakangnya sangat tipis. 

Race 1
Pembalap bersiap di garis start jelang balap kelas National Sport 250cc pada Sabtu (25/4/2025) di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Cuaca panas terik dengan suhu lintasan di atas 50° Celcius di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat menjadi tantangan bagi semua pembalap untuk mengatur stamina sekaligus kinerja mesin di putaran tinggi. 

CEO PRIDE Motorsport, Eddy Saputra selaku promotor Kejuaraan Nasional Pertamina Mandalika Racing Series di akhir balapan Race 1 menjelaskan, "Alhamdulillah, balapan hari ini, hari Sabtu (25/4/2026) berjalan dengan lancar. Di tahun 2026 ini, balapannya sudah menambah satu kelas lagi untuk kelas junior, yaitu Junior Sport 250, di mana kami rasa kelas ini diperlukan untuk menjadi batu loncatan mereka untuk bisa berprestasi di tingkat balapan yang lebih tinggi. Contohnya di Asia atau di level balapan dunia."

Eddy Saputra mengungkapkan, "Jadi patokan kita adalah bahwa umur yang ditentukan di balapan Asia dan di Eropa itu adalah minima 13 tahun. Jadi, kita tidak mau terlambat seperti yang sudah-sudah, bahwa kalau bisa 13 tahun pun mereka sudah siap untuk terbang balap di Asia dan di kelas-kelas Eropa atau kelas dunia. Itu adalah harapan kita."

Eddy Saputra
CEO PRIDE Motorsport, Eddy Saputra, menjelaskan pelaksanaan kejuaraan nasional balap motor Pertamina Mandalika Racing Series 2026, Sabtu (25/4/2026).

Lebih lanjut, Eddy Saputra menambahkan, "Begitu mereka masuk di balapan tersebut, tidak menjadi juru kunci atau jadi pemanis, mereka dalam itu sudah bisa balap untuk bersaing dengan pembalap-pembalap top di sana. Jadi, balap hari ini semua dari kelas yang baru itu berjalan baik dan lancar."

"Kelas lainnya, Junior Sport 150cc U-15, itu ya sekarang bergantian lama menjadi Indonesia Junior Talent Cup, itu juga berjalan dengan baik dan lancar, di mana adik-adik ini mencurahkan semua kemampuan, tenaga, dan keberaniannya untuk bisa berprestasi di kelas yang pembinaan ini," jelas Eddy Saputra.

"Di kelas yang lainnya, alhamdulillah juga lancar. Kelas senior National Sport 150cc dan 250cc seperti biasa, balapan berlangsung dengan seru dan ketat. Memang pemenangnya ditentukan oleh nasib baik si pembalap tersebut," papar Eddy Saputra.

Indonesia Junior Talent Cup 
Balapan Race 1 kelas pembibitan Indonesia Junior Talent Cup (IJTC) U-15 pada putaran perdana Pertamina Mandalika Racing Series 2026 menghadirkan pertarungan ketat sejak lap awal hingga garis finis di Pertamina Mandalika International Circuit, Sabtu (25/4/2026). Dengan total 31 pembalap yang start, persaingan di kelas pembinaan usia muda ini berlangsung sengit, bahkan margin kemenangan hanya terpaut setengah detik.

Race Junior Talent Cup
Hasil Race 1 Indonesia Junior Talent Cup U-15.

Pembalap asal Jawa Tengah, Resky YH, tampil sebagai pemenang setelah menyelesaikan 8 lap dengan waktu total 17 menit 00,593 detik. Ia unggul tipis 0,555 detik atas pesaing terdekatnya, Anindya Baskoro Setiawan. Sementara posisi ketiga diamankan oleh Clevan L. Valera Octavianuz dengan selisih hanya 0,632 detik dari pemenang. 

Dominasi Resky tak hanya terlihat dari hasil akhir, tetapi juga dari catatan waktu terbaik. Ia membukukan fastest lap 2 menit 04,979 detik, sekaligus menjadi yang tercepat sepanjang balapan. Meski sempat menerima long lap penalty yang dijalankan pada lap kedua, Resky tetap mampu menjaga ritme dan mempertahankan posisi terdepan hingga finis. 

