November, 07 2026

Category: R 2 MOTOSPORT

Pertamina Mandalika Racing Series Lahirkan Pembalap Muda Berkelas Dunia

The Mandalika, 7 November 2026 – Pertamina Mandalika Racing Series memperkuat perannya sebagai salah satu event penting dalam membangun ekosistem motorsport Indonesia. Memasuki putaran final musim 2026, kejuaraan ini tidak hanya menjadi arena persaingan para pembalap terbaik nasional, tetapi juga berkembang sebagai wadah pembinaan talenta muda, peningkatan kualitas penyelenggaraan balap, serta penggerak pariwisata dan perekonomian daerah.

Press Conference
Press Conference event Pertamina Mandalika Racing Series putaran final pada Sabtu (7/11/2026) di Pertamina Mandalika International Circuit menghadirkan Donny Mahardjono (Direktur Operasional MGPA), Muhammad Baron (Vice President Corporate Communication PT Pertamina Persero), Hafizh Agung (Plt. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Events kementerian Pariwisata), dan H Eddy Saputra (CEO PRIDE Motorsport).

Perjalanan Pertamina Mandalika Racing Series hingga mencapai tahap sekarang bukanlah proses yang mudah. Di balik penyelenggaraannya terdapat komitmen panjang, keberanian mengambil risiko, dan kolaborasi berbagai pihak untuk menghadirkan kejuaraan nasional dengan fasilitas serta standar operasional bertaraf internasional di Pertamina Mandalika International Circuit.

CEO PRIDE Motorsport, H. Eddy Saputra, mengungkapkan bahwa gagasan menyelenggarakan kejuaraan nasional balap motor di Pertamina Mandalika International Circuit berawal dari keinginannya menyediakan wadah kompetisi bagi pembalap Indonesia. Ketika masih berada dalam kepengurusan Ikatan Motor Indonesia (IMI), Eddy melihat pentingnya kejuaraan nasional sebagai bagian dari tanggung jawab pembinaan olahraga balap motor.

Bersama MGPA, gagasan tersebut kemudian diwujudkan menjadi sebuah kompetisi yang secara bertahap berkembang hingga menjadi Pertamina Mandalika Racing Series. Pada masa awal penyelenggaraan, tantangan terbesar adalah pembiayaan. Bahkan, selama kurang lebih satu setengah tahun, penyelenggaraan berjalan dengan dukungan sponsor yang sangat terbatas. Namun, kecintaannya terhadap dunia balap motor membuat Eddy tetap mempertahankan komitmen tersebut.

CEO Pride
CEO PRIDE Motorsport, Eddy Saputra, menjelaskan sejarah event Mandalika Racing Series kepada jurnalis saat press conference putaran final Pertamina Mandalika Racing Series, Sabtu (7/11/2026).

"Memang karena kecintaan saya sama balap motor, saya jalankan demi untuk menciptakan pembalap-pembalap muda Indonesia. Komitmen rugi untung tetap jalan terus, demi menghasilkan pembalap-pembalap Indonesia yang bisa bersaing di dunia internasional," ujar Eddy.

Perlahan, Mandalika Racing Series menunjukkan perkembangan positif. Jumlah kelas semakin bertambah, peserta semakin banyak, dan kualitas penyelenggaraan terus ditingkatkan. Salah satu langkah penting adalah menghadirkan sistem siaran televisi atau TV system agar kompetisi dapat disaksikan lebih luas oleh masyarakat.

Menurut Eddy, kehadiran televisi menjadi investasi penting untuk meningkatkan nilai sebuah kejuaraan. Tayangan balapan memberikan eksposur bagi pembalap, tim, dan sponsor sehingga membuka peluang dukungan yang lebih besar.

"Kalau tidak ada TV ini, saya rasa event-nya enggak bakal ada sponsor yang mau men-support kegiatan ini. Tapi alhamdulillah, dengan adanya TV, pertumbuhannya sangat cepat dan sponsor juga banyak yang masuk," ungkapnya. Dengan semakin banyaknya sponsor yang terlibat, event ini memiliki kesempatan untuk meningkatkan kualitas kompetisi sekaligus memperkuat keberlanjutan penyelenggaraannya.

