September, 19 2026
Category: R 2 MOTOSPORT
The Mandalika, 19 September 2026 – Persaingan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Motor Sportbike Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 putaran keempat mulai memanas di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (19/9/2026).
Race 1 yang berlangsung di sirkuit sepanjang 4,31 kilometer tersebut menghadirkan pertarungan ketat di enam kelas. Mulai dari pembalap muda di Indonesia Junior Talent Cup (IJTC) U-15, persaingan National Sport 150cc, 250cc, Supersport 600cc dan kelas pendukung Underbone 150cc serta Junior Sport 250cc U-18.
Putaran keempat Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 diikuti total 108 starter, terdiri dari 80 pembalap pada empat kelas Kejurnas dan 28 pembalap di dua kelas pendukung. Pada Race 1, enam nama berbeda berhasil mengamankan posisi teratas di masing-masing kelas. Berikut hasil lengkapnya.
Kenzie Akbar Da Ninos Menangi IJTC U-15
Persaingan pembalap muda di kelas Indonesia Junior Talent Cup (IJTC) U-15 berlangsung ketat sejak awal hingga garis finis. Kenzie Akbar Da Ninos, pembalap dari Sumatera Selatan keluar sebagai pemenang Race 1 setelah menyelesaikan delapan lap dengan catatan waktu 16 menit 49,546 detik. Pembalap Yamaha NITIRACING DRS35 Pikoli Dynavolt RCB KYT tersebut harus menghadapi tekanan dari Resky YH dan Bintang Pranata Sukma.
Resky YH dari Jawa Tengah yang memperkuat Astra Motor Racing Team – Yogyakarta finis di posisi kedua dengan selisih hanya 0,359 detik. Sementara Bintang Pranata Sukma dari Banten, yang juga membela Astra Motor Racing Team Yogyakarta, menempati posisi ketiga dengan selisih 0,636 detik.
Marciano M.C. Risakotta dari Maluku finis keempat, diikuti Gilang Putra Pratama dari Aceh. Gandewa Abimanyu dan Ahmad Azel Savero melengkapi posisi tujuh besar.
Menariknya, Gilang Putra Pratama mencatat waktu lap terbaik di antara para peserta dengan 2 menit 04,515 detik, sedangkan Kenzie sebagai pemenang mencatat best lap 2 menit 05,571 detik.
Dua pembalap, M. Jallu Vesgio dan Giovani Cornelius Gani, tidak menyelesaikan balapan setelah masing-masing menuntaskan tujuh lap.
Fahmi Basam Kuasai National Sport 150cc
Di kelas National Sport 150cc, Fahmi Basam tampil sebagai pembalap tercepat. Rider asal DKI Jakarta tersebut menyelesaikan delapan lap dalam waktu 15 menit 24,062 detik bersama Yamaha LFN HP969 RCB UMA SSS Koizumi Trastar Cargloss. Fadli Rigani finis kedua dengan selisih 3,631 detik, sementara Irfan Ardiansyah berada di posisi ketiga dengan selisih 3,937 detik.
Gerry Salim menempati posisi keempat, diikuti Candra H dan Andi Muhammad Fadly. Abdul Gofar berada di posisi ketujuh, sedangkan Aldiaz Aqsal Ismaya, Moch Arkana Ardin Kurniawan, dan Bintang Nur Halif melengkapi 10 besar.
Meski Fahmi menjadi pemenang Race 1, catatan lap tercepat justru menjadi milik Irfan Ardiansyah. Pembalap Jawa Tengah itu mencatat 1 menit 53,955 detik pada lap keempat, menjadi waktu tercepat di kelas National Sport 150cc.
M. Abid Ashar Musyafa Unggul di Junior Sport 250cc U-18
Pertarungan paling rapat terjadi di Junior Sport 250cc U-18. M. Abid Ashar Musyafa keluar sebagai pemenang setelah menyelesaikan delapan lap dengan waktu 14 menit 52,728 detik. Pembalap DKI Jakarta dari Yamaha Nitiracing Global Ondolomon DRS Pikoli Dynavolt RCB tersebut hanya unggul 0,050 detik atas Bintang Pranata Sukma yang finis kedua. Muhammad Nabil Zahsena dari Jawa Timur kemudian mengamankan posisi ketiga dengan selisih 0,150 detik.
Ahmad Azel Savero berada di posisi keempat dengan selisih 1,071 detik, diikuti Danadyaksa Wida Pangestu dan M. Maulana Malik Ibrahim. Sementara itu, Ahmad Azel Savero mencatat best lap 1 menit 50,455 detik pada lap ketiga.
Catatan tersebut menjadi waktu tercepat di Race 1 kelas Junior Sport 250cc U-18. Hasil tersebut juga menunjukkan rapatnya persaingan pembalap muda. Tiga pembalap terdepan hanya terpaut 0,150 detik ketika melewati garis finis.
Irfan Ardiansyah Tak Terbendung di National Sport 250cc
Irfan Ardiansyah menjadi pembalap tercepat di National Sport 250cc. Membela Honda NWN TUS Ilegal Racing Team, pembalap asal Jawa Tengah tersebut menyelesaikan 10 lap dengan waktu 18 menit 09,104 detik.
Candra H dari Yamaha Yamalube SCM Grup Aditama NHK STSJ RK RBT34 GDT Berau berada di posisi kedua dengan selisih 8,745 detik. Gerry Salim dari Astra Motor Racing Team Kalimantan melengkapi podium dengan selisih 8,940 detik.