National Sport 150cc
Fahmi Basam dari DKI Jakarta berhasil keluar sebagai pemenang Race 1 di kelas National Sport 150cc setelah menyelesaikan 8 lap dengan catatan waktu 15 menit 37,475 detik. Kemenangan ini diraih dengan margin yang sangat tipis, hanya 0,081 detik dari Aldiaz Aqsal Ismaya asal Nusa Tenggara Barat yang finis di posisi kedua. Sementara itu, podium ketiga diamankan oleh Fadli Rigani dari Jawa Barat dengan selisih 0,280 detik dari pemenang. 

Junior
Hasil Race 1 National Sport 150cc.

Ketatnya persaingan di barisan depan terlihat dari lima pembalap teratas yang finis dalam rentang waktu kurang dari satu detik. Selain tiga besar, Andi Muhammad Fadly dan Chessy Meilandri turut menempel ketat di posisi keempat dan kelima dengan gap masing-masing 0,479 detik dan 0,552 detik. Bahkan hingga posisi ketujuh, selisih waktu masih berada di bawah satu detik, menunjukkan level kompetisi yang sangat merata di kelas ini.

Junior Sport 250cc U-18
Balapan kelas baru Junior Sport 250cc U-18 menghadirkan dominasi sekaligus persaingan menarik. Berlangsung selama 8 lap, kelas ini menampilkan performa impresif para pembalap muda dengan kecepatan yang semakin kompetitif.

Junior 250
Hasil Race 1 Junior Sport 250cc

M. Abid Ashar Musyafa dari DKI Jakarta tampil luar biasa dengan mengamankan kemenangan meyakinkan setelah mencatatkan waktu total 14 menit 58,702 detik. Ia unggul cukup jauh, yakni 9,399 detik dari Abimanyu Bintang Permadi asal DIY yang finis di posisi kedua. Sementara podium ketiga diraih Ahmad Azel Savero dari Kalimantan Selatan dengan selisih 16,695 detik dari pemenang.

National Sport 250cc
Race 1 National Sport 250cc menghadirkan pertarungan sengit dengan level kompetisi yang sangat tinggi. Berlangsung selama 10 lap, balapan ini memperlihatkan duel rapat antar pembalap elite nasional dengan selisih waktu yang nyaris tak terpisahkan hingga garis finish.

National Sport 250
Hasil Race 1 National Sport 250cc

Andi Farid Izdihar dari DIY berhasil keluar sebagai pemenang setelah mencatatkan waktu total 18 menit 21,941 detik. Ia harus bekerja keras untuk mempertahankan posisi terdepan dari tekanan Aldiaz Aqsal Ismaya asal Nusa Tenggara Barat yang finis di posisi kedua dengan selisih hanya 3,027 detik. Posisi ketiga ditempati Candra H dari Kalimantan Timur dengan gap tipis 3,132 detik dari pemenang.

National Supersport 600cc
Pertarungan Race 1 National Supersport 600cc pada putaran perdana Pertamina Mandalika Racing Series 2026 menyajikan duel kelas atas yang menegangkan hingga garis finis Dengan kecepatan tinggi dan selisih waktu yang sangat tipis, kelas ini menjadi salah satu tontonan paling dramatis di hari balap.

National Sport 600
Hasil Race 1 National Supersport 600cc

Herjun Atna Firdaus dari Jawa Tengah berhasil keluar sebagai pemenang setelah menuntaskan 10 lap dengan catatan waktu 16 menit 41,646 detik. Kemenangannya diraih dengan margin yang nyaris tak terlihat, hanya 0,143 detik dari Mhd. Faerozi Toreqottullah asal Jawa Barat yang finis di posisi kedua. Sementara itu, Rheza Danica Ahrens mengamankan podium ketiga dengan selisih 4,414 detik dari pemenang. 

Sejak awal balapan, duel antara Herjun dan Faerozi sudah terlihat sangat ketat. Keduanya konsisten mencatat waktu lap di kisaran 1 menit 39 detik, saling menekan tanpa memberi ruang hingga lap terakhir. Ritme tinggi yang dijaga sepanjang balapan membuat persaingan di posisi terdepan berlangsung intens dan penuh tekanan.

Underbone 150cc
Di kelas underbone 150cc, M Syirat Syauki memenangkan balapan dengan catatan waktu 15 menit 57, 275 detik. Disusul pembalap pemenang kedua, Rendi Oding, dengan selisih sangat tipis 0,005 detik. Munyusul di posisi ketiga M Jordan Badaru dengan selisih 0,476 detik.