Dukungan Infrastruktur dan SDM Berstandar Internasional

Perkembangan Pertamina Mandalika Racing Series tidak terlepas dari dukungan MGPA sebagai pengelola Pertamina Mandalika International Circuit. Kolaborasi antara MGPA dan PRIDE Motorsport menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan kejuaraan nasional yang memiliki kualitas penyelenggaraan internasional.

Direktur Operasional MGPA, Donny Mahardjono, menjelaskan bahwa Pertamina Mandalika Racing Series  merupakan kejuaraan balap motor dengan level tertinggi dalam kompetisi nasional. Karena itu, penyelenggaraannya harus didukung fasilitas, infrastruktur, dan sumber daya manusia yang memadai.

MGPA menyediakan berbagai dukungan, mulai dari infrastruktur lintasan, fasilitas race electronics, racing committee, hingga marshal lokal yang telah memiliki kompetensi internasional. Menariknya, personel yang terlibat dalam penyelenggaraan Pertamina Mandalika Racing Series juga merupakan sumber daya manusia yang sama dengan mereka yang mendukung ajang internasional seperti MotoGP.

Pak Donny
Direktur Operasional MGPA, Donny Mahardjono, pada press conference event Pertamina Mandalika Racing Series di hari Sabtu (7/11/2026) menjelaskan bahwa event Pertamina Mandalika Racing Series merupakan kejuaraan balap motor dengan level tertinggi dalam kompetisi nasional.

Ia menegaskan, kesamaan tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan Pertamina Mandalika Racing Series memiliki kualitas sumber daya manusia dan fasilitas yang tidak berbeda dengan ajang internasional. "Secara kualitas penyelenggaraan, kalau kita bicara masalah infrastruktur, sarana prasarana, dan juga SDM, sama persis dengan yang kita lakukan saat menyelenggarakan MotoGP," tambahnya.

Keberadaan event ini bagi MGPA memiliki nilai strategis yang lebih luas daripada sekadar menyelenggarakan kompetisi. Kejuaraan ini menjadi ruang pembelajaran bagi pembalap, tim, serta seluruh pelaku motorsport untuk memahami standar profesionalisme dalam dunia balap.

Donny menjelaskan bahwa Pertamina Mandalika Racing Series harus menjadi momentum pembinaan bagi seluruh elemen yang terlibat, bukan hanya pembalap."Kami sadar event ini adalah sebuah wadah bukan hanya untuk balapan dalam arti yang kita pahami seperti ini, tapi lebih pada sebuah momentum untuk melakukan pembinaan, baik itu kepada rider, tim, maupun para pelaku dan entusiast yang lain," ungkap Donny.

Pembalap tidak hanya dituntut memiliki kemampuan mengendarai motor dengan cepat, tetapi juga harus memahami kedisiplinan, regulasi, strategi, dan profesionalisme yang dibutuhkan untuk melangkah ke jenjang lebih tinggi.

Sejumlah pembalap muda seperti Veda Ega Pratama dan Kiandra Ramadhipa menjadi gambaran perkembangan talenta Indonesia yang mampu melanjutkan kiprahnya di kompetisi internasional, termasuk Eropa.

Donny berharap pembinaan melalui Pertamina Mandalika Racing Series dapat terus melahirkan pembalap yang mampu mengharumkan nama Indonesia. "Harapannya mereka nanti tidak akan berhenti di sini, tapi juga bisa meraih prestasi yang lebih tinggi," katanya.

Pertamina Perkuat Ekosistem Motorsport Nasional

Dukungan Pertamina sebagai sponsor utama memberikan dimensi lain bagi perkembangan Mandalika Racing Series. Keterlibatan perusahaan energi nasional ini bukan hanya diwujudkan melalui sponsorship, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem motorsport Indonesia.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan bahwa keberadaan Sirkuit Mandalika dan berbagai kejuaraan yang diselenggarakan di dalamnya merupakan pencapaian besar bagi Indonesia.