Chessy Meilandri finis keempat dengan selisih 9,020 detik, diikuti Muhammad Rama Putra dan Fahmi Basam. Aldiaz Aqsal Ismaya berada di posisi ketujuh, disusul Muhammad Fadhil Musyavi, Aan Riswanto, dan Renaldy Junior.
Irfan juga membukukan lap tercepat 1 menit 48,544 detik. Catatan tersebut hanya terpaut 0,002 detik dari lap tercepat Gerry Salim yang mencatat 1:48,546. Candra H berada di posisi berikutnya dengan 1:48,620.
Race 1 kelas ini juga diwarnai sejumlah pembalap yang tidak menyelesaikan balapan. Tujuh pembalap tercatat DNF, termasuk M. Haikal Ramadhan, Reykat Yusuf Fadillah, Resky YH, serta tiga pembalap asal China.
Herjun Atna Firdaus Menang di National Supersport 600cc
Memasuki kelas National Supersport 600cc, Herjun Atna Firdaus berhasil mengamankan kemenangan Race 1. Pembalap Astra Honda Racing Team tersebut menyelesaikan 10 lap dalam waktu 16 menit 31,511 detik. Muhammad Faerozi Toreqottullah dari Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS finis kedua dengan selisih hanya 0,244 detik.
Fadillah Arbi Aditama dari Astra Honda Racing Team berada di posisi ketiga dengan selisih 0,355 detik, sedangkan Wahyu Nugroho dari Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS finis keempat dengan selisih 0,471 detik.
Persaingan empat pembalap di kelas 600cc berlangsung sangat rapat. Herjun sekaligus mencatat lap tercepat 1 menit 37,861 detik pada lap kedua. Wahyu Nugroho juga mampu mencatat waktu 1:37,888, hanya 0,027 detik lebih lambat dari Herjun. Muhammad Faerozi membukukan 1:38,251, sedangkan Fadillah Arbi mencatat 1:38,320.
M. Syirat Syauki Tercepat di Underbone 150cc
Pada kelas Underbone 150cc, M. Syirat Syauki dari Aceh berhasil menjadi pembalap terdepan setelah menyelesaikan delapan lap dengan waktu 15 menit 47,647 detik. Riyan Ananda dari DI Yogyakarta finis kedua dengan selisih 2,058 detik, sedangkan Dimas Juliatmoko dari Kalimantan Timur menempati posisi ketiga dengan selisih 2,116 detik.
Rendi finis keempat, diikuti Ilham Elsan Efendi di posisi kelima. Fadli Rigani berada di posisi keenam, sementara Mohd Silmi Helsinky finis ketujuh. Meskipun Syirat berhasil memenangkan Race 1, Fadli Rigani justru mencatat lap tercepat 1 menit 56,781 detik pada lap ketujuh. Mohd Silmi Helsinky membukukan 1:57,021, sedangkan Ilham Elsan Efendi mencatat 1:57,333.
Race 1 Underbone 150cc juga diwarnai catatan dari Race Direction, termasuk penalti terhadap pembalap nomor 83 karena melakukan shortcut di Turn 14.
Pembinaan Pembalap
Enam kelas yang dipertandingkan pada Race 1 Pertamina Mandalika Racing Series 2026 putaran keempat menghasilkan enam pemenang berbeda. Kenzie Akbar Da Ninos menjadi pemenang IJTC U-15, Fahmi Basam menguasai National Sport 150cc, M. Abid Ashar Musyafa memenangi Junior Sport 250cc U-18, Irfan Ardiansyah menjadi yang tercepat di National Sport 250cc, Herjun Atna Firdaus memenangkan National Supersport 600cc, dan M. Syirat Syauki menjadi pemenang Underbone 150cc.
Hasil Race 1 ini menjadi bagian dari rangkaian Putaran Keempat MRS 2026 yang berlangsung pada 18–20 September di Pertamina Mandalika International Circuit. Putaran ini juga menjadi salah satu tahapan penting bagi para pembalap muda Indonesia untuk mendapatkan pengalaman kompetisi sebelum menghadapi jenjang balap yang lebih tinggi.
Pertamina Mandalika Racing Series sendiri merupakan salah satu wadah kompetisi balap motor nasional yang menjadi bagian dari proses pembinaan pembalap Indonesia. Pada putaran keempat 2026, perhatian juga tertuju pada sejumlah pembalap muda yang diproyeksikan melanjutkan perjalanan menuju kompetisi internasional. (MGPA)
ARRIVE AND DRIVE
Ready to feel the adrenaline?Take on the track with Agya GR Arrive & Drive at Pertamina Mandalika International Circuit!Whether you want to take the wheel yourself or sit back and enjoy the ride, we've got you covered with our Toyota Agya GR Taxi Ride and Arrive & Drive programs.
JDM Fun Day
JDM (Japan Domestic Market) Fun Day is the biggest Japanese Car Community meet up in Indonesia. Followed by 85 high-performance JDM cars, this event initiated by the JDM community is conducted in a Time Attack format. JDM Funday Time Attack is divided into 3 classes according to car specifications: standard, street, and race. Racers from various backgrounds, including non-experienced drivers, experienced drivers, and professionals, have the opportunity to compete.
BOOK NOW