Underbone
Hasil Race 1 Underbone 150cc

Pertarungan sepanjang 8 lap meyuguhkan persaingan paling ketat, posisi pertama hingga ketujuh selisihnya kurang dari 0,837 detik menggambarkan persaingan pada kelas ini sangat sulit ditebak pemenangnya sepanjang lomba.

Apresiasi MGPA
Menanggapi ketatnya jalannya balapan tersebut, Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menilai bahwa persaingan yang terjadi bukan hanya menunjukkan kualitas individu pembalap, tetapi juga perkembangan ekosistem balap nasional secara keseluruhan.

“Persaingan yang sangat ketat di semua kelas hari ini menunjukkan bahwa pembinaan balap di Indonesia berjalan ke arah yang positif. Selisih waktu yang tipis, bahkan hingga seperseratus detik, menandakan kemampuan para pembalap sudah sangat kompetitif dan merata,” ujar Priandhi Satria yang juga menyoroti bagaimana para pembalap mampu menjaga performa di tengah kondisi cuaca yang menantang. Menurutnya, faktor fisik, strategi, hingga kesiapan tim menjadi kunci penting dalam menghadapi balapan dengan suhu lintasan tinggi.

Balap
Pembalap memacu di lintasan lurus Pertamina Mandalika International Circuit dalam ajang Pertamina Mandalika Racing Series putaran pertama pada Sabtu (25/4/2026).

“Balapan di Pertamina Mandalika International Circuit lebih dari sekadar kecepatan, tetapi juga manajemen stamina, konsistensi, dan strategi. Dengan suhu lintasan yang tinggi, pembalap dituntut untuk lebih cermat dalam mengatur ritme. Ini yang membuat balapan semakin menarik sekaligus menantang,” lanjutnya.

Lebih jauh, Priandhi Satria menegaskan bahwa kualitas persaingan seperti ini menjadi indikator positif bagi masa depan motorsport Indonesia. Ia melihat potensi besar dari para pembalap muda hingga senior yang tampil kompetitif di seri pembuka ini.

Paddock
Kru Astra Racing Team memonitor jalannya balapan dari layar televisi di paddock team, Sabtu (25/4/2026)

“Kami melihat potensi besar dari para pembalap, baik di kelas pembinaan seperti IJTC hingga kelas tertinggi 600cc. Ini menjadi fondasi penting untuk mendorong mereka ke level yang lebih tinggi, termasuk ke kejuaraan internasional,” tambahnya.

Priandhi Satria mengajak para pecinta balap untuk terus mendukung jalannya Pertamina Mandalika Racing Series sebagai wadah pengembangan talenta nasional. “Kami mengajak seluruh pecinta motorsport untuk datang dan menyaksikan langsung balapan Pertamina Mandalika Racing Series pada Race 2 yang berlangsung Minggu (26/4/2026) Ada sesi Pitwalk dan Opening Ceremony yang luar biasa, jadi jangan lewatkan kesempatan ini,” tutup Priandhi Satria. (MGPA)

Share
img-single

ARRIVE AND DRIVE

Ready to feel the adrenaline?Take on the track with Agya GR Arrive & Drive at Pertamina Mandalika International Circuit!Whether you want to take the wheel yourself or sit back and enjoy the ride, we've got you covered with our Toyota Agya GR Taxi Ride and Arrive & Drive programs.

img-tmb-1

ARRIVE AND DRIVE

img-tmb-2

MANDALIKA TRACK EXPERIENCE

img-tmb-3

MANDALIKA RACING EXPERIENCE (RADICAL)

img-tmb-4

MANDALIKA ARRIVE AND DRIVE (+TAXI RIDE)

img-tmb-5

LAMPAQ DI CIRCUIT

img-tmb-6

MANDALIKA TRACK DAY (4 WHEELS)

img-tmb-7

MANDALIKA TRACK DAY ( 2 WHEELS)

Related News
img-event-right-1

GT WORLD CHALLENGE ASIA

GT WORLD CHALLENGE ASIA

BUY NOW
img-event-right-3

JDM Fun Day

JDM (Japan Domestic Market) Fun Day is the biggest Japanese Car Community meet up in Indonesia. Followed by 85 high-performance JDM cars, this event initiated by the JDM community is conducted in a Time Attack format. JDM Funday Time Attack is divided into 3 classes according to car specifications: standard, street, and race. Racers from various backgrounds, including non-experienced drivers, experienced drivers, and professionals, have the opportunity to compete.

BOOK NOW
footer-bg