May, 31 2026
Category: R 2 MOTOSPORT
Mugello, Italia, 31 Mei 2026 - Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) mencatatkan salah satu kemenangan paling berkesan dalam kariernya setelah menjuarai Grand Prix Italia MotoGP 2026 di Sirkuit Mugello. Kemenangan Bezzechi mengantarkan Aprilia mencetak sejarah untuk pertama kalinya Aprilia menang di Sirkuit Mugello sejak keikutsertaannya di grand prix kelas para raja ini pada Minggu (31/5/2026).
MotoGP seri Mugello menjadi salah satu seri pertarungan terbaik jelang paruh pertama musim ini karena menyajikan banyak aksi “overtake” saling susul dan saling libas di lintasan lintasan trek lurus sangat panjang yakni 1.141 meter maupun di beberapa sektor tikungan. Sirkuit dengan total panjang lintasan 5,25 kilometer ini merupakan sirkuit dengan karakter tikungan mengalir dan variasi tanjakan dan turunan.
Di hadapan ratusan ribu pendukung tuan rumah, pembalap Italia itu mengantar Aprilia Racing meraih hasil sempurna dengan finis satu-dua bersama rekan setimnya, Jorge Martin (Aprilia Racing). Sementara itu, Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) berhasil mengamankan posisi ketiga setelah bertarung sengit hingga tikungan terakhir melawan Ai Ogura (Trackhouse MotoGP Team).
Balapan dimulai dengan persaingan ketat di barisan depan. Bezzecchi yang memulai balapan dari pole position mampu melakukan start dengan baik, namun Martin langsung mengambil alih pimpinan balapan di tikungan pertama.
Di sisi lain, pemenang Sprint Race sehari sebelumnya, Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP Team), mengalami kesalahan saat memasuki Tikungan 1 sehingga melebar dan terlempar dari posisi ketiga ke urutan ke-17. Raul pun kemudian berjuang memperbaiki posisinya.
Sementara, Bezzecchi tidak membutuhkan waktu lama untuk merebut kembali posisi terdepan. Pembalap Italia itu menyalip Martin di Tikungan 4, sementara Bagnaia mulai menunjukkan kecepatannya dengan naik ke posisi ketiga pada lap pertama. Pada lap kedua, Martin melakukan sedikit kesalahan sehingga Bagnaia berhasil naik ke posisi kedua. Bahkan pada lap berikutnya, juara MotoGP dua kali tersebut mengambil alih pimpinan balapan dan sempat memimpin jalannya Grand Prix Italia.
Di belakang trio terdepan, pertarungan tidak kalah menarik terjadi antara Marc Marquez (Ducati Lenovo Team), Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing), dan Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Racing MotoGP). Ai Ogura (Trackhouse MotoGP Team) serta Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) juga terus menjaga jarak dan siap memanfaatkan peluang jika para pembalap di depan melakukan kesalahan.
Memasuki pertengahan balapan, Martin mulai memperkecil jarak dengan dua pembalap di depan. Namun perhatian utama tertuju pada duel antara Bezzecchi dan Bagnaia. Dengan 10 lap tersisa, Bezzecchi melancarkan serangan ke Tikungan 1 dan berhasil merebut kembali posisi pertama. Setelah mengambil alih pimpinan balapan, pembalap Aprilia Racing itu langsung meningkatkan kecepatan dan membuka jarak hampir satu detik dari Bagnaia hanya dalam satu lap.
Kecepatan Bezzecchi juga membuka peluang bagi Martin untuk menyerang Bagnaia. Pada lap ke-16, pembalap Spanyol tersebut berhasil menyalip pembalap Ducati Lenovo Team itu dan naik ke posisi kedua. Dengan demikian, Aprilia Racing menguasai dua posisi terdepan dan mulai menjauh dari para pesaingnya.
Sementara itu, pertarungan memperebutkan posisi podium semakin memanas menjelang akhir balapan. Bagnaia mulai kehilangan kecepatan, sehingga Ai Ogura mampu memangkas jarak secara signifikan. Pembalap Jepang tersebut tampil agresif setelah berhasil melewati Pedro Acosta, meski sempat terjadi kontak di antara keduanya saat berebut posisi. Insiden tersebut tidak menyebabkan keduanya terjatuh, namun cukup menghambat laju Acosta dan membuka peluang bagi Di Giannantonio untuk ikut meramaikan persaingan di kelompok depan.
Pada lap terakhir, Ogura terus menekan Bagnaia dalam perebutan posisi ketiga. Selisih keduanya terus menipis hingga hanya beberapa meter menjelang tikungan terakhir. Ogura bahkan sempat melancarkan manuver untuk mengambil alih posisi podium di Tikungan Bucine. Namun Bagnaia menunjukkan pengalaman dan ketenangannya dengan melakukan serangan balasan saat keluar tikungan terakhir. Pembalap Italia itu akhirnya memenangkan duel dramatis tersebut hanya dengan selisih 0,034 detik di garis finis.
Di depan, Bezzecchi melaju tanpa gangguan hingga bendera finis dikibarkan. Ia mengamankan kemenangan yang sangat emosional di kandang sendiri sekaligus mempersembahkan hasil satu-dua bersejarah bagi Aprilia Racing bersama Martin yang finis kedua. Bagnaia melengkapi podium setelah berhasil mempertahankan posisi ketiga dari tekanan Ogura.
Ogura harus puas finis di posisi keempat, namun penampilannya tetap mendapat apresiasi setelah memulai balapan dari posisi ke-13. Di Giannantonio mengakhiri balapan di posisi kelima, diikuti Acosta di posisi keenam dan Marc Marquez yang finis ketujuh dalam balapan pertamanya setelah menjalani operasi bahu kanan. Raul Fernandez berhasil bangkit dari posisi ke-17 pada lap pertama dan menutup balapan di posisi kedelapan. Fermin Aldeguer finis kesembilan, sementara Diogo Moreira (LCR Honda) melengkapi 10 besar.
Posisi 15 besar yang meraih poin turut diisi oleh Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing), Joan Mir (Honda HRC Castrol), Luca Marini (Honda HRC Castrol), Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46 Racing Team), dan Jack Miller (Prima Pramac Yamaha MotoGP).
Kemenangan di Mugello semakin mengukuhkan posisi Bezzecchi di puncak klasemen mengantongi 173 poin. Pembalap Aprilia Racing itu kini memperlebar keunggulan menjadi 17 poin atas Jorge Martin yang mengantongi 156 poin, Dengan seri berikutnya yang akan berlangsung di Hungaria pada 5-7 Juni mendatang, persaingan antara dua pembalap Aprilia tersebut dipastikan akan semakin menarik untuk disaksikan. (MGPA)
ARRIVE AND DRIVE
Ready to feel the adrenaline?Take on the track with Agya GR Arrive & Drive at Pertamina Mandalika International Circuit!Whether you want to take the wheel yourself or sit back and enjoy the ride, we've got you covered with our Toyota Agya GR Taxi Ride and Arrive & Drive programs.
JDM Fun Day
JDM (Japan Domestic Market) Fun Day is the biggest Japanese Car Community meet up in Indonesia. Followed by 85 high-performance JDM cars, this event initiated by the JDM community is conducted in a Time Attack format. JDM Funday Time Attack is divided into 3 classes according to car specifications: standard, street, and race. Racers from various backgrounds, including non-experienced drivers, experienced drivers, and professionals, have the opportunity to compete.
BOOK NOW