November, 01 2026
Category: R 2 MOTOSPORT
Sepang, Malaysia, 1 November 2026 – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama (Honda Team Asia), berhasil meraih podium kedua pada balapan Moto3 Petronas Grand Prix of Malaysia 2026 di Petronas Sepang International Circuit, Minggu (1/11/2026). Memulai balapan dari posisi kedelapan, Veda tampil kompetitif dan berhasil mengakhiri persaingan sengit di barisan depan dengan finis sebagai runner-up.
Veda menyelesaikan balapan di belakang Maximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar Team) yang tampil dominan dan meraih kemenangan ke-11 sepanjang musim 2026. Sementara posisi ketiga ditempati Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo).
Podium kedua ini menjadi pencapaian membanggakan bagi Veda sekaligus menegaskan kemampuannya bersaing dengan para pembalap terbaik di kelas Moto3. Pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tersebut harus melewati persaingan ketat sejak awal hingga lap terakhir untuk mengamankan posisi kedua.
Balapan di Sepang juga berlangsung menarik karena pembalap tuan rumah, Hakim Danish (AEON Credit – MT Helmets – MSI), turut terlibat dalam perebutan podium. Dukungan penonton Malaysia membuat Danish tampil agresif dan berusaha keras mengamankan posisi tiga besar di hadapan publik sendiri.
Namun, Veda mampu mempertahankan posisinya dalam persaingan tersebut dan membawa Indonesia naik ke podium kedua.
Veda Dekati Barisan Depan Sejak Awal Balapan
Balapan dimulai dengan Maximo Quiles yang berhasil mempertahankan keunggulan dari pole position ketika memasuki Tikungan 1. Alvaro Carpe dan David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) turut bersaing di barisan depan.
Almansa yang memulai balapan dari posisi keempat melakukan start dengan baik dan berhasil mengambil alih posisi kedua di Tikungan 2. Bahkan, ia mampu memimpin balapan pada lap pertama setelah melewati Quiles di Tikungan 4.
Di belakang kelompok terdepan, Hakim Danish juga memperlihatkan kecepatan kompetitif. Pembalap Malaysia tersebut menempati posisi keempat pada lap pertama sebelum memanfaatkan persaingan antara Carpe dan Quiles untuk naik ke posisi kedua pada lap kedua.
Sementara itu, Veda terus menjaga jarak dengan kelompok terdepan. Pembalap Honda Team Asia tersebut berada di posisi kelima pada lap kedua dan mulai membangun peluang untuk memperbaiki posisinya.
Persaingan di barisan depan semakin ketat ketika lima pembalap teratas hanya terpaut sekitar setengah detik pada lap ketiga. Kondisi ini membuat perebutan posisi berlangsung sangat terbuka, dengan perubahan posisi terjadi hampir di setiap putaran.
Veda Masuk Pertarungan Podium
Memasuki lap kelima, Quiles mulai mengambil alih pimpinan balapan dari Almansa melalui manuver di tikungan terakhir. Pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team tersebut kemudian berusaha membangun jarak dari para pesaingnya.
Pada lap ketujuh, persaingan untuk posisi podium semakin menarik. Carpe terlibat pertarungan dengan Almansa sehingga membuka peluang bagi Quiles untuk memperlebar jarak.
Di sisi lain, Hakim Danish berhasil naik ke posisi ketiga setelah melakukan manuver di tikungan terakhir. Namun, posisinya tidak bertahan lama karena Veda mulai meningkatkan tekanan.
Veda yang sebelumnya berada di posisi keempat berhasil melewati Danish dan naik ke posisi ketiga. Keberhasilan tersebut menjadi momentum penting bagi pembalap Indonesia untuk masuk dalam persaingan podium.
Persaingan semakin menegangkan ketika beberapa pembalap mengalami kecelakaan. Scott Ogden (CIP GreenPower) terjatuh di Tikungan 1 pada lap kedelapan, disusul Rico Salmela (Red Bull KTM Tech3) yang mengalami kecelakaan di Tikungan 15.
Insiden-insiden tersebut membuat persaingan semakin menantang, tetapi Veda mampu menjaga konsentrasi dan tetap berada dalam kelompok pembalap yang memperebutkan posisi terdepan.
