October, 31 2026
Category: R 2 MOTOSPORT
Sepang, Malaysia, 31 Oktober 2026 – Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) tampil impresif dengan memenangi Sprint Race MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Internasional Sepang, Sabtu. Dalam balapan yang berlangsung dramatis akibat perubahan kondisi cuaca dari kering menuju basah, Acosta berhasil mempertahankan keunggulan dari tekanan Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) dan Marco Bezzecchi (Aprilia Racing).
Pembalap asal Spanyol tersebut menyelesaikan balapan dengan keunggulan lebih dari 0,5 detik atas Marc Marquez yang finis di posisi kedua. Sementara itu, Marco Bezzecchi melengkapi podium setelah menempati posisi ketiga.
Kemenangan ini menjadi kemenangan Sprint Race kedua bagi Acosta. Hasil tersebut sekaligus memperlihatkan kemampuannya mengendalikan persaingan ketat di barisan depan, terutama ketika kondisi lintasan berubah akibat turunnya hujan di sejumlah sektor sirkuit.
Sejak lampu start dipadamkan, persaingan langsung berlangsung sengit. Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP) yang memulai balapan dengan baik berhasil mengambil alih posisi terdepan saat memasuki Tikungan 1.
Di belakangnya, Ai Ogura (SuperFile Trackhouse MotoGP Team) melakukan manuver agresif untuk melewati Marc Marquez. Persaingan antara keduanya berlangsung ketat di Tikungan 2 dan 3, membuat Marc harus turun ke posisi ketiga.
Pedro Acosta yang memulai balapan dari barisan depan tidak membuang kesempatan. Pembalap bernomor 37 tersebut kemudian berhasil melewati Marc Marquez sebelum lap pertama berakhir. Sementara itu, Bezzecchi terus membayangi persaingan di kelompok terdepan.
Memasuki lap kedua, situasi balapan berubah ketika bendera putih dikibarkan. Tanda tersebut menunjukkan adanya titik-titik hujan di lintasan sekaligus memberikan kesempatan kepada pembalap untuk masuk pit dan mengganti motor dengan setelan ban basah melalui strategi flag-to-flag.
Jack Miller (Prima Pramac Yamaha MotoGP Team) menjadi salah satu pembalap yang mencoba mengambil keputusan lebih awal dengan masuk pit. Namun, ketika tiba di area pit, motor penggantinya ternyata belum siap digunakan.
Drama semakin bertambah ketika Alex Marquez yang sebelumnya memimpin balapan mengalami kecelakaan di Tikungan 14. Pembalap BK8 Gresini Racing MotoGP tersebut kehilangan kendali atas motornya hingga terjatuh dan keluar dari persaingan. Beruntung, Alex tidak mengalami cedera dalam insiden tersebut.
Kejadian itu membuat Ai Ogura mengambil alih posisi terdepan, dengan Acosta membayangi di posisi kedua dan Marc Marquez berada di urutan ketiga.
Strategi ban menjadi penentu persaingan
Hujan mulai meningkat di sekitar Tikungan 4, 5, dan 6, sementara sebagian besar lintasan masih dalam kondisi relatif kering. Situasi tersebut membuat para pembalap harus mempertimbangkan dengan cermat keputusan untuk masuk pit atau tetap menggunakan ban kering.
Joan Mir (Honda HRC Castrol), Iker Lecuona (BK8 Gresini Racing MotoGP), dan Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) memilih mengambil risiko dengan masuk pit pada akhir lap keempat untuk mengganti motor dengan setelan basah.
Namun, kelompok terdepan memilih tetap bertahan di lintasan menggunakan ban kering. Ai Ogura masih memimpin, diikuti Acosta dan Marc Marquez. Sementara itu, Bezzecchi perlahan memperkecil jarak dan terus memberikan tekanan.
Memasuki empat lap terakhir, jarak antarpembalap terdepan semakin rapat. Acosta kemudian mulai melancarkan serangan untuk merebut posisi pertama. Ogura sempat memberikan perlawanan dan kembali mengambil alih posisi terdepan, tetapi Acosta berhasil membalas dan mengamankan posisinya.
Persaingan semakin panas ketika Marc Marquez mulai menyerang Ogura untuk memperebutkan posisi kedua. Pembalap Ducati Lenovo Team tersebut berhasil menyalip Ogura, tetapi pembalap Jepang itu tidak menyerah begitu saja.
Ogura kembali mencoba melakukan manuver dari sisi dalam di Tikungan 4. Namun, Marc Marquez memberikan respons cepat dengan melakukan serangan balik di Tikungan 5. Manuver tersebut membuat Marc kembali mengamankan posisi kedua.
Tidak ingin kehilangan kesempatan naik podium, Bezzecchi juga memanfaatkan pertarungan antara Marc dan Ogura. Pembalap Aprilia Racing itu kemudian melewati Ogura di Tikungan 9 dan mengambil alih posisi ketiga.
Setelah itu, posisi tiga besar relatif tidak berubah hingga garis finis. Acosta berhasil mempertahankan keunggulan dan keluar sebagai pemenang Sprint Race MotoGP Malaysia 2026, diikuti Marc Marquez dan Bezzecchi.
Marc Marquez memperlebar keunggulan klasemen
Hasil Sprint Race ini memberikan keuntungan penting bagi Marc Marquez dalam persaingan klasemen kejuaraan dunia. Finis di posisi kedua membuat pembalap Ducati Lenovo Team tersebut semakin memperlebar keunggulannya menjadi 19 poin atas Jorge Martin (Aprilia Racing), yang absen dalam balapan.
Sementara itu, Bezzecchi yang finis di posisi ketiga justru harus menghadapi defisit poin yang semakin besar. Jaraknya dengan pemuncak klasemen kini mencapai 52 poin.
Ai Ogura harus puas menempati posisi keempat setelah sempat memimpin jalannya balapan. Meski gagal naik podium, penampilannya menunjukkan daya saing yang kuat dalam menghadapi para pembalap papan atas.
Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) menyelesaikan balapan di posisi kelima, diikuti Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) di urutan keenam.
Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing) finis ketujuh, disusul Diogo Moreira (Pro Honda LCR) di posisi kedelapan. Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) melengkapi sembilan besar sekaligus mengamankan poin terakhir Sprint Race.
Sprint Race MotoGP Malaysia 2026 menjadi panggung pembuktian Pedro Acosta yang kembali menunjukkan kecepatannya di tengah persaingan ketat. Sementara bagi Marc Marquez, posisi kedua menjadi tambahan penting untuk memperkuat posisinya dalam perebutan gelar juara dunia.
Persaingan dipastikan berlanjut pada balapan utama Grand Prix Malaysia pada Minggu, dengan Alex Marquez juga berpeluang membalas kegagalannya setelah terjatuh saat memimpin Sprint Race. (MGPA)
ARRIVE AND DRIVE
Ready to feel the adrenaline?Take on the track with Agya GR Arrive & Drive at Pertamina Mandalika International Circuit!Whether you want to take the wheel yourself or sit back and enjoy the ride, we've got you covered with our Toyota Agya GR Taxi Ride and Arrive & Drive programs.
JDM Fun Day
JDM (Japan Domestic Market) Fun Day is the biggest Japanese Car Community meet up in Indonesia. Followed by 85 high-performance JDM cars, this event initiated by the JDM community is conducted in a Time Attack format. JDM Funday Time Attack is divided into 3 classes according to car specifications: standard, street, and race. Racers from various backgrounds, including non-experienced drivers, experienced drivers, and professionals, have the opportunity to compete.
BOOK NOW