Menurutnya, masyarakat Indonesia kini memiliki kesempatan menyaksikan langsung berbagai kejuaraan internasional, sekaligus menikmati kompetisi nasional yang menjadi bagian dari proses pembinaan pembalap.

Pertamina melihat potensi besar dari masyarakat Indonesia yang memiliki ketertarikan terhadap dunia otomotif. Dengan jumlah pengguna sepeda motor yang sangat besar, Indonesia memiliki peluang untuk mengembangkan lebih banyak talenta di bidang motorsport.

Baron
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, dalam press conference event Pertamina Mandalika Racing Series putaran final pada Sabtu (7/11/2026) mengatakan keberadaan Sirkuit Mandalika dan berbagai kejuaraan yang diselenggarakan di dalamnya merupakan pencapaian besar bagi Indonesia.

"Pengguna motor di Indonesia itu lebih dari 100 juta motor. Begitu banyak penggemar dan pengguna motor yang sebenarnya memiliki kemampuan untuk kita bisa tampil di dunia internasional," ujar Baron. Karena itu, Pertamina berupaya mendukung berbagai tingkatan kegiatan balap, mulai dari kompetisi lokal hingga kejuaraan nasional tertinggi, termasuk penyelenggaraan MotoGP melalui Pertamina Grand Prix of Indonesia.

Baron menegaskan, keterlibatan Pertamina bukan sekadar untuk memperkuat citra perusahaan melalui dunia otomotif. "Kami hadir bukan hanya sekadar ingin dilihat sebagai sponsor, tetapi ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa Pertamina menjadi sahabat sejati dari masyarakat pencinta dunia otomotif," ungkapnya.

Dukungan tersebut juga diwujudkan melalui penggunaan produk Pertamina dalam kegiatan balap. Salah satunya adalah Pertamax Turbo yang digunakan pada kendaraan balap dan operasional, termasuk safety car.

Menurut Baron, penggunaan Pertamax Turbo dalam kompetisi nasional maupun internasional menjadi salah satu bentuk pembuktian kualitas produk energi nasional. "Ini sebagai bentuk bukti bahwa kualitas produk-produk Pertamina yang merupakan produksi anak bangsa mampu memenuhi standar internasional dan sudah dipergunakan dalam event-event internasional maupun nasional," jelasnya.

Melalui keterlibatan tersebut, Pertamina berharap masyarakat semakin mengenal kualitas produk dalam negeri sekaligus memiliki kebanggaan terhadap kemampuan industri nasional.

Menggerakkan Pariwisata dan Ekonomi Lombok

Selain pembinaan pembalap dan pengembangan motorsport, Pertamina Mandalika Racing Series juga memiliki peran strategis dalam memperkuat Mandalika sebagai destinasi sport tourism Indonesia.

Plt. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata RI, Hafizh Agung, menilai Pertamina Mandalika Racing Series merupakan contoh nyata bahwa kolaborasi berbagai pihak dapat menghasilkan manfaat yang jauh lebih luas daripada penyelenggaraan sebuah kompetisi olahraga.

Kehadiran Sirkuit Mandalika memberikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan, khususnya penggemar otomotif. Mereka datang tidak hanya untuk menyaksikan balapan, tetapi juga menikmati destinasi wisata yang berada di sekitar kawasan Mandalika dan Lombok.

Menurut Hafizh, ekosistem kawasan Mandalika menjadi salah satu kekuatan yang dapat ditawarkan kepada wisatawan. "Pecinta otomotif bisa datang ke sini tidak hanya melihat balapannya itu sendiri, tapi juga bisa menikmati lokasi-lokasi destinasi yang ada di sekitar venue," jelasnya.