Duel Sengit Veda, Danish, dan Almansa
Memasuki empat lap terakhir, pertarungan memperebutkan podium semakin intens. Hakim Danish melakukan serangan terhadap Veda di Tikungan 1 untuk mengambil alih posisi kedua.
Tidak hanya Danish, David Almansa juga kembali masuk dalam persaingan dan berhasil melewati Veda. Situasi tersebut membuat posisi kedua kembali berubah, sementara Quiles sudah unggul sekitar tiga detik di depan dan semakin dekat dengan kemenangan.
Namun, Veda tidak menyerah. Pada lap berikutnya, ia kembali terlibat pertarungan dengan Almansa dan Danish untuk memperebutkan posisi kedua.
Pertarungan berlangsung sangat ketat. Veda mampu memberikan perlawanan dan kembali memperbaiki posisinya, sementara Danish harus turun ke posisi keempat.
Memasuki lap terakhir, perhatian penonton tertuju pada duel perebutan podium antara Veda, Carpe, Danish, dan Almansa. Danish yang mendapat dukungan penuh penonton tuan rumah berusaha keras merebut podium di hadapan publik Malaysia.
Danish sempat naik ke posisi kedua, tetapi kemudian kembali terlempar ke posisi kelima. Ia terus berusaha memperbaiki posisinya dan berhasil merebut tempat keempat dari Almansa di Tikungan 5.
Persaingan belum berakhir. Danish kembali naik ke posisi ketiga di Tikungan 11 setelah melewati Carpe. Namun, pembalap Red Bull KTM Ajo tersebut segera memberikan perlawanan dan merebut kembali posisinya di Tikungan 14.
Pada tikungan terakhir, Danish mencoba melakukan serangan terakhir untuk merebut posisi ketiga. Namun, manuvernya membuat motor melebar sehingga Carpe berhasil kembali mengambil posisi dan mengamankan podium.
Di tengah pertarungan sengit tersebut, Veda berhasil mempertahankan posisi kedua hingga garis finis.
Maximo Quiles Menang, Veda Amankan Runner-up
Maximo Quiles akhirnya menyelesaikan balapan sebagai pemenang dan mencatatkan kemenangan ke-11 sepanjang musim 2026. Kemenangan ini menjadi kemenangan pertamanya setelah memastikan gelar juara dunia Moto3.
Veda Ega Pratama finis di posisi kedua, disusul Alvaro Carpe di posisi ketiga. Hakim Danish harus puas menempati posisi keempat, sedangkan David Almansa menyelesaikan balapan di posisi kelima.
Hasil tersebut memperlihatkan performa impresif Veda yang mampu bertahan dalam persaingan ketat hingga lap terakhir. Ia tidak hanya berhasil menembus barisan depan setelah memulai balapan dari posisi kedelapan, tetapi juga mampu menghadapi tekanan dari pembalap tuan rumah yang berusaha merebut podium di hadapan pendukungnya sendiri.
Bagi Indonesia, podium kedua Veda di Sepang menjadi pencapaian penting dalam perjalanan pembalap muda nasional di kejuaraan dunia Moto3.
Keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa Veda semakin mampu bersaing dalam pertarungan posisi terdepan. Kecepatan, keberanian melakukan manuver, dan kemampuan menjaga konsentrasi menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan kelas dunia.
Dengan hasil di Sepang, Veda kembali membawa nama Indonesia ke podium kejuaraan dunia. Sebuah pencapaian yang membanggakan sekaligus menjadi dorongan positif bagi perkembangan motorsport Indonesia di level internasional. (MGPA)
ARRIVE AND DRIVE
Ready to feel the adrenaline?Take on the track with Agya GR Arrive & Drive at Pertamina Mandalika International Circuit!Whether you want to take the wheel yourself or sit back and enjoy the ride, we've got you covered with our Toyota Agya GR Taxi Ride and Arrive & Drive programs.
JDM Fun Day
JDM (Japan Domestic Market) Fun Day is the biggest Japanese Car Community meet up in Indonesia. Followed by 85 high-performance JDM cars, this event initiated by the JDM community is conducted in a Time Attack format. JDM Funday Time Attack is divided into 3 classes according to car specifications: standard, street, and race. Racers from various backgrounds, including non-experienced drivers, experienced drivers, and professionals, have the opportunity to compete.
BOOK NOW