September, 12 2026
Category: R 2 MOTOSPORT
Misano, 12 September 2026 — Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) tampil sebagai pemenang dalam pertarungan sengit pada MotoGP Sprint Grand Prix of San Marino di Sirkuit Misano. Pembalap asal Spanyol itu sukses mempertahankan posisi terdepan sejak lap pertama hingga finis untuk mengamankan kemenangan Sprint, sekaligus memangkas jarak dalam persaingan menuju gelar juara dunia.
Marquez langsung menunjukkan agresivitas sejak lampu start padam. Mengawali balapan dari barisan depan, pembalap bernomor 93 itu melesat dan merebut holeshot menuju Tikungan 1. Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) yang tampil di hadapan publik tuan rumah langsung memberikan tekanan sejak awal, tetapi Marquez mampu mempertahankan posisi terdepan dan melewati garis finis pada akhir Lap 1 sebagai pemimpin balapan.
Di belakang dua pembalap terdepan, Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) juga melakukan start dengan baik. Sementara itu, pemimpin klasemen Jorge Martin (Aprilia Racing) mampu naik hingga posisi keempat pada fase awal Sprint, sebelum kemudian bergerak ke posisi podium.
Duel Marquez dan Bezzecchi menjadi perhatian utama sepanjang balapan. Keduanya terus mencatat waktu lap yang kompetitif dan saling mempertajam catatan waktu. Namun, Marquez secara perlahan mulai membangun keunggulan atas Bezzecchi yang berstatus sebagai local hero di Misano.
Persaingan sengit juga terjadi di rombongan belakang. Pada awal Lap 3, Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Racing MotoGP) terlibat pertarungan keras dengan salah satu rival utamanya, Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing). Keduanya saling berduel dari Tikungan 2 hingga Tikungan 6, sebelum kembali bertarung di Tikungan 10.
Kontak dalam pertarungan tersebut membuat Aldeguer kehilangan beberapa posisi. Pembalap Gresini itu kemudian harus memberikan tempat kepada rekan setimnya, Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP), Acosta, serta Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP Team).
Memasuki paruh kedua Sprint, Marquez semakin menunjukkan kecepatannya. Ia mencatat waktu 1 menit 30,763 detik dan berhasil membangun keunggulan sekitar 1,1 detik atas Bezzecchi. Pembalap Aprilia tersebut sebenarnya mampu mencatat waktu 1 menit 30,846 detik pada Lap 6, tetapi kecepatan tersebut belum cukup untuk mengimbangi Marquez.
Bezzecchi kemudian mulai memangkas jarak. Dengan lima lap tersisa, selisih antara keduanya turun menjadi sekitar setengah detik. Bezzecchi terus mencatat waktu di kisaran 1 menit 30 detik, sementara Marquez sempat turun ke kisaran 1 menit 31 detik.
Situasi tersebut membuat duel kemenangan kembali terbuka. Namun, Marquez segera merespons tekanan tersebut. Satu lap kemudian, pembalap Ducati Lenovo Team itu kembali masuk ke kisaran 1 menit 30 detik. Meski Bezzecchi terus berada dalam tekanan, jarak keduanya tetap bertahan di sekitar setengah detik.
Ketika Sprint memasuki dua lap terakhir, Marquez akhirnya menemukan kembali kecepatannya. Ia mencatat lap tercepat Sprint sekaligus menorehkan rekor lap balapan baru. Catatan tersebut membuat Marquez mampu melepaskan diri dari tekanan Bezzecchi dan memastikan kemenangan.
Kemenangan ini sekaligus menjadi pembalasan bagi Marquez setelah kesalahan yang membuatnya gagal meraih hasil maksimal pada Sprint Misano tahun lalu. Kali ini, pembalap Ducati tersebut tidak memberikan kesempatan kepada rivalnya dan menyelesaikan Sprint dengan kemenangan lights-to-flag, memimpin sejak awal hingga finis.
Bezzecchi (Aprilia Racing) harus puas finis di posisi kedua. Meski gagal merebut kemenangan di hadapan pendukungnya, hasil tersebut menjadi pencapaian penting karena merupakan kali pertama Bezzecchi finis di posisi dua besar dalam Sprint sepanjang musim ini.
Sementara itu, Martin (Aprilia Racing) mengamankan posisi ketiga. Pemimpin klasemen tersebut finis 2,4 detik di belakang rekan setimnya, Bezzecchi, sekaligus memastikan dua motor Aprilia berada di podium Sprint Misano.
Di belakang podium, Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) finis di posisi keempat dengan selisih kurang dari setengah detik dari podium. Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP) melengkapi lima besar.
Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) yang sebelumnya terlibat duel dengan Aldeguer mampu bangkit dan menyelesaikan Sprint di posisi keenam. Ia diikuti Fernandez (Trackhouse MotoGP Team) di posisi ketujuh dan Aldeguer (BK8 Gresini Racing MotoGP) di posisi kedelapan.
Luca Marini (Honda HRC Castrol) menjadi pembalap terakhir yang mengamankan poin Sprint setelah finis di posisi kesembilan.
Beberapa nama besar justru harus meninggalkan Sprint tanpa tambahan poin. Johann Zarco (Castrol Honda LCR) finis di posisi ke-10, disusul Diogo Moreira (Pro Honda LCR) di posisi ke-11 dan Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) di posisi ke-12.
Juara dunia dua kali Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) mengalami akhir pekan yang kurang ideal setelah hanya mampu finis di posisi ke-13.
Nasib kurang beruntung juga dialami Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP). Pembalap Yamaha tersebut gagal mencetak poin setelah mengalami kecelakaan pada Lap 3 ketika berusaha menyalip Moreira di Tikungan 14.
Hasil Sprint Misano membuat persaingan menuju balapan utama semakin menarik. Marquez berhasil mendekat dalam perburuan gelar, sementara Martin tetap menjadi pembalap yang harus dikalahkan dalam klasemen.
Sprint telah memberikan gambaran mengenai ketatnya persaingan di Misano. Namun, pertarungan sesungguhnya masih menanti pada balapan utama.
Saksikan langsung Pertamina Grand Prix of Indonesia 9 - 11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit. Dukung Mario Aji dan Veda Ega Pratama mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia!!
Dapatkan tiketnya di TheMandalikaGP.com
ARRIVE AND DRIVE
Ready to feel the adrenaline?Take on the track with Agya GR Arrive & Drive at Pertamina Mandalika International Circuit!Whether you want to take the wheel yourself or sit back and enjoy the ride, we've got you covered with our Toyota Agya GR Taxi Ride and Arrive & Drive programs.
JDM Fun Day
JDM (Japan Domestic Market) Fun Day is the biggest Japanese Car Community meet up in Indonesia. Followed by 85 high-performance JDM cars, this event initiated by the JDM community is conducted in a Time Attack format. JDM Funday Time Attack is divided into 3 classes according to car specifications: standard, street, and race. Racers from various backgrounds, including non-experienced drivers, experienced drivers, and professionals, have the opportunity to compete.
BOOK NOW