Press Conference
Plt. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata RI, Hafizh Agung, dalam press conference putaran final Pertamina Mandalika racing Series menilai event ini merupakan contoh nyata bahwa kolaborasi berbagai pihak dapat menghasilkan manfaat yang jauh lebih luas daripada penyelenggaraan sebuah kompetisi olahraga, Sabtu (7/11/2026) di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Penyelenggaraan kejuaraan turut memberikan efek berganda atau multiplier effect terhadap perekonomian masyarakat. Hotel, restoran, UMKM, dan berbagai sektor usaha lainnya mendapatkan manfaat dari kedatangan pembalap, keluarga, tim, kru, serta penonton.

"Kita lihat bagaimana hotel-hotel yang ada di sekitar venue atau mungkin UMKM atau restoran-restoran terisi, tidak hanya oleh pembalap yang hadir atau keluarganya, tidak hanya oleh kru, tapi juga oleh pengunjung yang lain," kata Hafizh.

Menurutnya, Mandalika merupakan salah satu dari 10 destinasi pariwisata prioritas nasional. Oleh karena itu, keberadaan kalender kegiatan olahraga yang berkelanjutan menjadi bagian penting untuk menjaga daya tarik kawasan tersebut. Mandalika tidak bisa hanya mengandalkan MotoGP sebagai satu-satunya magnet kunjungan wisatawan. Dibutuhkan variasi kegiatan yang dapat mengisi kalender event sepanjang tahun.

Dalam konteks tersebut, Pertamina Mandalika Racing Series menjadi salah satu kejuaraan yang memberikan aktivitas berkelanjutan di Sirkuit Mandalika sekaligus memperluas segmen wisatawan yang datang. "Kita tidak bisa hanya mengandalkan dengan adanya MotoGP saja, tapi dengan adanya Mandalika Racing Series ini justru menambah kalender event yang ada di Mandalika," ungkap Hafizh.

Ia juga melihat para pembalap yang berasal dari berbagai daerah sebagai duta pariwisata. Mereka diharapkan dapat memperkenalkan destinasi Mandalika kepada masyarakat di daerah asal masing-masing, sekaligus membawa cerita dan pengalaman tentang pariwisata Indonesia ketika kembali ke daerahnya. Kementerian Pariwisata menilai event ini sebagai media strategis untuk mempromosikan destinasi sekaligus mendorong penciptaan lapangan kerja dan perputaran ekonomi daerah.

Kolaborasi untuk Keberlanjutan Event

Dalam konferensi pers menjelang putaran final, dukungan dan komitmen terhadap keberlanjutan Pertamina Mandalika Racing Series juga menjadi perhatian media. Salah satu pertanyaan yang mengemuka adalah bagaimana MGPA, Pertamina, dan Kementerian Pariwisata memastikan kejuaraan ini dapat terus berlangsung di tengah kebutuhan biaya penyelenggaraan yang tidak sedikit.

Donny Mahardjono menegaskan bahwa MGPA akan terus memberikan kontribusi melalui fasilitas dan seluruh sumber daya yang dimiliki. "Selama kami masih memiliki fasilitas ini, tentu kami akan berikan semua yang kami miliki, semua sumber daya yang kami miliki untuk bisa berkontribusi terhadap kegiatan-kegiatan seperti ini," tegas Donny. Ia juga menekankan bahwa dukungan tersebut tidak hanya ditujukan untuk Pertamina Mandalika Racing Series, tetapi seluruh kegiatan yang dapat memberikan kebanggaan bagi bangsa dan negara.

kolaborasi
Dari kiri ke kanan: Donny Mahardjono (Direktur Operasional MGPA), Muhammad Baron (Vice President Corporate Communication PT Pertamina Persero), Hafizh Agung (Plt. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Event Kementerian Pariwisata), dan H Eddy Saputra (CEO PRIDE Motorsport) berpose bersama setelah press conference Pertamina Mandalika Racing Series, Sabtu (7/11/2026).

Sementara itu, Muhammad Baron menekankan bahwa dukungan Pertamina bukan sekadar memberikan nama atau titling sponsor. Lebih dari itu, keterlibatan Pertamina memiliki tujuan membangun pembinaan pembalap muda, menghadirkan kompetisi berkualitas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Pesan yang sama yaitu untuk melaksanakan pembinaan, kompetisi yang menarik, yang bagus buat seluruh para pembalap, dan yang terakhir tentunya akan bermanfaat kepada produk-produknya Pertamina," jelas Baron. Pertamina juga membuka pembicaraan mengenai peluang agar produk-produknya dapat semakin terlibat dalam kompetisi sehingga manfaat kerja sama dapat dirasakan lebih luas.

Dari sisi pariwisata, Hafizh Agung menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata telah mendukung Pertamina Mandalika Racing Series selama dua tahun terakhir dan akan terus berkolaborasi karena kejuaraan ini dinilai memberikan dampak nyata bagi pariwisata Indonesia.

"Kami juga berkomitmen, kami sudah mendukung Mandalika Racing Series ini dua tahun terakhir dan ke depan juga kami masih akan terus mendukung karena memang terbukti bahwa event ini memberikan dampak yang nyata buat pariwisata Indonesia," tegas Hafizh.

Dengan dukungan berbagai pihak, keberlanjutan Pertamina Mandalika Racing Series diharapkan tidak hanya menjaga eksistensi kompetisi, tetapi juga memperkuat jalur pembinaan pembalap nasional. Putaran final Pertamina Mandalika Racing Series 2026 pada 6–8 November menjadi momentum penting untuk menentukan para juara nasional sekaligus melihat hasil perkembangan kejuaraan selama empat tahun terakhir.

Lebih dari sekadar perebutan gelar juara, Pertamina Mandalika Racing Series  membawa cita-cita besar untuk menciptakan lebih banyak pembalap Indonesia yang mampu bersaing di panggung internasional. Dari sebuah kejuaraan yang dahulu dimulai dengan keterbatasan dukungan finansial, Pertamina Mandalika Racing Series kini berkembang menjadi bagian penting dalam ekosistem motorsport Indonesia.

Pertamina Mandalika International Circuit di Lombok, Nusa Tenggara Barat, bukan hanya menjadi tempat berlangsungnya balapan, tetapi juga ruang pembinaan, pengembangan industri motorsport, dan penggerak pariwisata. Dari lintasan ini, harapan untuk melihat semakin banyak pembalap Indonesia tampil di panggung dunia terus dibangun. (MGPA)

Share
img-single

ARRIVE AND DRIVE

Ready to feel the adrenaline?Take on the track with Agya GR Arrive & Drive at Pertamina Mandalika International Circuit!Whether you want to take the wheel yourself or sit back and enjoy the ride, we've got you covered with our Toyota Agya GR Taxi Ride and Arrive & Drive programs.

img-tmb-1

ARRIVE AND DRIVE

img-tmb-2

MANDALIKA TRACK EXPERIENCE

img-tmb-3

MANDALIKA RACING EXPERIENCE (RADICAL)

img-tmb-4

MANDALIKA ARRIVE AND DRIVE (+TAXI RIDE)

img-tmb-5

LAMPAQ AT CIRCUIT

img-tmb-6

MANDALIKA TRACK DAY (4 WHEELS)

img-tmb-7

MANDALIKA TRACK DAY ( 2 WHEELS)

Related News
img-event-right-1

GT WORLD CHALLENGE ASIA

GT WORLD CHALLENGE ASIA

BUY NOW
img-event-right-3

JDM Fun Day

JDM (Japan Domestic Market) Fun Day is the biggest Japanese Car Community meet up in Indonesia. Followed by 85 high-performance JDM cars, this event initiated by the JDM community is conducted in a Time Attack format. JDM Funday Time Attack is divided into 3 classes according to car specifications: standard, street, and race. Racers from various backgrounds, including non-experienced drivers, experienced drivers, and professionals, have the opportunity to compete.

BOOK NOW
footer-bg